Senin, 28 September 2026
07:23 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Abraham Pais

Abraham Pais

Abraham Pais
Abraham_Pais.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir(1904-08-18)18 Agustus 1904
Meninggal22 Oktober 2003(2003-10-22) (umur 99)
Benteng Belvoir, Fairfax County, Virginia
AlmamaterUniversity of California
Dikenal karenaSejarah fisika
The Genius of Science: A Portrait Gallery
Karier ilmiah
BidangFisika teoretis
Robert Oppenheimer

Abraham Pais adalah seorang fisikawan teoretis dan sejarawan fisika abad ke-20.

Biografi

Lahir dari pasangan dokter dan perawat pada 18 Agustus 1904 di Butte, Montana. Ia memperoleh gelar Ph.D pertama dalam bidang mekanika kuantum dari University of California di Berkeley di bawah bimbingan Robert Oppenheimer.[1] Pada tahun 1973, ia pensiun dari NASA saat menjabat sebagai kepala ilmuwan di Program Apollo.[1]

Pekerjaan

Abraham Pais bekerja sebagai fisikawan teoretis sekitar 20 tahun. Setelah itu, ia mulai bekerja sebagai sejarawan fisika. Penulisan sejarah fisika oleh Abraham Pais utamanya mengenai para fisikawan yang pernah berinteraksi secara langsung dengannya. Abraham Pais menulis biografi dari para fisikawan teoretis khususnya yang hidup semasa dengannya atau hidup satu masa lebih awal darinya.[2]

Karya tulis

The Genius of Science: A Portrait Gallery

The Genius of Science: A Portrait Gallery membahas tentang karya dan karakter dari 17 fisikawan yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan fisika pada abad ke-20. Ketujuh belas tokoh ini ialah Niels Bohr, Max Born, Paul Dirac, Albert Einstein, Mitchell Feigenbaum, Res Jost, Oskar Klein, Hendrik Kramersjsung Dao Lee and Chen NingYang, Wolfgang Pauli, Isidor Rabi, Robert Serber, John von Neumann, Viktor Weisskopf, Eugene Wigner and George Uhlenbeck.[3]

Referensi

  1. 1 2 Templat:Lien web
  2. ↑ "'Bram' Pais and the Physicists Who Occupied His Time". Physics Today. American Institute of Physics: 61. September 2000.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Cundy, Don (Desember 2001). "The Genius of Science: A Portrait Gallery by Abraham Pais, Oxford University Press, ISBN 0198506147, hbk £26.50" (PDF). CERN Courier: 41.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan