Minggu, 04 Oktober 2026
03:05 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Batu Larung

Batu Larung

Bagikan:
lossy-page1-330px-Steen_%28batoe_lahong%29_in_het_stroomgebied_van_de_Mesoemai_in_Djambi%2C_KITLV_154717.tiff.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penemuan Batu Larung sekitar tahun 1933.

Batu Silindrik atau dikenal dengan Batu Larung merupakan situs megalitikum zaman batu atau purba yang terletak di desa Dusun Tuo, kecamatan Lembah Masurai. Batu ini salah satu dari peninggalan megalitik yang tersebar diwilayah kabupaten Merangin, Jambi. Batu Larung berbentuk bulat panjang yang berukuran 3,45 x 0,94 meter dan terdapat relief berbentuk manusia.[1][2]

Sejarah

Situs megalitikum banyak ditemukan di wilayah Luhak 16. Batu tersebut diduga kuat dulunya digunakan untuk kegiatan keagamaan warga setempat, sekitar ribuan tahun lalu.

Kini batu tersebut dijadikan objek penelitian oleh para ilmuwan dari berbagi disiplin ilmu, baik gemologi, antropologi maupun sejarah. Untuk datang ke tempat bersejarah ini.

Lokasi

Lokasi Batu Larung dari Kota Bangko ibukota Kabupaten Merangin berjarak sekira 60 kilometer, atau sekira 1,5 jam perjalanan menggunakan kendaraan. Batu silindrik berbentuk bulat panjang ini berada di puncak Bukit Lematang dan orientasinya menghadap ke puncak Gunung Nilo dingin.

Tidak jauh dari Batu Larung Desa Dusun Tuo, sekira 5 kilometer terdapat Batu Larung Nilo Dingin. Batu Larung lainnya dapat ditemukan lagi dengan perjalananan darat dari Bangko sekira 4-6 jam, tepatnya di Desa Tanjung Kasri, Lubuk Mentilin, dan Renah Kemumu.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Batu larung di kebudayaan.kemdikbud.go.id 3 Februari 2017
  2. ↑ Situs Megalitikum Bukti Peradaban Merangin Ribuan Tahun Silam Pada okezone.com 28 Desember 2015
  3. ↑ Situs Batu Silindrik Pratintuo atau Batu Larung di Bukit Lematang Pada indephedia.com Diakses 14 Oktober 2021
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan