Kamis, 05 November 2026
00:40 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Yogacara Asia Timur

Yogacara Asia Timur

Yogacara Asia Timur yang berkembang di China dan Jepang

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Mahāyāna
Seroja, salah satu dari delapan simbol keberuntungan dalam Mahāyāna
Buddhisme
icon PortalBuddhisme

Yogacara Asia Timur merujuk pada tradisi Buddhis Mahayana di Asia Timur yang berkembang dari sistem Yogācāra Buddhis India (lit. “latihan yoga”) (juga dikenal sebagai Vijñānavāda, “ajaran kesadaran” atau Cittamātra, “hanya-pikiran”). Dalam Buddhisme Asia Timur, aliran idealisme Buddhis ini dikenal sebagai “Aliran Kesadaran-Saja” (Hanzi:唯識宗; Pinyin:Wéishí-zōng; Bahasa Jepang: Yuishiki-shū; Bahasa Korea: 유식종).

Gandhara bersaudara dari abad ke-4, Asaṅga dan Vasubandhu, dianggap sebagai pendiri klasik aliran Yogacara India.[1] Tradisi Asia Timur berkembang melalui karya sejumlah pemikir Buddhis yang bekerja dalam bahasa Mandarin. Mereka termasuk Bodhiruci, Ratnamati, Huiguang, Paramārtha, Jingying Huiyuan, Zhiyan, Xuanzang dan murid-muridnya, Kuiji, Woncheuk dan Dōshō.

Aliran kesadaran Asia Timur secara tradisional dipandang terbagi menjadi dua cabang utama. Ada aliran alam Dharma (法性宗), yang mengacu pada tradisi paling awal yang berkembang di Tiongkok, seperti Dilun dan Shelun, serta posisi doktrinal khusus mereka yang sering memadukan pemikiran Benih Kebuddhaan dengan Yogācāra. Cabang lainnya adalah “Aliran Karakteristik Dharma” (法相宗), yang sebagian besar digunakan untuk merujuk secara khusus pada tradisi Xuanzang dan cenderung lebih fokus pada filosofi Yogācāra arus utama.[2]

Referensi

  1. ↑ Siderits, Mark, Buddhism as philosophy, 2017, p. 146.
  2. ↑ Hamar, Imre, 2007. “A Huayan Paradigm for the Classification of Mahāyāna Teachings: The Origin and Meaning of Faxingzong and Faxiangzong.” In Imre Hamar, ed. Reflecting Mirrors: Perspectives on Huayan Buddhism. Wiesbaden: Harrassowitz Verlag, pp. 195–220.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan