Sabtu, 17 Oktober 2026
17:38 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Periuk dan Kuali

Periuk dan Kuali

Bagikan:
330px-Kyosai_2_pots.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cetakan Jepang dari fabel Aesop karya Kawanabe Kyosai yang berasal dari tahun 1870-80

Periuk dan Kuali atau Dua Pot adalah salah satu Fabel Aesop dari diberi nomor 378 dalam Perry Index.[1] Fabel tersebut diambil dari sumber-sumber singkat. Kisah tersebut juga dirujuk dalam Sirakh 13:2-3.

Fabel

Terdapat versi Yunani pendek dari fabel tersebut dan puisi Latin akhir yang lebih panjang karya Avianus. Cerita tersebut mengisahkan dua pot, yang satu berbahan tanah liat dan yang lainnya berbahan metal, yang mengambang di sungai. Saat pot metal atau periuk menyatakan bahwa mereka harus berjalan bersama, pot tanah liat atau kuali lebih suka menjauhinya dengan alasan ‘Entah perangkat itu menghancurkanku terhadapmu atau kamu terhadapku, dalam kasus apapun, aku akan menjadi korban tunggal’. Pesan moralnya adalah kemitraan setara adalah hal terbaik, dan secara khusus menyatakan bahwa orang miskin atau kurang berkuasa harus menghindari persekutuan dengan pihak yang berkuasa.

Referensi

Pranala luar

Fabel
Aesop
Apokrifa
Terkait
Adaptasi
layar
Adaptasi
cetak
Terjemahan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan