Senin, 12 Oktober 2026
23:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Albakora

Albakora

spesies ikan

Bagikan:
Albakora
Thunnus_alalunga.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Tribus:
Genus:
Subgenus:
Spesies:
Sinonim[2]
  • Thunnus germo (Lacepède, 1801)
  • Scomber alalunga Bonnaterre, 1788
Artikel takson sembarang

Albakora (Thunnus alalunga), adalah spesies ikan tuna yang termasuk anggota famili Skombride. Spesies ini juga disebut tuna albakora, albakor, tuna jabrig, madidiang albakoro, suree, aji-aji, trakulu, kwandang, cucut jenggot, albi, tombo ahi, binnaga, albakora pasifik, bonito jerman, sirip panjang, tuna sirip panjang, atau bahkan hanya tuna. Ikan ini adalah satu-satunya spesies tuna yang dipasarkan sebagai "tuna (daging) putih" di Amerika Serikat. Ikan ini ditemukan di semua bagian samudra tropis dan iklim sedang, serta ditemukan juga di Laut Tengah. Daerah penyebaran terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Tengah.[3]

Albakora adalah ikan bernilai komersial, dan industri perikanan albakora penting secara ekonomi. Metode penangkapan ikan ini termasuk pemancingan, rawai, trol, dan pukat. Ikan ini juga populer sebagai target penangkapan ikan rekreasi.

Deskripsi anatomi

Ordo Percomorphi (Sub ordo Scombroidea), Famili Skombride, Genus Thunnus. Badan memanjang seperti torpedo. Mata agak besar. Tergolong tuna besar. Tapisan insang 25-31 pada bujur insang pertama. Sirip dada memanjang seperti pedang dapat mencapai jari-jari lepas kedua dari sirip punggungnya. Lunas kuat pada batang ekor diapit oleh dua lunas kecil pada ujungnya. Terdapat dua cuping di antara sirip perut. Sisik-sisik kecil, halus; Pada korselet tumbuh sisik besar tetapi tidak nyata. Sirip punggung pertama berjari-jari keras 13-14, dan 14 jari-jari lemah pada sirip punggung kedua, diikuti 7-8 jari-jari sirip lepas. Termasuk ikan buas, karnivora, predator. Jenis-jenis yang kecil hidup bergerombol. Hidup diperairan lepas pantai lautan terbuka. Warna bagian atas hitam kebiruan, mengkilat, putih perak bagian bawah. Sirip punggung pertama sedikit keabuan dengan warna kuning yang terpendam, pinggiran atas kegelapan. Sirip punggung kedua, dan dubur gelap kekuningan. Batas belakang sirip ekor keputihan. Ukuran dapat mencapai panjang 137 cm, umumnya 40–100 cm.[3]

Referensi

  1. ↑ Collette B and 34 others (2011). "Thunnus alalunga". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2011.2. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 13 Januari 2012. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |last-author-amp= and |authors=Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Thunnus alalunga". Integrated Taxonomic Information System. Diakses tanggal 9 Desember 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "Albakora". Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-21. Diakses tanggal 5 Februari 2014.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri albacore di kamus bebas Wikikamus.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Thunnus alalunga.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Thunnus alalunga.
Kelompok-kelompok sumberdaya perikanan utama
Perairan bebas
Pelagis besar
Pelagis kecil
Demersal
Biota laut lain
Ikan air tawar
Atlantic cod

Lobster

Pacific oysters
Budi daya
Laut
Air tawar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan