Kamis, 05 November 2026
04:42 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Wirbelwind

Wirbelwind

meriam antipesawat swagerak Jerman

Bagikan:
Flakpanzer IV "Wirbelwind"
330px-Wirbelwind%2C_CFB_Borden%2C_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wirbelwind di CFB Borden
Jenis Meriam anti pesawat swagerak
Negara asal Jerman Nazi
Spesifikasi
Berat 22 tonnes (48.501 lbs)
Panjang 5,89 m (19 ft 4 in)
Lebar 2,88 m (9 ft 5 in)
Tinggi 2,76 m (9 ft 1 in)
Awak 5 (komandan/penembak, dua pengokang, pengemmudi, operator radio)
Perisai 10–80 mm (.39–3.14 in)
Senjata
utama
4 × 2 cm Flak 38
Senjata
pelengkap
1 × MG 34 Panzerlauf 7,92 mm
Jenis Mesin 12-cylinder Maybach HL 120 TRM
300 PS (296 hp, 221 kW)
Daya kuda/ton 13,6 PS/tonne
Kapasitas amunisi 3.200 round 2 cm
1.350 round 7,92 mm
Suspensi Leaf spring
Daya jelajah 200 km (124 mi)
Kecepatan 40 km/h (25 mph)

Flakpanzer IV "Wirbelwind" ("Whirlwind" dalam bahasa inggris ("Angin Puyuh") ) adalah sebuah kendaraan bersenjata anti-pesawat buatan Jerman yang dibuat berdasarkan tank Panzer IV. Senjata ini dikembangkan pada tahun 1944 sebagai penerus dari senjata anti-pesawat atas kendaraan Möbelwagen.

Pengembangan senjata anti-pesawat atas kendaraan dalam tubuh Wehrmacht pada Perang Dunia II awalnya kurang diminati. Alasannya karena superioritas udara Luftwaffe di wilayah udara Eropa. Tapi mulai tahun 1943 kekuatan RAF dan USAAC mulai menjadi ancaman serius bagi Jerman. Di sisi lain Luftwaffe mulai kekurangan pilot maupun pesawat untuk menghadapi Angkatan Udara Sekutu.

Pada musim panas tahun 1944, SS-Hauptsturmführer Karl Wilhelm Krause dari Divisi Panzer SS ke-12 Hitlerjugend merancang kendaraan bersenjata anti-pesawat. Senjata baru tersebut berbasis sasis Panzer IV dengan mengganti turet senjatanya dengan Meriam PSU Flak 38. Untuk melindungi kru meriam, dibuatkan turet berbentuk heksagonal yang mampu menahan tembakan senapan mesin. Tapi turet tersebut atapnya terbuka.

SS-Obersturmbannführer Max Wünsche komandan Resimen Panzer SS ke-12, memperlihatkan rancangan tersebut kepada Hitler. Rancangan Flakpanzer baru itu disetujui Hitler dan diberi nama Wirbelwind. Flakpanzer IV Wirbelwind diproduksi di pabrik Ostbau Werke di Sagan, Silesia. 87 sampai 105 Wirbelwind diproduksi antar bulan Mei sampai November 1944.

Wirbelwind pertama kali bertempur di Normandia, Flakpanzer baru ini dijuluki "Keksdose" atau kaleng biskuit karena bentuk turetnya yang unik. Unit Flak dari Divisi Panzer SS ke-12 Hitlerjugend berhasil menembak jatuh 45 pesawat. Tapi karena Wirbelwind dan Flakpanzer lainnya mempunyai jumlah sedikit mereka tidak bisa melindungi unit Panzer yang lain dari serangan udara Sekutu. Masalah lain juga ditemukan di Wirbelwind, senjata utamanya Flak 38. Meskipun mempunyai kecepatan tembakan yang tinggi tapi amunisinya tidak mampu merusak pesawat yang memiliki armor tebal.

Pada bulan-bulan berikutnya, Wirbelwind digantikan oleh Flakpanzer IV Ostwind yang mempunyai persenjataan Flak 43 kaliber 37mm. Meskipun tergantikan, Wirbelwind masih bertugas di beberapa pertempuran. Wirbelwind dilaporkan mampu menghancurkan tank ringan Sekutu dan merupakan mesin pembunuh untuk para infanteri lawan.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Flakpanzer IV Wirbelwind.
Kendaraan tempur Jerman pada Perang Dunia II
Tank
Artileri swa-gerak
Meriam serbu
Penghancur tank
Kendaraan setengah roda rantai
Mobil lapis baja
Meriam anti pesawat swagerak
Kendaraan penghancur
Purwarupa
Pengajuan desain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan