| Anjing laut bertelinga | |
|---|---|
| Singa laut australia (Neophoca cinerea) | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Carnivora |
| Klad: | Pinnipedia |
| Klad: | Panotariidae |
| Famili: | Otariidae Gray, 1825 |
| Genus tipe | |
| Otaria Péron, 1816 | |
| Genera | |
|
Arctocephalus | |
Anjing laut bertelinga atau otariid, merujuk kepada semua anggota famili mamalia laut Otariidae, yang merupakan salah satu dari tiga pengelompokan anjing laut. Mereka mencakup 15 spesies hidup dalam tujuh genera (satu spesies lainnya punah pada 1950-an) dan umum diketahui sebagai anjing laut bulu atau singa laut. Mereka berbeda dengan anjing laut sejati (Phocidae) dan walrus (Odobenidae). Otariid beradaptasi untuk gaya hidup semiakuatik, mencari makan dan bermigrasi di air, tetapi kawin dan beristirahan di darat atau di es. Mereka hidup di perairan khatulistiwa, iklim sedang atau subkutub di seluruh Laut Selatan dan Samudra Pasifik, beserta juga di Samudra Hindia selatan dan Samudra Atlantik. Mereka jelas tidak dapat ditemukan di Atlantik utara.
Nama "otariid" berasal dari kata bahasa Yunani otarion yang berarti "telinga kecil",[2] merujuk kepada daun telinga mereka yang kecil, membedekannya dari pinniped phocid.
Referensi
- ↑ Boessenecker, R. W.; Churchill, M. (2015). "The oldest known fur seal". Biology Letters. 11 (2) 20140835. doi:10.1098/rsbl.2014.0835. PMC 4360102. PMID 25672999.
- ↑ "Otary, n., etymology of" The Oxford English Dictionary. 2nd ed. 1989. OED Online. Oxford University Press. http://dictionary.oed.com/ Diarsipkan 2006-06-25 di Wayback Machine. Accessed November 2007
| Otariidae |
|
|---|---|
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |