Minggu, 11 Oktober 2026
21:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Ornithocheiroidea

Ornithocheiroidea

Bagikan:
Pterodactyloidea
Rentang waktu:
Jura Akhir – Kapur Akhir, 152–66 jtyl Kemungkinan catatan dari Jura Tengah - Bathonian[1]
330px-Pterodactylodiea_Infobox_Panoply.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beberapa anggota Pterodactyloidea (atas ke bawah): Pteranodon, Pterodaustro, tengkorak dari beberapa pterosaurus (Guidraco, Anhanguera, Tupandactylus, dan sebuah dsungaripterid tak bernama), Quetzalcoatlus, Aerodactylus, dan Maaradactylus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Ordo: †Pterosauria
Klad: †Caelidracones
Subordo: †Pterodactyloidea
Plieninger, 1901
Subkelompok
Sinonim
Artikel takson sembarang

Ornithocheiroidea (atau ornithocheiroid) adalah sebuah kelompok pterosaurus pada subordo punah Pterodactyloidea. Mereka terdiri dari genus pterosaurus berbadan cukup besar, yang hidup pada periode Kapur Awal smapai Kapur Akhir (Valanginium sampai Maastrichtium), dengan sisa-sisa fosil yang ditemukan di seluruh dunia, kecuali Antarktika.

Kelompok ini menjadi yang paling maju di antara kelompok pterosaurus lainnya, karena kelompok ini mencakup klad Azhdarchoidea, yang anggota-anggotanya hidup sampai subkala Maastritchtium pada periode Kapur Akhir, 66 juta tahun lalu. Pterosaurus-pterosaurus penting dari kelompok ini mencakup Pteranodon dan Nyctosaurus di pteranodontia, Ornithocheirus dari ornithocheiridae, Tropeognathus dari anhangueridae, dan Hatzegopteryx dan Quetzalcoatlus dari azhdarchidae.

Kladogram

Dari Kellner dkk:[2]

Pterodactyloidea

Archaeopterodactyloidea60px-Pterodactylus_BMMS7_life.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Ornithocheiroidea
Pteranodontoidea
Tapejaroidea

Referensi

  1. ↑ Martill, David M.; Steel, Lorna; Smith, Roy E. (2022). "Did William Smith (1769–1839), the father of biostratigraphy, discover a Jurassic pterosaur tooth?". Proceedings of the Geologists' Association. 133 (3): 250–255. Bibcode:2022PrGA..133..250M. doi:10.1016/j.pgeola.2022.05.001.
  2. ↑ Kellner, Alexander W. A.; Weinschütz, Luiz C.; Holgado, Borja; Bantim, Renan A. M.; Sayão, Juliana M. (Agustus 19, 2019). "A new toothless pterosaur (Pterodactyloidea) from Southern Brazil with insights into the paleoecology of a Cretaceous desert". Anais da Academia Brasileira de Ciências (dalam bahasa Inggris). 91 (suppl 2): e20190768. doi:10.1590/0001-3765201920190768. ISSN 0001-3765. PMID 31432888.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Avemetatarsalia
Pterosauromorpha
    • lihat dibawah↓
Preondactylia
Caviramidae?
Austriadraconidae
Raeticodactylidae
Eudimorphodontidae
Dimorphodontidae
Campylognathoididae
Rhamphorhynchidae
Scaphognathidae?
Pterodactylomorpha
    • lihat dibawah↓
Campylognathoides liasicus

Scaphognathus crassirostris

Dorygnathus banthensis
Darwinoptera
Wukongopteridae
Anurognathidae
Pterodactyloidea
Lophocratia
    • lihat di bawah↓
Jeholopterus ninchengensis Kryptodrakon progenitor
Germanodactylidae
Gallodactylidae
Aurorazhdarchia
Aurorazhdarchidae
Ctenochasmatidae
Eupterodactyloidea
Ornithocheiroidea
    • lihat di bawah↓
Pterodactylus antiquus Plataleorhynchus streptorophorodon
Dsungaripteridae
Thalassodromidae?
Tapejaridae
Dsungaripteromorpha?
Chaoyangopteridae
Azhdarchiformes
Alanqidae?
Azhdarchidae
Pteranodontoidea
    • lihat di bawah↓
Bakonydraco galaczi

Tupandactylus imperator

Quetzalcoatlus
Pteranodontia
Pteranodontidae
Nyctosauromorpha
Aponyctosauria
Nyctosauridae
Lonchodectidae
Istiodactyliformes
Mimodactylidae
Istiodactylidae
Boreopteridae
Ornithocheiridae
Targaryendraconia?
Cimoliopteridae
Targaryendraconidae
Hamipteridae?
Anhangueridae
Pteranodon longiceps

Nyctosaurus gracilis

Ludodactylus sibbicki
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan