Sabtu, 24 Oktober 2026
11:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Batik Arjuna Weda

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
Batik Arjuna Weda
IndustriTekstil
DidirikanSidah Muhammad Alaydrus Ida
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
S.M. Alaydrus Ida
ProdukPakaian

Batik Arjuna Weda adalah Batik asli Indonesia, menggunakan desain motif batik terkini yang terinspirasi berbagai motif batik tradisional di Indonesia yang dikombinasikan dengan batik modern dan disesuaikan dengan keinginan konsumen.

Sejarah

Batik Arjuna Weda berawal dari sebuah usaha jahit batik di bilangan Duren Tiga, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, yang berdiri di 1987. Sidah Muhammad Alaydrus Ida memulainya di sebuah garasi kecil dengan jumlah karyawan terbatas dan kapasitas produksi hanya 30 lusin per bulan. Akibat berbagai kendala, roda bisnis tidak berjalan mulus pada tahun-tahun pertama. Nasib mulai membaik saat usaha penjahit ini berubah menjadi perusahaan konveksi yang memasok produknya ke salah satu department store terbesar di Indonesia, Pasaraya Blok M. Beberapa tahun berselang, Batik Arjuna Weda menikmati peningkatan permintaan pasar yang cukup signifikan, diikuti kemudian dengan penambahan gerai di beberapa department store di Indonesia.

Dengan konsep "modern klasik", Batik Arjuna Weda menawarkan koleksi pakaian batik pria dan wanita berkualitas sebagai pakaian kerja, santai, dan resmi dengan motif yang khas dan dinamis. Dengan konsep ini Batik Arjuna Weda mendapatkan Award in Recognition of Best Supplier 2009 dari Matahari Department Store, dan Piala Upakarti 2010 dari Presiden RI.[1] Menjaga kualitas selalu menjadi prioritas Batik Arjuna Weda. Koleksi pakaiannya tidak hanya memiliki desain dan motif terkini, tetapi juga mampu menghadirkan rasa nyaman sesuai dengan laju sosial masyarakat yang dinamis dan trendi. Pemilihan bahan-bahan terbaik dan aksesori pendukung yang berkualitas menjadi dasar pemikiran Batik Arjuna Weda dalam memuaskan pelanggan. Batik Arjuna Weda menggunakan desain motif batik terkini yang terinspirasi berbagai motif batik tradisional di Indonesia yang dikombinasikan dengan batik modern dan disesuaikan dengan keinginan konsumen. Dengan tren mode yang berkembang saat ini, batik juga mengalami perubahan yang dinamis setiap tahunnya, baik dari jenis bahan maupun motif. Karena itulah Batik Arjuna Weda selalu kreatif dalam menciptakan motif-motif terbaru demi memuaskan selera konsumen.

Sub-brand

Batik Arjuna Weda terbagi dalam empat sub-brand, yaitu:

  • Arjuna Weda Silk (batik tulis sutra tradisional),
  • Arjuna Weda Limited (pakaian batik tulis dan cap di atas bahan katun terbaik dan bahan tenun tradisional),
  • Arjuna Weda Mature and Elegance (pakaian batik yang berkualitas dengan desain yang elegan), dan
  • Arjuna Weda Young and Trendy (pakaian batik yang trendi dan berjiwa muda.

Semuanya bisa didapatkan dengan harga kompetitif di pusat-pusat perbelanjaan ternama di Indonesia, seperti Matahari, Yogya, Centro, Java, dan Metro.

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Batik Arjuna Weda dan Adikusuma Raih Upakarti 2010[pranala nonaktif permanen], tribunnews.com, 26 Desember 2010. Diakses pada 28 Desember 2010.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan