Senin, 12 Oktober 2026
20:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Batik Pringgondani

Batik Pringgondani

Bagikan:
250px-BatikPringgondani.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu motif Batik Pringgondani

Batik Pringgondani (aksara Jawa: ꦥꦿꦶꦁꦒꦺꦴꦤ꧀ꦢꦤꦶ) adalah salah satu motif batik Jawa, Indonesia. Pringgondani atau pringgodani adalah nama sasana kesatriyan tempat tinggal Gatotkaca putra Werkudara. Corak ini umumnya dirancang dalam warna-warna gelap seperti biru nila dan soga-coklat. Ragam hias yang ditampilkan adalah tatanan rumit penuh sulur-suluran kecil yang diselingi dengan naga.[1]

Asal kata

Pringgondani dalam bahasa Jawa terdiri dari tiga kata pembentuk, yaitu pring "bambu", nggon "tempat" dan dani "memperbaiki". Makna intinya adalah sebuah tempat untuk memperbaiki diri.[2]

Catatab kaki

  1. ↑ batikbedjo (2022-12-13). "MOTIF BATIK TULIS YOGYAKARTA". Batik Bedjo By Perada Batik. Diakses tanggal 2022-12-17.
  2. ↑ Wardani, Indah Septiyaning (2022-09-17WIB15:09:59+00:00). "Mengenal Pringgondani Tawangmangu, Pertapaan di Ketinggian 1.300 Mdpl". Solopos.com. Diakses tanggal 2022-12-17.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Jenis pembuatan
Alat dan bahan
Kelas sosial
Daerah
Corak
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Bali Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku dan Papua
Museum
Sentra batik
Pembatik
Perancang busana
Perusahaan
Acara
Acara
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan