Selasa, 22 September 2026
04:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Panzerjager Ferdinand

Panzerjager Ferdinand

Penghancur Tank Jerman

250px-Panzerjager_Tiger_P_Aberdeen_Proving_Grounds.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rupa Panzerjäger Ferdinand

Panzerjäger Ferdinand adalah adalah sebuah tank kelas berat yang dimiliki oleh Jerman selama Perang Dunia II. Tank ini memiliki bobot 65 ton, berfungsi sebagai tank destroyer atau "tank yang diciptakan untuk menghancurkan tank". Didesain khusus oleh Wehrmacht untuk pertempuran di front Timur, menghadapi tank-tank T-34 milik Uni Soviet.[1]

Kelebihan

Tank ini dibuat dengan kerangka milik tank VK 45.01 (P) dan dipersenjatai dengan meriam yang setara dengan Flak 88mm. Ditambah dengan lapisan baja setebal 200mm, menjadikan armor "Ferdinand" lebih kuat daripada VK 45.01 (P).[1]

Kekurangan

Tank ini terlalu tebal dan hampir tak ada celah bagi udara masuk, sehingga suhu di dalam tank menjadi lebih panas bagi kru-nya sendiri. Hal ini terbukti saat mereka debut saat Pertempuran Kursk. Masalah lainnya adalah "Ferdinand" terlalu berat, sehingga sulit bermanuver, membuatnya menjadi sasaran empuk bagi pasukan Uni Soviet. Belum lagi "Ferdinand" juga tidak memiliki secondary armament sehingga ia tergantung pada pasukan infanteri yang ada diluar untuk menjaganya, jika pasukan penjaganya habis, maka "Ferdinand" akan sangat mudah didekati. Tentara musuh bisa memanjatnya dan merusak pintu palka dan memberondong tembakan ke dalam tank atau langusung memasukan granat melalui celah pengendara tank, untuk membunuh seluruh awak yang sudah tersiksa di dalamnya karena suhunya yang panas. Karena lebih banyak memiliki kekurangan, tank ini hanya diproduksi sebanyak 90 unit saja.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Nino Oktorino, Konflik Bersejarah - Neraka di Front Timur, (Jakarta, Elex Media Komputindo, 2013) hal. 110
Kendaraan tempur Jerman pada Perang Dunia II
Tank
Artileri swa-gerak
Meriam serbu
Penghancur tank
Kendaraan setengah roda rantai
Mobil lapis baja
Meriam anti pesawat swagerak
Kendaraan penghancur
Purwarupa
Pengajuan desain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan