Minggu, 20 September 2026
21:41 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Robert Brenner

Robert P. Brenner (lahir 28 November 1943, New York) adalah dosen sejarah dan direktur Center for Social Theory and Comparative History at UCLA, redaktur jurnal sosialis Against the Current, dan anggota dewan redaksi New Left Review. Bidang penelitiannya adalah sejarah Eropa modern awal; sejarah ekonomi, sosial, dan agama; sejarah agraria, teori sosial/Marxisme; dan Inggris zaman Tudor–Stuart.[1]

Ia memberi sumbangan terhadap perdebatan di kalangan Marxis mengenai "Transisi dari Feodalisme ke Kapitalisme". Ia menekankan bahwa transisi ini disebabkan oleh transformasi produksi pertanian di Eropa, khususnya di pedesaan Inggris, alih-alih kebangkitan perdagangan internasional.[butuh rujukan] Artikelnya yang berjudul "Agrarian class structure and economic development in pre-industrial Europe" (1976) menjadi dasar "tesis Brenner" yang kontroversial.[2] Ia berpendapat bahwa petani kecil memiliki hak properti yang kuat dan insentif yang sedikit sehingga enggan meninggalkan teknologi tradisional atau mencari pasar lain; petani tersebut tidak punya alasan untuk terlibat dalam kapitalisme.

Buku

  • 1993: Merchants and revolution: commercial change, political conflict, and London's overseas traders, 1550–1653 (Princeton, Princeton University Press) ISBN 0-691-05594-7
  • 2002: The boom and the bubble: the US in the world economy (New York, Verso) ISBN 1-85984-636-X
  • 2006: The economics of global turbulence: the advanced capitalist economies from Long Boom to Long Downturn, 1945–2005 (New York, Verso) ISBN 978-1-85984-730-5
  • 2009: Property and progress: the historical origins and social foundations of self-sustaining growth (London, Verso) ISBN 978-1-84467-318-6

Referensi

  1. "Website, UCLA". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-04. Diakses tanggal 2015-11-04.
  2. Brenner, Robert. "Agrarian Class Structure and Economic Development in Pre-industrial Europe". Past and Present 70 (1976), pp. 30–74

Pranala luar

Artikel
Video
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan