Selasa, 22 September 2026
01:04 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Kabupaten Merangin

Kabupaten Merangin

kabupaten di Provinsi Jambi

Kabupaten Merangin
Transkripsi bahasa daerah
  Abjad Jawiمرڠين
Danau Pauh berlatar Gunung Masurai
Lambang resmi Kabupaten Merangin
Lambang
Motto: 
Tali undang tambang teliti
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kabupaten_Merangin&revid=29839215&groups=_1e8c206ba680cebf3f0c9cd33342f71116b70dda&parser=parsoid
Peta Kabupaten Merangin
Kabupaten Merangin di Sumatra
Kabupaten Merangin
Kabupaten Merangin
Peta Kabupaten Merangin
Tampilkan peta Sumatra
Kabupaten Merangin di Indonesia
Kabupaten Merangin
Kabupaten Merangin
Kabupaten Merangin (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 2°04′09″S 102°07′58″E / 2.0692°S 102.1328°E / -2.0692; 102.1328
Negara Indonesia
ProvinsiJambi
Dasar hukumKeputusan Gubernur Militer Sumatera Selatan Nomor 252/1949 dan Peraturan Daerah Kabupaten Merangin Nomor 04 Tahun 2016
Hari jadi22 Desember 1949
Ibu kotaBangko
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 24
  • Kelurahan: 10
  • Desa: 205
Pemerintahan
  BupatiM. Syukur
  Wakil BupatiAbdul Khafidh
  Sekretaris DaerahFajarman
Luas
  Total7.668,61 km2 (2,960,87 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2024)[2]
  Total397.461
  Kepadatan52/km2 (130/sq mi)
Demografi
  Agama
  BahasaIndonesia (resmi), Melayu Jambi (dominan), Kerinci, Jawa, Minangkabau
  IPMKenaikan 71,81 (2023)
tinggi[3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
1502 Suntingan nilai di Wikidata
Pelat kendaraanBH xxxx F*/P*/X*
Kode Kemendagri15.02 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp 758.852.555.000,- (2020)
Fauna resmiKuau
Situs webwww.meranginkab.go.id

Kabupaten Merangin adalah kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia. Kabupaten ini merupakan kabupaten terluas di provinsi Jambi, dengan luas wilayah 7.668,61 km² yang terbagi menjadi 24 kecamatan. Kabupaten yang beribukota di kecamatan Bangko ini, juga termasuk salah satu kabupaten tertua di provinsi Jambi setelah kabupaten Batanghari. Jumlah penduduk Merangin pada akhir tahun 2024 sebanyak 397.461 jiwa.[2]

Sejarah

Berdasarkan Keputusan Sidang Komite Nasional Indonesia (K.N.I) Sumatra di Bukit Tinggi pada tahun 1946 ditetapkan bahwa Pulau Sumatra dibagi menjadi tiga sub Provinsi, yaitu:[4]

  1. Sub Provinsi Sumatera Utara,
  2. Sub Provinsi Sumatera Tengah, dan
  3. Sub Provinsi Sumatera Selatan.

Kemudian dengan Undang-undang Nomor 10 tahun 1946, sub provinsi tersebut ditetapkan menjadi provinsi, di mana daerah Keresidenan Jambi yang terdiri dari beberapa kewedanaan, di antaranya adalah kewedanaan Bangko, Kewedanaan sarolangun, kewedanaan muara bungo dan kewedanaan Tebo tergabung dalam Provinsi Sumatra Tengah.[5]

Berdasarkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten di Provinsi Sumatera Tengah, terbentuklah Kabupaten Merangin yang terdiri dari kewedanan Bangko, Sarolangun, Bungo dan Tebo dengan Ibukota Muaro Bungo, tetapi secara efektif aktivitas pemerintah Daerah Otonom Pemerintah Kabupaten Merangin berada di Bangko, dan setelah pemberontakan PRRI 1958 kantor Bupati Merangin yang berada di Bangko di bumi hanguskan oleh PRRI, maka aktivitas Pemerintahan di pindahkan ke Muara Bungo.

Dengan Undang-Undang Darurat Nomor 19 tahun 1957 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat I Sumatera Barat, Jambi dan Riau. Daerah Tingkat I Jambi yang terdiri dari:

  • Kabupaten Batanghari
  • Kabupaten Merangin
  • Termasuk wilayah Kecamatan-kecamatan Kerinci Hulu, Kerinci Tengah dan Kerinci hilir serta Kotapraja Jambi.

Selanjutnya atas aspirasi masyarakat di wilayah eks Kewedanaan Bangko, Sarolangun dan Tebo yang menginginkan Kabupaten Merangin di pecah menjadi dua Kabupaten, maka berdasarkan Undang-undang No. 7 tahun 1965 tentang pembentukan Daerah Tingkat II Sarolangun Bangko dan Daerah TIngkat II Tanjung Jabung, dengan UU ini maka Bangko ditetapkan menjadi Ibukota Kabupaten Sarolangun Bangko, dengan Kantor Bupati berada di Ujung Tanjung Muara Masumai Bangko. Selanjutnya Pada Tahun 1980an dibangunlah pusat pemerintahan di jalan Jenderal Sudirman Km2, dan kantor Bupati juga di pindahkan ke pusat perkantoran tersebut, sedangkan kantor lama menjadi Kantor Dinas Pendapatan Daerah Tingkat II Sarolangun Bangko.

Berikutnya dilakukan pemekaran wilayah Daerah Tingkat II Sarolangun Bangko berdasarkan dengan Undang-undang No. 54 tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, berdasarkan Undang-undang Nomor 54 Tahun 1999 tersebut terbentuk Kabupaten Sarolangun dengan Ibukota Sarolangun, dan Kabupaten Sarolangun Bangko di ubah namanya menjadi Kabupaten Merangin dengan Ibukota Bangko.

Zaman Kerajaan

Kabupaten Merangin sebelum penjajahan Belanda merupakan suatu wilayah yang subur, berada didataran tinggi Jambi dan sebagian berada pada dataran rendah yang dialiri oleh beberapa sungai yakni Batang Tembesi, Batang Merangin, Batang Tabir dan banyak lagi sungai-sungai kecil. Daerah ini sebelum penjajahan Kolonial Hindia Belanda merupakan pendukung Kerajaan Melayu Jambi tetapi mempunyai pemerintahan sendiri di bawah tiga depati, yakni Depati Setiyo Nyato berkedudukan di Tanah Renah Sungai Manau, Depati Setiyo Rajo Berada di Lubuk Gaung dan Depati Setiyo Beti berada di Nalo Tantan, ditambah dengan Pemuncak Pulau Rengas, Pembarap, Pamenang serta Serampas Sungai Tenang.

Kekuasaan ketiga depati ini lebih dikenal dengan Depati Tigo dibaruh (bawah) yang merupakan satu kesatuan dari kekuasaan (kerajaan) Pucuk Jambi yang dikenal dengan Depati Tujuh Helai Kain yakni empat di atas di Kerinci adalah Depati Muara Langkap, Depati Hatur Bumi, Depati Biangsari dan Depati Rencong Talang dan Tigo dibaruh di Bangko. Wilayah Pucuk Jambi ini mendapat pengaruh Pagaruyung/ Minangkabau yang dapat dibuktikan bahwa Adat istiadat dan hukum adatnya ada kesamaan yang mendasar dari Hukum Adat Minangkabau.

Zaman Penjajahan Belanda

250px-Huis_van_de_assistent-resident_in_Bangko%2C_NG-2008-13-18.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rumah Asisten Residen di Bangko (1907)

Zaman penjajahan Belanda yang dimulai pada saat Sultan Thaha Syaifuddin gugur Tahun 1906, semenjak itu Pemerintahan Kolonial Belanda menggunakan pemerintahan lokal untuk menjalankan kekuasaannya, Pemerintahan Hindia Belanda membentuk dan membagi wilayah Kewedanaan Bangko dalam beberapa Marga, Penetapan Marga-Marga tersebut dimulai pada tahun 1916 dengan membagi Wilayah kewedanaan Bangko dalam 14 Marga, dan setiap Marga diperintah oleh Pasirah selaku Kepala Marga, secara Administratif Pemerintah Hindia Belanda menetapkan Wilayah Merangin merupakan Subdivisi Bangko di bawah Devisi Jambi yang masuk Ke dalam Keresidenan Palembang dan terakhir ketika dibentuk Keresidenan Jambi, Pemerintah Hindia Belanda menjadikan Wilayah Kewedanaan Bangko menjadi Bagian dari Keresidenan Jambi.

Zaman Pada Awal Kemerdekaan

Pada awal kemerdekaan Jambi masih terdiri dari beberapa kewedanaan yaitu Kewedanaan Jambi, Kewedanaan Muara Tembesi, Kewedanaan Sarolangun dan Kewedanaan Bangko, Kewedanaan Muara Bungo dan Kewedanaan Muara Tebo. Selanjutnya dengan dibentuknya beberapa daerah Otonom di Provinsi Sumatra Tengah, maka Keresidenan Jambi di bagi atas dua Kabupaten yakni Kabupaten Merangin dan Kabupaten Batanghari.

Pada saat terjadinya agresi Belanda I dan agresi Belanda II, Pemerintahan Kewedanaan Jambi berada dalam Wilayah Gubernur Militer Sumatera Selatan dan dengan Keputusan Gubernur Militer Sumatera Selatan Nomor 252/1949 tanggal 22 Desember 1949 ditetapkanlah Muhammad Kamil sebagai Bupati Kepala Pemerintahan Bangko di Bangko.

Namun oleh karena Kewedanaan Bangko merupakan bagian dari Pemerintah Sumatra Tengah, dan ketika Belanda melakukan penyerahan kedaulatan kepada Republik Indonesia maka Menteri Dalam Negeri menetapkan Muhammad Kamil sebagai Bupati Merangin terhitung Sejak tanggal 1 Januari 1950 dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 32/30/1952.

Keadaan Geografis

250px-Kota_bko.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu sudut ibukota Kabupaten Merangin

Letak Geografis

Kabupaten Merangin merupakan salah satu kabupaten dari 11 (sebelas) kabupaten/kota yang berada di Provinsi Jambi. Wilayah Kabupaten Merangin berada di bagian barat Provinsi Jambi dan secara geografis terletak antara 101, 32, 11–102, 50, 00 bujur timur dan 1, 28, 23–1, 52, 00 bujur selatan. Kabupaten Merangin memiliki luas wilayah7.679 km2 atau 745,130 Ha yang terdiri dari 4.607 km2 berupa dataran rendah dan 3.027 km2 berupa dataran tinggi, dengan ketinggian berkisar 46-1.206 m dari permukaan air laut dengan batas wilayah meliputi:

Utara Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo
Timur Kabupaten Sarolangun
Selatan Kabupaten Lebong (Provinsi Bengkulu)
Barat Kabupaten Kerinci

Topografi

250px-Mt_Masurai_%28201293087%29.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Desa di kaki Gunung Masurai

Kondisi topografis wilayah Kabupaten Merangin secara umum dibagi dalam 3 (tiga) bagian, yaitu dataran rendah, dataran sedang dan dataran tinggi. Ketinggian berkisar antara 10-1.206 m dpl dengan bentang alam rata-rata bergelombang. Pada dataran rendah terletak pada ketinggian 0–100 m dpl dengan luasan 42.77 persen luas kabupaten. Wilayah dataran sedang yang terletak antara 100–500 m dpl seluas 32.53 persen luas kabupaten, sedangkan dataran tinggi yang terletak lebih dari 500 m dpl seluas 14.5 persen dari luas Kabupaten Merangin meliputi Kecamatan Jangkat, Muara Siau, Lembah Masurai, Sungai Manau dan sebagian Tabir Ulu. Dataran rendah meliputi Kecamatan Bangko, Pamenang, Tabir, Tabir Selatan dan sebagaian Tabir Ulu.[6]

Pemerintahan

Bupati dan Wakil

Artikel utama: Daftar Bupati Merangin

Bupati Merangin adalah pemimpin tertinggi di lingkungan pemerintah Kabupaten Merangin. Bupati Merangin bertanggung jawab kepada Gubernur Jambi. Saat ini, bupati atau kepala daerah yang menjabat di Kabupaten Merangin ialah Mashuri. Sebelum menjadi bupati, Mashuri adalah Wakil Bupati Merangin bersama Al Haris sebagai bupati, periode 2018-2023. Namun, Al Haris maju dalam Pemilihan umum Gubernur Jambi 2020 dan memenangkan pemilihan tersebut. Sehingga, Mashuri menjadi bupati selanjutnya menggantikan Al Haris.[7] Mashuri dilantik menjadi bupati oleh gubernur Jambi Al Haris, pada tanggal 28 Agustus 2021 di kantor Bupati Merangin, untuk sisa masa jabatan hingga 2023.[8] Setelah masa tugas selesai, saat ini posisi penjabat bupati diberikan kepada Mukti Said, sejak 22 September 2023.

No Bupati Mulai Menjabat Selesai Menjabat Ket. Wakil Bupati
* 120px-Pj_Bupati_Merangin_Mukti_Said.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail H.
Mukti Said
S.E., M.E.
22 September 2023 Petahana * Penjabat Bupati Lowong

Pembagian wilayah administrasi

Kabupaten Merangin memiliki 24 kecamatan, 10 kelurahan dan 205 desa (dari total 141 kecamatan, 163 kelurahan dan 1.399 desa di seluruh Jambi). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya sebesar 333.669 jiwa dengan luas wilayahnya 7.679,00 km² dan sebaran penduduk 43 jiwa/km².

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Merangin, adalah sebagai berikut:

KemendagriKecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
StatusDaftar
Desa/Kelurahan
15.02.02 Bangko 44Desa
Kelurahan
15.02.10 Bangko Barat 6Desa
15.02.12 Batang Masumai 10Desa
15.02.01 Jangkat 11Desa
15.02.18 Jangkat Timur 14Desa
15.02.09 Lembah Masurai 15Desa
15.02.21 Margo Tabir 6Desa
15.02.03 Muara Siau 17Desa
15.02.11 Nalo Tatan 7Desa
15.02.06 Pamenang 113Desa
Kelurahan
15.02.13 Pamenang Barat 8Desa
15.02.20 Pamenang Selatan 4Desa
15.02.17 Pangkalan Jambu 8Desa
15.02.16 Renah Pembarap 12Desa
15.02.19 Renah Pamenang 4Desa
15.02.04 Sungai Manau 10Desa
15.02.05 Tabir 56Desa
Kelurahan
15.02.23 Tabir Barat 14Desa
15.02.14 Tabir Ilir 7Desa
15.02.22 Tabir Lintas 5Desa
15.02.08 Tabir Selatan 8Desa
15.02.15 Tabir Timur 4Desa
15.02.07 Tabir Ulu 6Desa
15.02.24 Tiang Pumpung 6Desa
TOTAL10205

Demografi

Suku bangsa

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dalam Sensus Penduduk Indonesia tahun 2000, sebagian besar penduduk kabupaten Merangin berasal dari suku Melayu (Melayu Jambi, Batin, Penghulu) dan Jawa.[9] Sementara suku lainnya, berasal dari suku Minangkabau, Sunda, Batak, dan suku lainnya seperti: Tionghoa, Suku Anak Dalam/ Kubu, dan Kerinci.[9] Suku Melayu sudah termasuk semua sub-suku Melayu Jambi yakni: Batin & Penghulu.

Berikut adalah banyaknya penduduk Kabupaten Merangin berdasarkan suku bangsa:

No Suku Jumlah
(2000)
%
1 Melayu 144.826 56,97%
2 Jawa 80.709 31,75%
3 Minangkabau 12.478 4,91%
4 Batak 6.671 2,62%
5 Sunda 5.110 2,01%
6 Suku lainnya 4.409 1,74%
Kabupaten Merangin 254.203 100%

Kesehatan

Rumah Sakit

250px-RSUD_Bko.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
RSUD Kolonel Abundjani Bangko

Saat ini terdapat 5 rumah sakit di Kabupaten Merangin :

  • RSUD Kolonel Abundjani Bangko
  • RS DKT Bangko
  • RS Raudhah
  • RS Andimas
  • RS Merangin Medical Centre (MMC)

Transportasi

Darat

250px-Jembatan_layang_bko.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jembatan Layang Kota Bangko di Jalan Lintas Sumatra

Untuk jalur darat terdapat beberapa travel yang melayani Bangko ke kota-kota seperti:

dan tujuan-tujuan lain Sedangkan untuk menggunakan bus dapat ditempuh dengan menggunakan jasa bus di Terminal Type A Pulau Tujuh di Jalan Lintas Sumatra.

Pendidikan

250px-STKIP_YPM_Bko.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Universitas Merangin

Saat ini terdapat beberapa sekolah negeri maupun swasta, dan perguruan tinggi di Kabupaten Merangin.

Pendidikan formal SD atau MI negeri dan swasta SMP atau MTs negeri dan swasta SMA atau MA negeri dan swasta SMK negeri dan swasta Perguruan tinggi
Jumlah satuan 354 132 48 20 5
Data sekolah di Kabupaten Merangin
Sumber:[10]

Terdapat beberapa sekolah tinggi di Kabupaten Merangin, yaitu:

Ekonomi

Komoditas unggulan Kabupaten Merangin yaitu disektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan jasa. Sektor pertanian komoditas unggulannya adalah padi, jagung, cabai, dan kentang. Sub sektor perkebunan dengan komoditas Kelapa Sawit, Karet, dan Kopi.[11] Sub sektor perikanan komoditas unggulannya adalah budidaya keramba, dan budidaya kolam. Sub sektor peternakan komoditasnya adalah kambing, dan kerbau. Sub sektor Jasa komoditasnya yaitu wisata alam dan wisata budaya.

Pariwisata

Objek Wisata

250px-Air_terjun_muara_karing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kawasan Geopark Merangin
330px-Large_place_in_the_small_hole.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu sudut bagian dalam Gua Sengayau

Di Kabupaten Merangin terdapat sebuah museum yaitu Museum Geopark Merangin.[12] Fungsi museum ini sebagai pusat informasi mengenai geologi serta tentang flora, fauna dan budaya lokal di Kabupaten Merangin.[13] Museum Geopark Merangin terletak di Kecamatan Bangko.[14] Objek wisata lain di Kabupaten Merangin yaitu:

Wisata alam

250px-Air_Terjun_Kabupaten_Merangin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Air Terjun Sigerincing
250px-Danau_dan_gunung_kab._merangin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Danau Pauh dan Gunung Masurai

Kuliner

Kabupaten Merangin mempunyai beberapa makanan khas, di antaranya :

Kabupaten Merangin juga mempunyai minuman khas yaitu Kopi jangkat

Lihat pula

Referensi

  1. "Kabupaten Merangin Dalam Angka 2020". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-05. Diakses tanggal 23 Mei 2020.
  2. 1 2 3 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 22 September 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020) 2021-2023". www.jambi.bps.go.id. Diakses tanggal 21 Agustus 2024.
  4. "Sejarah". sumutprov.go.id. Diakses tanggal 2025-05-17.
  5. "Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Merangin - Sejarah Singkat". www.meranginkab.go.id. Diakses tanggal 2025-05-17.
  6. Gambaran Umum Kabupaten Merangin Diarsipkan 2020-09-22 di Wayback Machine. meranginkab Diakses 19 September 2020.
  7. "profil Bupati dan Wakil Bupati Merangin". meranginkab.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-01-18. Diakses tanggal 18 Januari 2022.
  8. Sijabat, Darwin (28 Agustus 2021). "Mashuri Resmi Jabat Bupati Merangin Periode 2018-2023". Tribunnews.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-01-18. Diakses tanggal 18 Januari 2022.
  9. 1 2 "Penduduk Menurut Administrasi dan Suku Bangsa". jambi.bps.go.id. (2000). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-11-28. Diakses tanggal 16 Juni 2022.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  10. Jumlah Data Sekolah Kabupaten Merangin Diarsipkan 2021-09-11 di Wayback Machine. di referensi.data.kemdikbud.go.id Diakses 12 September 2021
  11. Data Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Merangin Diarsipkan 2020-09-22 di Wayback Machine. meranginkab Diakses 19 September 2020.
  12. Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 120. ISBN 978-979-8250-66-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  13. Pasla, Bambang Niko (11 November 2024). "Geopark Merangin: Situs Prasejarah dan Destinasi Wisata". Pemerintah Provinsi Jambi. Diakses tanggal 4 Juni 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. "Daftar Museum Kebudyaan per Kec. Bangko". Data Referensi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 2025. Diakses tanggal 4 Juni 2025.
  15. Profil Wisata Merangin Diarsipkan 2020-09-23 di Wayback Machine. meranginkab Diakses 12 September 2020

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan