Jumat, 30 Oktober 2026
12:53 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Pemerintahan global

Bagikan:

Pemerintahan global (bahasa Inggris:Global governance) adalah gerakan penyatuan pelaku-pelaku politik lintas negara yang bertujuan mencari solusi bagi masalah yang dialami beberapa negara atau kawasan. Gerakan ini biasanya melibatkan pelembagaan (institusionalisasi). Lembaga-lembaga pemerintahan global seperti PBB, Mahkamah Internasional, dan Bank Dunia memiliki kuasa yang dibatasi untuk menjamin kepatuhan anggota. Persoalan pemerintahan global masa kini ada dalam konteks globalisasi dan rezim berkuasa yang mengglobal secara politik, ekonomi, dan budaya. Menanggapi cepatnya saling ketergantungan yang terjadi di dunia, baik antara masyarakat dan umat manusia dengan alam sekitar, istilah "pemerintahan global" bisa pula digunakan untuk menyebut proses perumusan hukum, peraturan, atau regulasi global.

Pemerintahan global bukan sistem tunggal. Tidak ada "pemerintahan dunia" (world government), tetapi berbagai rezim pemerintahan global memiliki kesamaan:

Meski sistem hubungan politik global saat ini tak terintegrasi, hubungan antara berbagai rezim pemerintahan global masih penting, dan sistem ini tidak memiliki bentuk organisasi yang dominan. Model organisasi yang mendominasi saat ini adalah rasional birokratis, artinya memiliki aturan, terikat hukum, dan rasional. Model ini ada di semua rezim politik modern dan menjadi kerangka peralihan dari kedaulatan klasik ke kedaulatan internasional liberal, sesuatu yang David Held sebut sebagai rezim kedaulatan kedua.[1]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ James, Paul; Soguk, Nevzat (2014). Globalization and Politics, Vol. 1: Global Political and Legal Governance. London: Sage Publications. hlm. xxvi.

Daftar pustaka

Pranala luar

Ide utama
Isu
Global
Lainnya
Teori
Pakar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan