Minggu, 01 November 2026
09:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Barion

Barion

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Baryonyx atau Smart Protector Bardion.
Model Standar fisika partikel
250px-Standard_Model_of_Elementary_Particles-id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Barion (bahasa Inggris:baryon) adalah partikel subatom komposit yang terdiri dari dari kuark valensi yang berjumlah ganjil, umumnya tiga kuark[1] (yang berbeda dari meson, yang terdiri dari satu kuark dan satu antikuark). Barion dan meson termasuk dalam keluarga partikel hadron, yang merupakan partikel berbasis kuark. Nama "barion" yang diperkenalkan oleh bapak Abraham Pais,[2] berasal dari kata Yunani untuk "berat" (βαρύς, barys), karena, pada saat penamaannya, kebanyakan partikel dasar yang dikenal memiliki massa lebih rendah dari barion.

Sebagai partikel berbasis kuark, barion berpartisipasi dalam interaksi kuat, sedangkan lepton, yang tidak berbasis kuark, tidak. Barion yang paling akrab adalah proton dan neutron, di mana keduanya mengandung tiga kuark, karena alasan inilah mereka sering disebut trikuark. Partikel ini membentuk sebagian besar massa materi yang terlihat di alam semesta. Elektron (komponen utama lainnya dari atom) adalah lepton; lepton tidak berinteraksi dengan interaksi kuat. Barion eksotik mengandung lima kuark, disebut pentaquark, juga telah ditemukan dan diteliti.

Setiap barion memiliki antipartikel yang sesuai (antibarion) di mana kuark digantikan oleh antikuark yang sesuai. Sebagai contoh, proton terbuat dari dua kuark naik dan satu kuark turun; dan antipartikel yang sesuai, antiproton, terbuat dari dua antikuark naik dan satu antikuark turun.

Zat barionik

Zat-zat yang terdiri dari barion disebut zat barionik. Hampir seluruh benda yang ditemui sehari-hari, dan segala hal yang terdiri dari atom termasuk zat barionik. Barion menjadikan zat-zat barionik mempunyai massa. (Materi) Zat Non-barionik sesuai dengan namanya, adalah zat yang tidak mempunyai penyusun utama berupa Barion. Zat ini diantaranya adalah neutrino, elektron bebas, materi gelap, Zat tersupersimetri, Axion, serta lubang hitam.

Kehadiran barion sangat diperlukan dalam pembahasan kosmologi karena itu bersangkutan dengan Big Bang yang menghasilkan suatu peristiwa di mana jumlah barion sama dengan jumlah antibarion. Proses di mana barion berhasil mengalahkan jumlah antipartikelnya disebut baryogenesis.[3]

Catatan

  1. ↑ Gell-Man, M. (1964). "A schematic model of baryons and mesons". Physics Letters. 8 (3): 214–215. Bibcode:1964PhL.....8..214G. doi:10.1016/S0031-9163(64)92001-3.
  2. ↑ Nakano, Tadao; Nishijima, Kazuhiko (November 1953). "Charge Independence for V-particles". Progress of Theoretical Physics. 10 (5): 581–582. Bibcode:1953PThPh..10..581N. doi:10.1143/PTP.10.581. The 'baryon' is the collective name for the members of the nucleon family. This name is due to Pais. See ref. (6).{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Baryon". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2025-01-07.

Referensi

Pranala luar

Dasar
Fermion
Kuark
Lepton
Boson
Gauge
Skalar
Medan hantu
Hipotetis
Superpartner
Gaugino
Lainnya
Lainnya
Komposit
Hadron
Barion / Hiperon
Meson / Kuarkonia
Lainnya
Bayangan
Hadron eksotik
Barion eksotik
Meson eksotik
Lainnya
Kuasipartikel
Daftar
Topik terkait
Buku Wikipedia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan