Minggu, 20 September 2026
19:45 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Marder I

Marder I

penghancur tank buatan Jerman

Marder I
330px-Marder-I-Saumur.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Marder I dipajang di Musée des Blindés di Saumur.
Jenis Penghancur tank
Negara asal Jerman Nazi
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1942–1944
Digunakan oleh Jerman Nazi
Pada perang Perang Dunia II
Sejarah produksi
Tahun 1942
Jumlah produksi 170
Spesifikasi
Berat 8.200 kg (18,078 lb)
Panjang 538 m (1.765 ft 1 in)
Lebar 188 m (616 ft 10 in)
Tinggi 2 m (6 ft 7 in)
Awak 4 hingga 5
Perisai 5–12 mm
Senjata
utama
7.5 cm PaK 40
Jenis Mesin Delahaye 103TT
70 PS (69 hp, 51.5 kW)
Daya kuda/ton 8.4 hp (6.3 kW) / tonne
Daya jelajah 135–150 km (84–93 mi) di jalan raya
Kecepatan 34–38 km/h (21–23 mph) di jalan raya
15–20 km/h (9–12 mph) lintas medan

Marder I "Marten" (Sd.Kfz. 135) adalah penghancur tank Perang Dunia II Jerman, dipersenjatai dengan meriam anti-tank 75 mm PaK 40. Kebanyakan Marder dibuat di atas sasis Tracteur Blindé 37L (Lorraine), pengangkut traktor/lapis baja artileri Prancis yang diperoleh Jerman dengan jumlah lebih dari tiga ratus unit setelah Kejatuhan Prancis pada tahun 1940.

Sejarah

Sejak tahap awal Operasi Barbarossa, Wehrmacht menjadi sadar bahwa kemampuan mereka untuk memerangi tank Soviet tidak memadai. Tank-tank yang lebih ringan saat itu dalam layanan umum, seperti Panzer II dan 38 (t) yang dibuat oleh Ceko tidak memiliki lapis baja yang baik dan tidak memiliki senjata yang memadai untuk menangani tank-tank Soviet yang lebih baru. Selain itu, senjata anti-tank tarik standar Wehrmacht, 37 mm Pak 36, sulit untuk ditempatkan dengan cepat dan tidak memiliki kemampuan untuk menembus lapisan baja berat miring dari tank Soviet yang baru. Yang dibutuhkan adalah senjata anti-tank yang lebih kuat yang lincah. Jerman memiliki senjata semacam itu seperti 75 mm PaK 40. Jerman juga telah memiliki sejumlah besar meriam lapangan divisional 76 mm F-22 Model 1936 Soviet yang ditangkap. Jerman memiliki pengalaman dalam mengambil sasis dari tank yang kekurangan daya tembak untuk memberikan mobilitas kepada meriam yang lebih berat. Panzerjäger I adalah contoh seperti itu, di mana kubahnya dibongkar untuk konversi terbuka untuk memberikan ruang yang cukup pada penembak untuk mengoperasikan senjata.

Dengan kejutan bahwa unitnya dikalahkan oleh tank Soviet T-34 dan KV-1, kebutuhan akan tank Jerman yang lebih berat menjadi sangat mendesak. Sebagai solusi sementara, diputuskan untuk menggunakan kendaraan Prancis yang ditangkap seperti Lorraine, dan tank Wehrmacht yang kurang efektif seperti Panzer II dan Panzer 38(t) sebagai basis untuk penghancur tank seadanya. Hasilnya adalah seri Marder, masing-masing terdiri dari Marder I, Marder II, dan Marder III. Kendaraan-kendaraan ini menyediakan mobilitas baik untuk meriam 7,62 cm Pak 36 (r) Soviet yang ditangkap atau dalam versi selanjutnya dengan meriam anti tank Jerman 75 mm PaK 40. Karena berat dan keterbatasan ruang sasis yang kecil, seri Marder tidak sepenuhnya dilapisi perisai. Perlindungan lapis baja tipis atas hanya diberikan untuk bagian depan dan samping terhadap pecahan peluru dan senjata kecil saja. Semua seri Marder memiliki atap terbuka. Beberapa ditutupi dengan sampul kanvas untuk melindungi kru dari cuaca. Seri Marder bukanlah Panzerjäger yang dapat bertukar tembakan dengan tank musuh.

Pengembangan

Marder I dikembangkan pada Mei 1942 oleh Mayor Alfred Becker. Marder I membawa meriam anti tank 75 mm PaK 40 pada sasis Lorraine. Karena meriamnya relatif besar, superstruktur kompartemen awak asli dihilangkan untuk menciptakan ruang yang dibutuhkan untuk mengoperasikan meriam. Hal ini dilakukan di Baustokommando Becker. Meriam itu kemudian dipasang di atas sasis. Alkett, yang bekerja sama dengan Becker, menghasilkan perisai bersudut untuk kompartemen awak.[1] Pelindungnya relatif ringan, dan terbuka dari atas. Perisai itu memberi kru perlindungan dari ledakan dan tembakan senjata ringan, tetapi tidak dimaksudkan untuk menghentikan peluru penembus perisai. Fungsi utama kendaraan ini adalah untuk memberikan mobilitas pada senjata anti-tank. Marder I tidak dimaksudkan sebagai pengganti tank.

Antara Juli dan Agustus 1942, 170 Marder I dibuat di atas sasis Lorraine. Belakangan, beberapa tank Prancis dan Polandia lainnya digunakan sebagai basis konversi untuk Marder I, termasuk Hotchkiss H39 dan FCM 36. Konversi ini juga dilakukan di Baustokommando Becker, meskipun lebih sedikit jumlahnya. Marder awalnya bertugas di divisi infantri di Front Timur dan mencapai keberhasilan yang gemilang. Marder kemudian menjadi komponen penting dari kendaraan tempur lapis baja dari Divisi Panzer ke-21 yang direformasi di Normandia.

Galeri

  • Marder I sedang bersiap untuk diturunkan dari kereta
    Marder I sedang bersiap untuk diturunkan dari kereta
  • Marder I menarik trailer amunisinya
    Marder I menarik trailer amunisinya
  • Marder I dengan pengemudinya terlihat
    Marder I dengan pengemudinya terlihat
  • Pria dari 6th Airborne menyelidiki Marder I yang hancur, pada sasis H-35
    Pria dari 6th Airborne menyelidiki Marder I yang hancur, pada sasis H-35

Lihat pula

  • ZiS-30, kendaraan Soviet dengan meriam antitank 57 mm, merupakan pemasangan meriam antitank pada traktor artileri
  • SU-76, kendaraan Soviet dengan meriam antitank 76 mm

Referensi

  1. Restayn, Jean Kommando Becker. German Military Magazine (in German)(see Pranala luar)

Pranala luar

Kendaraan tempur Jerman pada Perang Dunia II
Tank
Artileri swa-gerak
Meriam serbu
Penghancur tank
Kendaraan setengah roda rantai
Mobil lapis baja
Meriam anti pesawat swagerak
Kendaraan penghancur
Purwarupa
Pengajuan desain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan