Jumat, 23 Oktober 2026
19:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Berontoseno

Berontoseno

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
Topik artikel ini mungkin tidak memenuhi kriteria kelayakan umum. Harap penuhi kelayakan artikel dengan: menyertakan sumber-sumber tepercaya yang independen terhadap subjek dan sebaiknya hindari sumber-sumber trivial. Jika tidak dipenuhi, artikel ini harus digabungkan, dialihkan ke cakupan yang lebih luas, atau dihapus.
Cari sumber: "Berontoseno" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(September 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Untuk Berontoseno sebagai tokoh pewayangan, lihat Bima (Mahabharata).
250px-Berontoseno_Arabica_Coffee_250gr_in_Multiscript.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kopi bubuk Berontoseno

Berontoseno adalah salah satu merek dan perusahaan kopi lokal asal Kediri, Jawa Timur. Perusahaan kopi bubuk Berontoseno telah berdiri sejak 1956. Walau pada mulanya hanya menjual kopi bubuk murni saja, Berontoseno kemudian juga menjual banyak ragam lain, di antaranya kopi botol, kopi gelas dan kue kopi.[1] Berontoseno juga membuka kafe yang dinamakan De' Brontos di beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Surabaya.[2] Kopi Berontoseno termasuk salah satu pelopor merek kopi di Indonesia. Merek ini juga tergolong salah satu perusahaan kopi yang turut meramaikan kopi gelombang pertama di Indonesia, bersama Kapal Api dan Kupu-Kupu Bola Dunia.[3]

Para seniman cethe khususnya di Tulungagung dan Kediri sangat akrab dengan kopi Berontoseno. Seusai diminum, ampas kopinya berfungsi sebagai tinta untuk dilukiskan ke sebatang rokok. Kehalusan ampas kopinya mempermudah seniman cethe dalam menggoreskan gambar menggunakan alat berupa sendok kecil atau tusuk gigi.[4] Laman resmi situs kopi Berontoseno pun memberikan tutorial terkait pembuatan cethe menggunakan ampas kopi.[5]

Kopi yang diproduksi Brontoseno adalah house-blend kopi robusta.[6] Kopi Berontoseno juga menjadi salah satu pilihan oleh-oleh khas Kediri.[7]

Catatan kaki

  1. ↑ "Kopi Murni | Kopi Berontoseno". www.kopiberontoseno.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-31. Diakses tanggal 2019-07-31.
  2. ↑ "De'Brontos Coffee | Berontoseno" (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-13. Diakses tanggal 2019-07-31.
  3. ↑ advertorial. "Mengenal Lebih Dalam Fase Third Wave Coffee". detiknews. Diakses tanggal 2019-07-31.
  4. ↑ toniwahid (2011-08-11). "Berontoseno". Cikopi (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-07-31.
  5. ↑ "FAQ - Kopi Murni | Kopi Berontoseno". www.kopiberontoseno.com. Diakses tanggal 2019-07-31.
  6. ↑ Intarto, Joko; Komunika, PT Menara Media (2019-01-02). ""Berontoseno" Zaman Digital". Menara62. Diakses tanggal 2019-07-31.[pranala nonaktif permanen]
  7. ↑ "9+ Oleh Oleh Khas Kediri Yang Wajib Dibeli Wisatawan!!". Popmuda.ID. 2019-05-23. Diakses tanggal 2019-07-31.[pranala nonaktif permanen]
Spesies
Sejarah
Kopi Seasal
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Bali Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku dan Papua
Olahan khusus
Racikan
Kedai
Rumah sangrai
Barista
Sosial Budaya
Seni dan Sastra
Perusahaan
Acara
Serbaneka
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan