Kamis, 05 November 2026
09:33 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Canting

Canting

alat membatik asal Jawa

Bagikan:
Canting (aksara Jawa: ꦕꦤ꧀ꦛꦶꦁ)
330px-Tjanting.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Canting digunakan dalam proses pembuatan batik
TipeRengreng, Isen, Cecek, Klowong, Tembokan, Cecekan, Loron, Telon, Prapatan, Liman, Byok, Galaran
Digunakan denganMalam, Batik
PenemuOrang Jawa[1][2][3][4][5]
Diproduksi olehIndonesia (Jawa)
Alat terkait
250px-Batik_Making_Tools.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peralatan dalam pembuatan batik ditampilkan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta. Dari tengah atas: canting, alat yang digunakan untuk mengaplikasikan lilin; dari kiri ke kanan: sikat kayu dengan bulu sabut kelapa, kaliper besi untuk mengukur, kaliper, penjepit, palu, dan kikir.
250px-Canting.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian canting
250px-Siska_Yuniati_at_Taman_Siswa%2C_2012-09-07.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh penggunaan canting

Canting (berasal dari bahasa Jawa:ꦕꦤ꧀ꦛꦶꦁ, translit. canthing, IPA: caṇʈiŋ; ejaan lama: tjanting) adalah alat yang dipakai untuk memindahkan atau mengambil lilin malam cair yang digunakan untuk membuat batik tulis, kerajinan khas asli Indonesia. Canting tradisional untuk membatik adalah alat kecil yang terbuat dari tembaga dan bambu sebagai pegangannya.

Kegunaan

Canting dipakai untuk menuliskan pola batik dengan cairan malam. Canting pada umumnya terbuat dari bahan tembaga dengan gagang bambu, tetapi saat ini canting untuk membatik mulai digantikan dengan alat cap yang lebih cepat dengan tetap menggunakan teknik penghalangan warna oleh lilin malam.[6]

Desain

Sebuah canting terdiri dari:[butuh rujukan]

  1. Nyamplung: tempat tampungan cairan malam, terbuat dari tembaga.
  2. Cucuk: tergabung dengan nyamplung, adalah tempat keluarnya cairan malam panas saat menulis batik.
  3. Gagang: pegangan canting, umumnya terbuat dari bambu atau kayu.

Ukuran canting dapat bermacam-macam sesuai besar kecilnya lukisan batik yang akan dibuat. Saat digunakan, perajin memegang canting seperti menggunakan pena, mengisi nyamplung dengan malam cair dari wajan tempat memanaskan malam tersebut. Perajin kemudian meniup cairan malam panas dalam nyamplung untuk menurunkan suhunya sedikit, kemudian melukiskan malam yang keluar dari cucuk tersebut di atas gambar motif batik yang sebelumnya telah dilukis dengan pensil.[7]

Jenis-jenis

Terdapat dua pembagian canting yang dapat diamati:[8]

  1. Berdasarkan kegunaannya:[8]
    1. Canting Rengrengan: canting yang digunakan membatik desain utama.
    2. Canting Isen: canting yang digunakan untuk membuat isen-isen.
  2. Berdasarkan jumlah cucuk:[8]
    1. Canting Cecekan: canting dengan satu cucuk.
    2. Canting Laron/Loron: canting dengan dua cucuk.
    3. Canting Telon: canting dengan tiga cucuk[9] yang membentuk segitiga sama kaki
    4. Canting Prapatan: canting dengan empat cucuk yang membentuk persegi
    5. Canting Liman: canting dengan lima cucuk yang membentuk persegi dengan titik kelima di tengahnya
    6. Canting Byok: canting dengan jumlah cucuk ganjil (lebih dari tujuh)
    7. Canting Renteng/Galaran: canting dengan empat atau enam cucuk yang membentuk garis lurus.
250px-Brass_and_glass_cantings.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Brass and glass cantings

Referensi

  1. ↑ Tirta, Iwan; Steen, Gareth L.; Urso, Deborah M.; Alisjahbana, Mario (1996). Batik: A Play of Lights and Shades. Vol. 1. Gaya Favorit Press. ISBN 978-979-515-313-9.[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ Ratna, Roostika (2019). "TERRITORIAL MARKETING AND COLLECTIVE BRANDING TO SUPPORT REGIONAL DEVELOPMENT: A STUDY OF SMEs BATIK INDUSTRY". Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences. 90 (6). doi:10.18551/rjoas.2019-06.14. Diakses tanggal 4 Februari 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Akhir, Noor Haslina Mohamad; Ismail, Normaz Wana; Said, Rusmawati; Ranjanee, Shivee; Kaliappan, P (2015). "Traditional Craftsmanship:The Origin, Culture, and Challenges of Batik Industry in Malaysia". Islamic perspectives relating to business, arts, culture and communication. doi:10.1007/978-981-287-429-0_22. Diakses tanggal 4 Februari 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Lee, Thienny (2016). "Defining the Aesthetics of the Nyonyas' Batik Sarongs in the Straits Settlements, Late Nineteenth to Early Twentieth Century". Asian Studies Review. 40 (2). doi:10.1080/10357823.2016.1162137. Diakses tanggal 4 Februari 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Baasanjargal, Tsolmonchimeg; Soon-Joo, Ahn; Mi-Jeong, Kwon (2019). "인도네시아 바틱전통 패턴의 비교 분석 : 자바섬의 족자카르타와 페칼롱간의 패턴을 중심으로 [Comparative Analysis of Indonesian Batik Traditional Patterns: Focused on Patterns of Yogyakarta and Pekalongan in Java Island]". 한복문화. 22 (3). doi:10.16885/jktc.2019.09.22.3.75. Diakses tanggal 4 Februari 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Bos (2024-10-01). "Batik Cap: Mengenal Sejarah, Cara Pembuatan, dan Bedanya". Pabrik Batik Custom Terbaik Bergaransi (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-05-13.
  7. ↑ Tim Bina Karya Guru. 2007. "Seni Budaya dan Keterampilan Untuk Sekolah Dasar Kelas VI". Penerbit Erlangga. ISBN(13): 978-979-015-060-7.
  8. 1 2 3 "Macam-Macam Canting untuk Membatik". Kesolo. Januari 2, 2015. Diakses tanggal Oktober 15, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Margono, Tri Edy; Aziz, Abdul (2010). Mari Belajar Seni Rupa (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional. hlm. 75. ISBN 978-979-095-004-7. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-10-26. Diakses tanggal 2022-12-13.


Ikon rintisan

Artikel bertopik alat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan