Sabtu, 03 Oktober 2026
20:08 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Bank BCA Syariah

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT Bank BCA Syariah
250px-BCA_Syariah.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama sebelumnyaPT Utama International Bank (1991–1996)
PT Bank UIB (1996–2009)
JenisPerseroan terbatas tertutup, anak usaha
IndustrIJasa keuangan
Entitas pendahuluPT Bank Interim Indonesia
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Yuli Melati Suryaningrum[1]
(Direktur Utama)
Ratna Yanti[2]
(Komisaris Utama)
ProdukTabungan dan pembiayaan
MerekBSya
PendapatanKenaikan Rp 1,29 triliun (2025)[3]
Kenaikan Rp 262,07 miliar (2025)[3]
Kenaikan Rp 211,96 miliar (2025)[3]
Total asetKenaikan Rp 19,20 triliun (2025)[3]
Total ekuitasKenaikan Rp 3,38 triliun (2025)[3]
Jumlah karyawan
Kenaikan 866 (2025)[3]
IndukPT Bank Central Asia Tbk (99%)

PT Bank BCA Syariah adalah anak usaha dari Bank Central Asia yang bergerak di bidang perbankan syariah. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2025, bank swasta devisa ini memiliki 14 kantor cabang utama, 19 kantor cabang pembantu, dan 44 unit layanan syariah yang tersebar di seantero Indonesia.[3][4]

Sejarah

Bank UIB

Pada mulanya PT Bank BCA Syariah didirikan pada 21 Mei 1991 dengan nama PT Utama International Bank (UIB Bank),[3] yang mulai beroperasi sebagai bank umum (konvensional) non-devisa sejak 18 Maret 1992.[5] Sejak 22 Mei 1996 nama korporatnya disederhanakan (mengikuti nama dagangnya) menjadi PT Bank UIB.[3] Sebagai salah satu bank pasca-Pakto 88, bank ini didirikan sebagai kongsi lima pengusaha,[6] meskipun belakangan kepemilikannya dikuasai oleh keluarga Tjahyadikarta (Ferry, Paul, Hadiyanto, Franki dan Melyana) sepenuhnya.[7] Adapun keluarga ini dikenal sebagai pemilik bisnis perhiasan lewat PT Gold Martindo.[8]

Berkantor pusat di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Bank UIB dalam perkembangannya lebih dikenal sebagai bank papan bawah. Pada Juni 2008 asetnya tercatat mencapai Rp 665,7 miliar dan penyaluran kreditnya sebesar Rp 462,2 miliar,[9] yang dilayani lewat 12 kantor cabang dan kasnya di Jakarta, Bekasi dan Surabaya.[7]

BCA Syariah

Sejak Mei 2007 Bank Central Asia telah memiliki minat untuk terjun ke bisnis perbankan syariah. Untuk mempersiapkannya, mereka menjajaki rencana akuisisi bank kecil dari 4 penawar, meskipun sempat terhambat karena BCA menilai harga yang dipatok para pemegang saham bank-bank itu terlalu tinggi.[10] Akhirnya, penantian pun usai ketika pada 24 Oktober 2008 BCA meneken kesepakatan dengan keluarga Tjahyadikarta untuk membeli 100% saham mereka di Bank UIB senilai Rp 242 miliar. Menurut BCA, Bank UIB terpilih karena mereka memiliki kinerja yang cukup bagus baik dari sisi aset, likuiditas, dan juga tata kelola perusahaan.[7] Setelah melalui sejumlah tahapan, proses akuisisi akhirnya diselesaikan pada 12 Juni 2009.[3]

Selanjutnya, proses perubahan bisnis Bank UIB dari bank konvensional ke syariah dimulai sejak akhir 2009, dimulai dari pergantian nama perusahaaan dari PT Bank UIB menjadi PT Bank BCA Syariah pada 16 Desember 2009. Pada 2 Maret 2010 BCA Syariah mendapatkan izin konversi bisnisnya dari Bank Indonesia berupa Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 12/13/KEP.GBI/DpG/2010.[3] Biaya yang dikeluarkan dalam transisi ini diperkirakan mencapai Rp 15-20 miliar, yang ditujukan untuk back office,[11] ditambah adanya suntikan modal dasar hingga Rp 250 miliar.[12]

Akhirnya, BCA Syariah resmi beroperasi sebagai bank umum syariah sejak 5 April 2010,[3] dengan modal awal 5.249 nasabah, 11 kantor cabang dan aset Rp 748,9 miliar.[13] Pada saat itu, sekitar 60%-70% nasabah eks-Bank UIB telah memilih konversi produknya menjadi produk BCA Syariah. Nasabah BCA Syariah juga difasilitasi kemudahan bertransaksi di jaringan BCA, seperti mesin ATM dan EDC.[14] Diperkirakan dalam tahun pertama beroperasinya, BCA Syariah berhasil mencatatkan peningkatan dari jumlah aset, penyaluran kredit hingga jaringan bisnis.[13]

BCA Syariah selanjutnya terus mengembangkan beberapa produk maupun layanan baru. Di tahun 2014, bank ini meluncurkan aplikasi mobile banking (BCA Syariah Mobile), dan di bulan Maret 2017, bank ini meluncurkan layanan pembiayaan umrah. Pada bulan April 2017, bank ini meluncurkan produk tabungan haji & umrah, disusul kehadiran aplikasi internet banking pada Oktober di tahun tersebut. Pada bulan Juli 2020, BCA Syariah mulai menghadirkan layanan pembayaran setoran haji. BCA Syariah Mobile sempat dimutakhirkan lagi seperti pada 2022 dan 2023, yang selanjutnya bertransformasi menjadi aplikasi baru bernama BSya pada Agustus 2024. Beberapa fitur BSya seperti layanan haji, kartu Flazz, qurban daring, e-deposito, dll.[3][4] Setelah melalui proses panjang, pada Desember 2025 BCA Syariah memperoleh status bank devisa, sehingga mereka bisa meluncurkan produk transaksi valas berbasis syariah.[15]

Sementara itu, pada jaringan kantor, di bulan Januari 2017, bank ini membuka kantor cabang pertamanya di Sumatera, yakni di Medan, dan di Juli 2020, bank ini membuka kantor cabang pertamanya di Sulawesi, yakni di Makassar. Per tahun 2021 Layanan Syariah Bank Umum BCA Syariah telah mencapai 100 titik. Di Aceh, BCA Syariah mulai beroperasi sejak Juni 2019, dan efektif mulai Mei 2021 menjadi satu-satunya lengan BCA di provinsi tersebut, dengan beberapa kantor cabang di Banda Aceh, Bireuen dan Lhokseumawe.[3] BCA Syariah juga melakukan beberapa langkah untuk meningkatkan permodalannya. Salah satunya adalah dengan merger dengan perusahaan yang baru saja diakuisisi induknya pada 25 September 2020, yaitu PT Bank Interim Indonesia. Merger tersebut berlaku sejak 10 Desember 2020.[16]

Manajemen

Dewan Komisaris
  • Presiden Komisaris/Independen: Ratna Yanti
  • Komisaris: Rickyadi Widjaja
  • Komisaris Independen: Inge Setiawati
Dewan Direksi
  • Presiden Direktur: Yuli Melati Suryaningrum
  • Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, Hukum dan Sumber Daya Manusia: Eduard Guntoro Purba
  • Direktur Pembiayaan dan ESG: Ina Widjaja
  • Direktur Keuangan, Bisnis Ritel dan Konsumer: Pranata
  • Direktur Teknologi Informasi dan Logistik: Lukman Hadiwijaya
Dewan Pengawas Syariah
  • Ketua: Fathurrahman Djamil
  • Anggota: Sutedjo Prihatono
  • Anggota: Nenny Kurnia Noersal[3]

Produk dan layanan

Simpanan

  • Tahapan iB
  • Tahapan iB Bisnis
  • Tahapan Rencana iB
  • Tahapan Mabrur iB
  • Simpanan Pelajar iB
  • Rekening Dana Nasabah
  • Deposito iB
  • Giro iB

Pembiayaan

  • Emas iB
  • KPR iB
  • KKB iB
  • Pembiayaan Anjak Piutang iB
  • Pembiayaan Investasi iB
  • Pembiayaan Modal Kerja iB
  • Pembiayaan Rekening Koran Syariah iB
  • Pembiayaan Umrah iB
  • Bank Garansi

Perbankan Elektronik

  • BSya by BCA Syariah
  • BIQ by BCA Syariah
  • Virtual Account
  • Pembayaran QRIS
  • Kartu Debit BCA Syariah
  • Jaringan ATM dan EDC BCA
  • Flazz BCA Syariah
  • Pembukaan Rekening Online
  • Pembiayaan murabahah emas online
  • e-Deposito
  • iB Reward BSya
  • Pembayaran Tagihan
  • Pembelian Tiket
  • Top Up e-Wallet
  • Fitur Islami

Jasa dan Layanan Perbankan

  • Layanan Penerimaan Setoran BPIH
  • Kiriman Uang (Retail dan RTGS)
  • BI-Fast
  • Kliring
  • Safe Deposit Box
  • Layanan Payroll
  • Referensi Bank
  • Inkaso

Referensi

  1. ↑ "Dewan Direksi". PT Bank BCA Syariah. Diakses tanggal 10 Oktober 2024.
  2. ↑ "Dewan Komisaris". PT Bank BCA Syariah. Diakses tanggal 10 Oktober 2024.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 "Laporan Tahunan 2025" (PDF). PT Bank BCA Syariah. Diakses tanggal 10 Oktober 2024.
  4. 1 2 "Sekilas Perusahaan". PT Bank BCA Syariah. Diakses tanggal 10 Oktober 2024.
  5. ↑ Bankers Handbook for Asia
  6. ↑ Indonesia Bank Directory
  7. 1 2 3 BERITA RINGKAS PERUSAHAAN Oktober 2008
  8. ↑ BCA Akuisisi UIB Seharga Rp 242 Miliar
  9. ↑ Indonesian Business: The Year in Review 2009
  10. ↑ Jilid Buku Islam; Gebyar Bisnis Syariah
  11. ↑ BCA Syariah Butuh Rp20 M untuk Konversi Bank UIB
  12. ↑ BCA Syariah Mulai Beroperasi Awal 2010
  13. 1 2 Menengok Pencapaian Bank BCA Syariah Sepanjang 2010
  14. ↑ Nasabah BCA Syariah Gratis Nikmati Layanan BCA Konvensional
  15. ↑ BCA Syariah Siapkan Produk Valas, Meluncur Tahun Ini!
  16. ↑ Sidik, Syahrizal (15 Desember 2020). "Resmi! OJK Beri Restu Merger Bank Interim dengan BCA Syariah". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 18 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Bank sentral: Bank Indonesia
Sistem konvensional
Bank BUMN
Bank Pembangunan Daerah
Bank swasta
Bank Allo ·Bank Amar ·Bank ANZ Indonesia ·Bank Artha Graha Internasional ·Bank BNP Paribas Indonesia ·Bank Bumi Arta ·Bank Capital ·Bank CCB Indonesia ·Bank Central Asia ·Bank CIMB Niaga ·Bank CTBC Indonesia ·Bank Danamon ·Bank Digital BCA ·Bank DBS Indonesia ·Bank Ganesha ·Bank Hana Indonesia ·Bank HSBC Indonesia ·Bank IBK Indonesia ·Bank ICBC Indonesia ·Bank Ina ·Bank Index ·Bank Jago ·Bank J Trust Indonesia ·Bank KB Indonesia ·Bank Kasikorn Indonesia ·Bank Krom ·Bank Mayapada ·Bank Maybank Indonesia ·Bank Mega ·Bank Mestika ·Bank Mizuho Indonesia ·Bank MNC ·Bank Multiarta Sentosa ·Bank Nobu ·Bank Neo Commerce ·Bank OCBC Indonesia ·Bank of India Indonesia ·Bank OK! Indonesia ·Bank Panin ·Bank Permata ·Bank QNB Indonesia ·Bank Resona Perdania ·Bank Saqu Indonesia ·Bank Sahabat Sampoerna ·Bank SBI Indonesia ·Bank Seabank Indonesia ·Bank Shinhan Indonesia ·Bank Sinarmas ·Bank SMBC Indonesia ·Bank Superbank ·Bank UOB Indonesia ·Bank Victoria ·Bank Woori Saudara
Kantor cabang bank asing
Sistem syariah
Bank syariah BUMN
Bank syariah daerah
Bank syariah swasta
Unit usaha syariah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan