Selasa, 06 Oktober 2026
13:03 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Samudra Tethys

Samudra Tethys

Bagikan:
Untuk Persamaan judul, lihat Tethys (disambiguasi).
langid-250px-Laurasia-Gondwana.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fase pertama pembentukan Samudra Tethys: Laut Tethys mulai membagi Pangaea menjadi dua benua, Laurasia dan Gondwana.

Samudra Tethys (bahasa Yunani: Τηθύς) adalah samudra yang pernah ada di antara benua Gondwana dan Laurasia pada masa Mesozoikum sebelum pembentukan Samudra Hindia dan Atlantik pada periode Kapur. Samudra ini juga disebut Laut Tethys atau Neo-Tethys.

Sekitar 250 juta tahun yang lalu,[1] pada masa Trias, samudra baru mulai terbentuk di ujung selatan Samudra Paleo-Tethys. Sebuah patahan terbentuk di sepanjang landas benua Pangaea selatan (Gondwana). Dalam waktu sekitar 60 juta tahun, kepingan landas tersebut (yang disebut Cimmeria) bergerak ke utara dan mendorong dasar Samudra Paleo-Tethys di sebelah selatan ujung timur Pangaea utara (Laurasia). Samudra Tethys terbentuk di antara Cimmeria dan Gondwana.

Etimologi

Nama "tethys" , berasal dari seorang dewi laut yunani, yakni tethys .

Catatan kaki

  1. ↑ "Palaeos Mesozoic: Triassic: Middle Triassic". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-05-08. Diakses tanggal 2016-04-16.
Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan