Senin, 26 Oktober 2026
14:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Kopi jangkat

Kopi jangkat

variasi jenis kopi di Indonesia

Bagikan:
250px-Perkebunan_Kopi_Jangkat_Merangin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkebunan Kopi Robusta Merangin di kawasan Pegunungan Bukit Barisan, Kabupaten Merangin

Kopi jangkat atau Kopi robusta merangin merupakan varietas kopi robusta yang menjadi salah satu komoditas unggulan dari daerah dataran tinggi kabupaten Merangin, provinsi Jambi.[1] Kopi ini dianugerahi sebagai kopi robusta terbaik tingkat nasional dalam kompetisi pengolahan full wash, pada event specialty coffe association of Indonesia (SCAI) Expo 2018, di hotel grand inna Bali.[2] Pada tahun berikutnya, di kompetisi pengolahan honey, event SCAI 2019, di ibis hotel Bandung, kopi jangkat kembali meraih penghargaan sebagai kopi robusta terbaik tingkat nasional.[3]

Salah satu varian kopi unggulan di provinsi Jambi ini telah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG) Sumatera-Merangin dengan nama Kopi Robusta Merangin, yang dikeluarkan oleh Kemenkumham RI. Sertifikat tersebut diterbitkan oleh Kemenkumham RI pada 20 Desember 2020, dan sekaligus sebagai bentuk pengakuan atas eksistensi dan spesifikasi kopi khas yang diproduksi di Merangin.[4][5][6][7][8]

lossy-page1-250px-Inheemse_koffiecultuur_in_het_dal_van_de_Batang_Merangin_bij_Bangko%2C_KITLV_18564.tiff.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkebunan kopi Merangin sekitar tahun 1915

Latar Belakang

Perkebunan kopi yang telah ada semenjak zaman belanda ini tumbuh subur di kaki Gunung Masurai didataran tinggi kabupaten Merangin yang tersebar di kecamatan Jangkat, Jangkat Timur, dan Lembah Masurai. Perkebunan kopi robusta yang memiliki luas lahan kurang lebih 11.066 hektar ini[9] ditanam diketinggian 1000 Mdpl yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Promosi dan Pengembangan

Pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Merangin mengenalkan Kopi jangkat, sebagai salah satu produk unggulan di Smesco Jambi Tuntas Festival.[10] Kemudian pada tahun 2020 Bank Indonesia (BI) perwakilan Provinsi Jambi memberikan bantuan program sosial untuk mengenalkan dan mengembangkan klaster kopi robusta Jangkat ditingkat internasional. Petani tidak lagi menjual kopi dalam bentuk bahan mentah, tapi sudah menjadi kopi yang siap di ekspor.[11] Bantuan yang diserahkan Bank Indonesia (BI) perwakilan Provinsi Jambi tersebut yaitu berupa rumah jemur kopi (dome), mesin pengupas kopi (pulper), mesin penepung kopi (grinder), dan mesin generator (genset).[12]

Referensi

  1. ↑ Pembinanaan UMKM Kopi pom.go.id 10 Februari 2020
  2. ↑ Kopi Jangkat Raih Penghargaan Tingkat Nasional Pada metrojambi 28 Oktober 2018. Diakses 18 September 2020
  3. ↑ Kopi Jangkat Bikin Bangga Lagi Diarsipkan 2019-11-03 di Wayback Machine Pada dinamikajambi 2 November 2019.
  4. ↑ Kopi Robusta Merangin kantongi Sertifikat Indikasi Geografis Pada antaranews.com 19 Mei 2021
  5. ↑ Catut Kopi Robusta Merangin Bisa Dituntut Rp 2 M Pada meranginkab 21 Mei 2021
  6. ↑ Kopi Robusta Merangin Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis Pada bisnis.com 19 Mei 2021
  7. ↑ Kabar Baik, Kopi Robusta Merangin Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis Pada deskjabar 19 Mei 2021
  8. ↑ Bupati : Kopi Robusta Merangin Telah Miliki IG Pada halojambi 19 Mei 2021
  9. ↑ Upaya Kopi Merangin tak di Klaim Pada kajanglako 13 Februari 2020.
  10. ↑ Bupati Merangin Kenalkan Kopi Jangkat di Festival kumparan 9 Desember 2019.
  11. ↑ Bank Indonesia Kembangkan Klaster Kopi Robusta Jangkat meranginkab 5 Agustus 2020.
  12. ↑ Kopi Jangkat dapat bantuan dari Bank BI Pada detik 5 Agustus 2020.

Pranala luar

Spesies
Sejarah
Kopi Seasal
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Bali Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku dan Papua
Olahan khusus
Racikan
Kedai
Rumah sangrai
Barista
Sosial Budaya
Seni dan Sastra
Perusahaan
Acara
Serbaneka
Ikon rintisan

Artikel bertopik kopi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan