Jumat, 09 Oktober 2026
16:28 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Geblek renteng

Bagikan:

Geblek renteng (ejaan Jawa baku: geblèg rèntèng, aksara Jawaꦒꦼꦧ꧀ꦭꦺꦒ꧀ꦫꦺꦤ꧀ꦠꦺꦁ) adalah nama motif batik khas Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.[1] Dalam motif geblek terlihat simbol dan figur identitas Kulon Porgo. Seragam sekolah dan pegawai negeri di Kabupaten Kulon Progo wajib menggunakan batik dengan motif geblek renteng.[2]

Rancangan

Desain utamanya terilhami dari makanan ringan khas setempat berbahan singkong yang bernama geblek. Desain tersebut kemudian disusun memanjang berulang-ulang (dalam bahasa Jawa disebut renteng). Hal ini mengisyaratkan kerja sama dan tolong-menolong yang baik antara warga Kulon Progo. Geblek yang digambarkan adalah jenis geblek berbentuk seperti angka 8. Tak jarang, motif batik geblek renteng ini juga dipadukan dengan motif batik atau ragam hias lainnya, seperti bunga atau buah-buahan.[3]

Polemik

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menginstruksikan untuk menghentikan penggunaan corak geblek renteng. Hal ini dianggap sebagai upaya dirinya untuk menghapus warisan bupati sebelumnya.[4]

Catatan kaki

  1. ↑ "DPK KP - Makna Motif Geblek Renteng Kulon Progo". perpustakaan.kulonprogokab.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-12-13. Diakses tanggal 2022-12-13.
  2. ↑ Mardianto, Herry (2014-08-08). MUTIARA TIGA PENJURU. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. ISBN 978-602-7777-83-5. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-13. Diakses tanggal 2022-12-13.
  3. ↑ TEMPO, Pusat Data dan Analisa (2019-01-07). Perjuangan Batik Tulis Indonesia Yang Ingin Terus Diakui Seri II. Tempo Publishing. ISBN 978-623-207-529-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-12-13. Diakses tanggal 2022-12-13.
  4. ↑ Bagaskoro, Kusno S. Utomo, Adib Lazwar Irkhami, Anom. "Pertanyakan Instruksi Bupati Kulon Progo Agung Setyawan Hapus Geblek Renteng, Mamin Rapat Saja Dipangkas Mau Ubah Cat OPD? - Radar Jogja". Pertanyakan Instruksi Bupati Kulon Progo Agung Setyawan Hapus Geblek Renteng, Mamin Rapat Saja Dipangkas Mau Ubah Cat OPD? - Radar Jogja. Diakses tanggal 2026-02-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Jenis pembuatan
Alat dan bahan
Kelas sosial
Daerah
Corak
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Bali Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku dan Papua
Museum
Sentra batik
Pembatik
Perancang busana
Perusahaan
Acara
Acara
Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan