Selasa, 13 Oktober 2026
04:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Phosphatodraco

Phosphatodraco

fosfatodraco

Bagikan:

Phosphatodraco adalah sebuah genus pterosaurus azhdarchid yang hidup pada periode Kapur Akhir di wilayah yang sekarang bagian dari Maroko. Pada tahun 2000, sebuah spesimen pterosaurus yang terdiri dari lima tulang leher ditemukan di Cekungan Fosfat Ouled Abdoun. Spesimen itu dijadikan sebagai holotipe dari genus dan spesies baru Phosphatodraco mauritanicus pada tahun 2003; nama genusnya berarti "naga dari fosfat" dan nama spesifiknya mengacu pada wilayah Mauretania. Phosphatodraco adalah pterosaurus Kapur Akhir pertama yang diketahui dari Afrika Utara dan genus pterosaurus kedua yang dideskripsikan dari Maroko. Genus ini adalah satu-satunya jenis azhdarchid yang fosilnya memiliki leher terawetkan dalam kondisi relatif lengkap serta mewakili salah satu pterosaurus terakhir yang diketahui. Tulang leher tambahan telah diidentifikasi sebagai genus ini dan ada pendapat lain yang menyatakan bahwa fosil pterosaurus Tethydraco merupakan bagian sayap dari Phosphatodraco.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan