Jumat, 25 September 2026
04:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Gluon

Gluon

Gluon
250px-Feynman_Diagram_Gluon_Radiation.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dalam Diagram Feynman, gluon direpresentasikan sebagai heliks. Diagram ini menggambarkan pemusnahan elektron dan positron.
Komposisi:Partikel dasar
Kelompok:Gauge boson
Interaksi:Interaksi kuat
Simbol:g
Penggagas:Murray Gell-Mann (1962)[1]
Penemu:e+e− → Y(9.46) → 3g: 1978 di DORIS (DESY)oleh PLUTO experiments (lihat diagram 1 dan rekoleksi[2])

and
e+e− → qqg: 1979 at PETRA (DESY) by TASSO, MARK-J, JADE dan PLUTO experimen (lihat diagram 2 dan review[3])

Tipe:8
Massa:0 MeV/c2 (nilai teoretis)[4]
< 0,0002 eV/c2 (batas eksperimental)[5]
Muatan listrik:0 e[4]
Muatan warna:oktet (tipe 8 Kemandirian linear )
Spin:1

Gluon (dari kata bahasa Inggris /ˈɡluːɒnz/ glue yang berarti lem, ditambah dengan akhiran -on) adalah partikel dasar yang bertindak sebagai partikel "exchange" (atau boson gauge) untuk gaya kuat antara quark, sejalan dengan pertukaran foton dalam gaya elektromagnetik antara dua partikel bermuatan.[6] Antipartikel dari gluon adalah gluon yang lain.

Dalam istilah teknis, gluon adalah boson gauge vektor yang menjadi perantara interaksi kuat muatan warna dari kuark dalam kromodinamika kuantum. Tidak seperti foton yang bermuatan netral dalam elektrodinamika kuantum, gluon sendiri memiliki muatan warna, dan karena itu turut ikut serta dalam interaksi kuat selain menjadi perantara. Ini menyebabkan kromodinamika kuantum lebih sulit dianalisis daripada elektrodinamika kuantum.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ M. Gell-Mann (1962). "Symmetries of Baryons and Mesons". Physical Review. 125 (3): 1067–1084. Bibcode:1962PhRv..125.1067G. doi:10.1103/PhysRev.125.1067.
  2. ↑ B.R. Stella and H.-J. Meyer (2011). "Y(9.46 GeV) and the gluon discovery (a critical recollection of PLUTO results)". European Physical Journal H. 36 (2): 203–243. arXiv:1008.1869v3. Bibcode:2011EPJH...36..203S. doi:10.1140/epjh/e2011-10029-3.
  3. ↑ P. Söding (2010). "On the discovery of the gluon". European Physical Journal H. 35 (1): 3–28. Bibcode:2010EPJH...35....3S. doi:10.1140/epjh/e2010-00002-5.
  4. 1 2 W.-M. Yao; et al. (2006). "Review of Particle Physics" (PDF). Journal of Physics G. 33: 1. arXiv:astro-ph/0601168. Bibcode:2006JPhG...33....1Y. doi:10.1088/0954-3899/33/1/001. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2017-02-22. Diakses tanggal 2014-06-12. {{cite journal}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |author=
  5. ↑ F. Yndurain (1995). "Limits on the mass of the gluon". Physics Letters B. 345 (4): 524. Bibcode:1995PhLB..345..524Y. doi:10.1016/0370-2693(94)01677-5.
  6. ↑ C.R. Nave. "The Color Force". HyperPhysics. Georgia State University, Department of Physics. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2007-08-20. Diakses tanggal 2012-04-02.

Pranala luar

Dasar
Fermion
Kuark
Lepton
Boson
Gauge
Skalar
Medan hantu
Hipotetis
Superpartner
Gaugino
Lainnya
Lainnya
Komposit
Hadron
Barion / Hiperon
Meson / Kuarkonia
Lainnya
Bayangan
Hadron eksotik
Barion eksotik
Meson eksotik
Lainnya
Kuasipartikel
Daftar
Topik terkait
Buku Wikipedia
Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan