Kamis, 29 Oktober 2026
18:09 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Sd.Kfz. 4

Sd.Kfz. 4

half-track

Bagikan:
Sd.Kfz. 4
330px-Panzerwerfer_alias_Maultier.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
15 cm Panzerwerfer auf Sf (Sd.Kfz. 4/1) di Museum Tank Saumur
Jenis Half-track
Negara asal Jerman Nazi
Sejarah pemakaian
Digunakan oleh Jerman Nazi
Pada perang Perang Dunia II
Spesifikasi
Berat 7,1 ton
Panjang 6 m
Lebar 2,2 m
Tinggi 2,5 m
Awak 4
Perisai 8 mm
Senjata
utama
7,92 mm MG34 or MG42
2.000 peluru
Jenis Mesin Mesin Opel 3,6-liter 6-silinder
Daya jelajah 130 km
Kecepatan 40 km/h

Sd.Kfz. 4 Gleisketten-Lastkraftwagen, adalah sebuah truk militer 4,5 ton dari famili half-tack Maultier ("keledai") dikembangkan selama Perang Dunia II oleh Jerman. Penamaan pabrikannya adalah Mercedes-Benz L4500R.

Pengembangan

Sd.Kfz. 4 dikembangkan setelah invasi Uni Soviet pada 1941 untuk menangani es dan lumpur, yang menghambat kendaraan beroda biasa, yang mana digunakan untuk memasok pasukan Jerman. Kendaraan ini adalah Mercedes-Benz L4500S (4x2) yang dimodifikasi dengan suspensi Horstmann. Pabrikan lain dengan truk 4,5 ton, Büssing, merencanakan konversi yang serupa pada Büssing-NAG L4500S nya, tetapi tidak dilanjutkan.

Sebanyak 22.500 halftrack Maultier diproduksi pada tahun 1944, di antaranya 1.480 adalah Sd.Kfz. 4 seberat 4,5 ton, dan yang lainnya Sd.Kfz. 3 sebert 2 ton. Pada 1943 Opel diperintahkan untuk membuat kendaraan lapis baja yang dilengkapi dengan peluncur roket Panzerwerfer 42 cm.[1] Kendaraan ini diberi nama Sd.Kfz 4/1, dengan sekitar 300 diproduksi. Mengingat bobot ekstra Panzerwerfer, kecepatan tertinggi menjadi hanya 24 mph (40 km/jam). Sistem peluncuran roket multilaras lainnya, Raketen-Vielfachwerfer 8 cm juga dipasang pada sasis Sd.Kfz. 4.

Sebagian besar Maultiers dioperasikan menggunakan roda berjalan Carden-Loyd pola Inggris, dengan pengecualian Tipe L4500R, yang menggunakan transmisi PzKpfw. II. Mesin 6 silinder dikawinkan dengan transmisi dengan gigi 5 maju/1 mundur dan dapat mencapai kecepatan maju maksimum 40 km/jam. Setiap halftrack dilengkapi dengan radio FuG Spr G f.

Selain Sd.Kfz. 4/1, Sd.Kfz. 4 hanya dipersenjatai dengan senapan mesin 7,92 mm MG 34 atau MG 42 dengan sudut putar 270° dan elevasi -12° to +80°.

Referensi

  1. ↑ "Germany's Munitionskraftwagen für Nebelwerfer (SdKfz 4), 15cm Panzerwerfer 42 auf "Maultier" (Opel) SdKfz 4/1 half tracks". WWIIVehicles.com. Diakses tanggal 19 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Kendaraan tempur Jerman pada Perang Dunia II
Tank
Artileri swa-gerak
Meriam serbu
Penghancur tank
Kendaraan setengah roda rantai
Mobil lapis baja
Meriam anti pesawat swagerak
Kendaraan penghancur
Purwarupa
Pengajuan desain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan