Selasa, 20 Oktober 2026
01:24 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Bentang sayap

Bentang sayap

Bagikan:
250px-Aer.lingus.a320-200.ei-cva.planform.arp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jarak dari A hingga B merupakan rentang sayap bagi pesawat Airbus A320 ini.

Bentang sayap dari seekor burung atau sebuah pesawat terbang adalah jarak dari satu ujung sayap ke ujung sayap yang berlawanan. Sebagai contoh, Boeing 777-200 memiliki bentang sayap 6.093 meter (19.990 ft 2 in),[1] dan seekor albatros pengembara (Diomedea exulans) yang ditangkap pada tahun 1965 memiliki bentang sayap 363 meter (1.190 ft 11 in), yang merupakan rekor resmi untuk burung yang masih hidup.[2] Istilah bentang sayap, atau secara lebih teknis disebut 'jangkauan' (extent), juga digunakan untuk hewan bersayap lainnya seperti pterosaurus, kelelawar, serangga, dan sebagainya, serta pesawat udara lainnya seperti ornitopter. Pada manusia, istilah bentang sayap juga mengacu pada rentang lengan, yaitu jarak antara ujung jari satu tangan ke ujung jari tangan lainnya ketika kedua lengan direntangkan sejajar dengan tanah pada setinggi bahu.

Rekor rentang sayap

Rentang sayap terpanjang

Rentang sayap terkecil

Catatan kaki

  1. ↑ 777-200/300 Airplane Characteristics for Airport Planning (PDF) (Laporan teknis). Boeing. Desember 2008. hlm. 15. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-03-15.{{cite tech report}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Wood, Gerald (1983). The Guinness Book of Animal Facts and Feats. Guinness Superlatives. ISBN 978-0-85112-235-9.
  3. ↑ "Spruce Goose". Evergreen Aviation Museum. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-10-25. Diakses tanggal 2007-06-23.
  4. 1 2 "Bats". Sea World. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-11-19. Diakses tanggal 2007-06-23.
  5. ↑ "Flying dinosaur biggest airborne animal". New Zealand Herald. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-29. Diakses tanggal 2007-06-23.
  6. ↑ "Largest Lepidopteran Wing Span". University of Florida Book of Insect Records. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-03-02. Diakses tanggal 2007-06-23.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan