Jumat, 25 September 2026
23:16 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Hofra

Hofra

firaun Mesir

Hofra
Apries
Wahibre
Kepala Hofra (Apries), Museum Louvre, Paris, Prancis
Kepala Hofra (Apries), Museum Louvre, Paris, Prancis
Firaun
Masa pemerintahan589–570 BC (Dinasti ke-26 Mesir)
PendahuluPsamtik II
PenggantiAmasis II
Prenomen  (Praenomen)
Haaibre
Ḥˁˁ jb r՚
Jubilant is the Heart of Re Forever[1]
M23L2
raHa
a
ib
Nomen
Wahibre
Waḫ jb r՚
Constant is the Heart of Re[2]
G39N5
rawAHib
Nama Horus
Wahib
Waḫ jb
Ia yang hatinya teguh
G5
wAHib
PasanganNitetis
Anak(putri) Chedebnitjerbone II
IbuTakhuit
Meninggal567 SM

Hofra (Ουαφρης; houafres; bahasa Inggris:Hophra; Wahibre Haaibre) adalah seorang firaun Mesir (589 SM – 570 SM), raja keempat (dihitung dari Psamtik I) dari Dinasti kedua puluh enam Mesir. Apries (bahasa Yunani Kuno:Ἁπρίης adalah nama yang dipakai oleh Herodotus (ii. 161) dan Diodorus (i. 68) untuknya. Ia diidentifikasi sebagai Waphres (Wafres) pada catatan Manetho, yang dengan tepat menulis masa pemerintahannya selama 19 tahun. Nama "Hofra" disebut dalam Kitab nabi Yeremia pasal 44:30.[3]

Pemerintahan

Hofra mewarisi takhta dari ayahnya, firaun Psamtik II, pada bulan Februari 589 SM dan pemerintahannya meneruskan sejarah ayahnya dalam keterlibatan tangan-tangan asing pada Kerajaan Yehuda.[4] Hofra rajin membangun, termasuk pendirian "tambahan-tambahan pada kuil-kuil di Athribis (Tell Atrib), Bahariya Oasis, Memphis dan Sais."[5] Pada tahun ke-4 pemerintahannya, saudara perempuan Hofra, Ankhnesneferibre diangkat menjadi Istri Dewa Amun yang baru di kota Thebes.[6] Pemerintahan Hofra disibukkan dengan persoalan internal. Pada tahun 588 SM, Hofra mengirimkan pasukan ke Yerusalem untuk melindunginya dari serangan pasukan Babel yang dikirimkan oleh raja Nebukadnezar II. Pasukan Mesir dihancurkan dengan mudah dan kota Yerusalem, setelah dikepung selama 18 bulan, dihancurkan oleh tentara Babel sekitar tahun 587 atau 586 SM. Upayanya yang gagal dalam politik Kerajaan Yehuda diikuti dengan pemberontakan tentaranya yang bermarkas di garisun Aswan, suatu lokasi strategis.[7]

Setelah berhasil memadamkan pemberontakan itu, Hofra kemudian berupaya melindungi Libya dari serangan orang Yunani Dorian tetapi upayanya gagal total karena tentaranya dihabisi oleh para penyerang dari Yunani itu.[7] Ketika tentara yang kalah itu pulang ke Mesir, terjadi perang saudara antara tentara Mesir asli dengan tentara bayaran asing. Dalam masa krisis ini, orang Mesir berbalik mendukung jenderal yang sukses, Amasis II, yang memimpin tentara Mesir mengalahkan Nubia pada tahun 592 SM dalam zaman pemerintahan firaun Psamtik II, ayah Hofra.[7] Amasis segera menyatakan diri sebagai firaun pada tahun 570 SM, sementara Hofra lari dari Mesir dan mencari suaka di negara asing. Hofra kembali ke Mesir pada tahun 567 SM dengan bantuan tentara Babel dengan maksud merebut takhtanya kembali, tetapi rupanya mati dalam suatu pertempuran melawan tentara Amasis.[8][9] Dengan demikian, Amasis mengkokohkan pemerintahannya dan menjadi raja tunggal atas Mesir.

Amasis dilaporkan menangani jenazah Hofra dengan hormat, dan menyelenggarakan upacara ritual pemakaman yang lazim dengan membawa jenazah Hofra ke Sais serta menguburkannya di sana dengan "kehormatan militer penuh."[6] Amasis, bekas jenderal yang menyatakan diri sebagai firaun, juga menikahi putri Hofra, Chedebnitjerbone II, untuk melegitimasi kenaikan takhtanya. Herodotus menulis bahwa istri Hofra bernama Nitetis (dalam bahasa Yunani) tetapi menuru sejarawan modern, "tidak ada rujukan lain pada zamannya yang menyebut namanya" dalam catatan Mesir.[10]

250px-Pulcino_della_Minerva_%28Leverich%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Obelisk Hofra (Apries) di Roma yang dikenal sebagai 'Pulcino della Minerva'

Eusebius menempatkan gerhana matahari di Thales pada tahun 585 SM, pada tahun ke-8 atau ke-12 pemerintahan Hofra.

Monumen

Sebuah obelisk yang didirikan Hofra di Sais dipindahkan pada abad ke-3 M oleh Kaisar Romawi Diocletian asalnya ditempatkan di Kuil Isis di Roma. Sekarang terletak di depan gereja basilika Santa Maria sopra Minerva di Roma.

Lihat pula

Referensi

Public Domain Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "perlu nama artikel ". Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press.

  1. ↑ Clayton, Peter A. Chronicle of the Pharaohs: The Reign-by-Reign Record of the Rulers and Dynasties of Ancient Egypt. Thames & Hudson., paperback, p.195, 2006. ISBN 0-500-28628-0
  2. ↑ Clayton, p.195
  3. ↑ Cf. Christoffer Theis, Sollte Re sich schämen? Eine subliminale Bedeutung von עפרח in Jeremia 44,30, in: UF 42 (2011), S. 677–691 for the writing of this particular name.
  4. ↑ Peter Clayton, Chronicle of the Pharaohs, Thames and Hudson, 1994 hardback, p.196
  5. ↑ Ian Shaw & Paul Nicholson, The Dictionary of Ancient Egypt, Harry N. Abrams Inc, 1995. pp.36-37
  6. 1 2 Shaw & Nicholson, p.37
  7. 1 2 3 Clayton, p.197
  8. ↑ Wahibre
  9. ↑ Shaw & Nicholson, p.37 Shaw & Nicholson write that Apries "probably died in battle in 567 BC"
  10. ↑ Shaw & Nicholson, p.36
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Apries.
Penguasa Mesir Kuno
Periode
Dinasti
  • Firaun (pria
  • wanita ♀)
  • tidak jelas
Protodinastik
(pra-3150 SM)
Hilir
Hulu
Penguasa Protodinastik
sampai Dinasti Awal
(<3150–2040 SM)
Dinasti I
Dinasti II
Penguasa
Kerajaan Lama
Dinasti III
Dinasti IV
Dinasti V
Dinasti VI
Penguasa
Menengah pertama
Dinasti VII & VIII
Dinasti IX & & X
Penguasa
Kerajaan Pertengahan
(2040-1550 SM)
Dinasti XI
Dinasti XII
Penguasa
Menengah kedua
Dinasti XIII
Dinasti XIV
Dinasti XV
Dinasti XVI
Dinasti Abydos
Dinasti XVII
Penguasa
Kerajaan Baru
(1550-664 SM)
Dinasti XVIII
Dinasti XIX
Dinasti XX
Penguasa
Menengah ketiga
Dinasti XXI
Dinasti XXII
Dinasti XXIII
Dinasti XXIV
Dinasti XXV
Periode Akhir
(664–30 SM)
Dinasti XXVI
Dinasti XXVII (Persia)
Dinasti XXVIII
Dinasti XXIX
Dinasti XXX
Dinasti XXXI
Periode Helenistik
(332–30 SM)
Dinasti Argead (XXXII)
Dinasti Ptolemaik
Suami/Istri
Pejabat istana
Imhotep · Weni · Sobeknakht II · Ahmose-Ebana · Ineni · Senenmut · Rekhmire · Yuya · Maya · Yuny · Bay · Manetho · Pothinus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan