Minggu, 27 September 2026
05:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Merpati dan Semut

Merpati dan Semut

330px-Grandville-dove_%26_ant.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Plat dua fabel J. J. Grandville dengan tema serupa dalam fabel La Fontaine, 1838

Merpati dan Semut (bahasa Inggris:The Dove and the Ant) adalah sebuah cerita tentang balasan dari perilaku kesetiakawanan. Tercantum dalam Fabel Aesop, kisah tersebut bernomor 235 dalam Perry Index.[1]

Fabel

Terdapat sedikit ragam dalam fabel tersebut sejak cerita tersebut pertama kali dicatat dalam sumber-sumber Yunani. Seekor semut yang jatuh ke sungai dan seekor merpati yang memberikan penyelamatan dengan menurunkan rumput agar semut tersebut menaikinya. Kemudian, saat seorang pemburu ingin menangkap merpati tersebut, semut tersebut menggigit kakinya dan gerakan mendadaknya membuat burung tersebut terbang menjauh. Pada zaman Renaissance, para penyair Neo-Latin Hieronymus Osius[2] dan Pantaleon Candidus[3] mencantumkannya dalam kumpulan fabel mereka. Di Inggris, cerita tersebut awalnya muncul dalam kumpulan fabel Aesop buatan William Caxton[4] dan kemudian dicantumkan dalam karya-karya Francis Barlow[5] dan Samuel Croxall.[6] Kisah tersebut juga muncul dalam Select Fables karya Thomas Bewick, tetapi mengisahkan seekor lebah ketimbang seekor semut.[7]

Referensi

Pranala luar

Fabel
Aesop
Apokrifa
Terkait
Adaptasi
layar
Adaptasi
cetak
Terjemahan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan