Sabtu, 17 Oktober 2026
05:46 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Harris Riadi

Bagikan:
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis. (Juni 2026)

Harris Riadi lahir tgl 30 September 1963 di Pekalongan, Jawa Tenggah.

Harris Riadi adalah seniman batik asal Pekalongan, Jawa Tengah yang telah memberikan warna baru pada dunia perbatikan di Indonesia.[1][2][3]

Harris adalah seniman batik asal Pekalongan, Jawa Tengah yang telah memberikan warna baru pada dunia perbatikan di Indonesia.[4][5]

Pendidikan

  • Akademi Seni Rupa Indonesia (tidak tamat)

Karis

  • Desainer Batik Keris, tahun 1983-1989

Penghargaan

  • Penghargaan Dewan Kesenian Jakarta atas Peran Serta dalam Pameran Lukisan Jakarta Biennale VI pada tahun 1985
  • Juara II Lomba Desain batik Tingkat Provinsi jawa Tengah pada tahun 2001
  • Juara Lomba Desain Batik Dekranasda Jateng 2003
  • Penghargaan Khusus Wastra Waditra Nusantara pada Lomba Desain Batik, tahun 2007

Referensi

  1. ↑ https://www.merdeka.com/harris-riadi/profil/ Merdeka, Rica Nasa Qimala
  2. ↑ "Perajin Batik Pekalongan Ciptakan Batik Motif Topeng". investor.id. Diakses tanggal 2026-06-01.
  3. ↑ antaranews.com (2012-12-18). "Pekalongan kembangkan motif batik flora fauna". Antara News. Diakses tanggal 2026-06-01.
  4. ↑ Edj, ed. (8 Oktober 2009). "Harris, Mengolah Limbah Lewat Batik". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-09-21. Diakses tanggal 2021-09-20.
  5. ↑ "Client Challenge". id.scribd.com. Diakses tanggal 2026-06-01.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan