Rabu, 07 Oktober 2026
15:49 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Linear Elam

Linear Elam

aksara dari Elam yang belum terpecahkan

Bagikan:
Linear Elam
250px-List_of_known_Linear_Elamite_characters.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daftar karakter Linear Elam yang diketahui.[1]
Jenis aksara
Belum teruraikan
BahasaElam
Periode
Milenium ke-3 SM
StatusMati
Aksara terkait
Silsilah
 Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (AFI).Untuk bantuan dalam membaca simbol AFI, lihat Bantuan:Pengucapan.Untuk penjelasan perbedaan [ ], / / dan ⟨ ⟩, Lihat IPA § Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.

Linear Elam adalah aksara dari Zaman Perunggu yang pernah digunakan di Elam kira-kira pada tahun 2300-1850 SM, yang dikenal terutama dari beberapa prasasti terkenal. Linear Elam digantikan oleh aksara paku Elam, yang juga merupakan sistem tulisan untuk bahasa Elam.

Deskripsi

Linear Elam pernah digunakan pada akhir milenium ke-3 SM. Para ahli bahasa mengklaim bahwa Linear Elam adalah sistem penulisan silabis yang diturunkan dari aksara Proto-Elam, meskipun hal ini belum terbukti. Linear Elam belum dapat diartikan maupun diuraikan.[2]

Ada beberapa upaya untuk menguraikan aksara ini. Upaya awal oleh Carl Frank [de] (1912) dan Ferdinand Bork (1924) belum membuahkan hasol.[3] Upaya selanjutnya oleh Walther Hinz dan Piero Meriggi juga masih diragukan.[4][5][6][7] Pada November 2020, François Desset [fr] mengumumkan bahwa dia telah menguraikan aksara ini.[8] Artikel yang menjelaskan penguraiannya akan diterbitkan kira-kira pada tahun 2021.

Penggunaan

Diperkirakan bahwa penggunaan aksara Linear Elam berakhir sekitar tahun 2100 SM, ditandai dengan wafatnya Kutik-Inshushinak, pemimpin terakhir Dinasti Awan di Susa. Setelah kematiannya, aksara Linear Elam tidak digunakan lagi, dan Susa dikuasai oleh Dinasti Ketiga Ur, sedangkan Elam pada saat itu berada di bawah kendali Dinasti Shimashki (juga berasal dari Elam).[9]

Pengaruh

Para ahli telah membandingkan aksara Indus dengan Linear Elam, karena kedua bahasa itu kontemporer satu sama lain. Salah satu sumber pengetahuan terbaik tentang bahasa Elam adalah monumen dwibahasa yang disebut "Meja Singa" yang saat ini berada di Museum Louvre. Monumen tersebut ditulis dalam bahasa Akkadia, yang merupakan basantara, dan dalam bahasa Elam Linear. Saat membandingkan bahasa kuno ini dengan aksara Indus, sejumlah simbol serupa telah ditemukan[10]

Penemuan prasasti

Hanya ada 22 prasasti yang diketahui ditulis dalam Linear Elam; dinamakan sesuai urutan alfabet A-V (Hinz, 1969, pp. 11–44; Andre‚ and Salvini, 1989, pp. 58–61); di antaranya, 19 berada di atas batu dan benda tanah liat yang digali di akropolis di Susa (sekarang disimpan di Museum Louvre di Paris). Benda-benda lainnya disimpan di Museum Nasional Iran.

500px-Bilingual_Linear_Elamite_Akkadian_inscription_of_king_Kutik-Inshushinak_Table_of_the_Lion_Louvre_Museum_Sb_17.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prasasti dwibahasa Linear Elam-Akkadia dari Raja Kutik-Inshushinak, "Table au Lion", Sb 17, Museum Louvre.

Naskah panjang yang paling penting, sebagian dwibahasa, muncul dalam konteks yang monumental. Mereka diukir pada pahatan batu besar, termasuk patung dewi Narunte (I), "Table au Lion" (A), dan batu nazar besar (B, D), serta pada serangkaian tangga (F, G, H, U) dari tangga batu monumental, secara bergantian dengan tangga dengan nama dalam bahasa Akkadia: Puzur-Inšušinak. Temuan unik adalah item Q, vas perak dengan satu baris teks yang dieksekusi dengan sempurna, disimpan di Museum Teheran. Ada juga beberapa teks tentang kerucut tanah liat yang dipanggang (J, K, L), piringan tanah liat (M), dan tembikar tanah liat (N, O, R). Beberapa objek (A, I, C) termasuk prasasti aksara paku Linear Elam dan Akkadia. Prasasti bilingual dan biografi tangga monumental secara keseluruhan, dan batu nazar B telah mengilhami upaya pertama penguraian Linear Elam (Bork, 1905, 1924; Frank, 1912). Sembilan naskah juga telah ditemukan pada gelas kimia (X, Y, Z, F’, H’, I’, J’, K’, dan L’).[11] Beberapa prasasti Linear Elam yang masih ada diduga palsu.

Pada tahun 2016, 10 prasasti Linear Elam terbaru ditemukan, beberapa berisi hampir 200 tulisan. [12]

Galeri

250px-Elam_cool.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cangkir perak (benda Q) dari Marvdasht, Fars, dengan tulisan Linear-Elamite di atasnya, dari milenium ke-3 SM dan disimpan di Museum Nasional Iran. Menurut Desset, prasasti itu bertuliskan "Untuk Wanita Marapsha (toponimi), (bernama) Shumar-asu, aku membuat vas perak ini. Di Kuil yang akan dikenal dengan namaku, Humshat, aku persembahkan dengan niat baik untuk engkau."[13][14]
  • Batu berlubang, dengan tulisan Linear Elam. Museum Louvre Sb6 Sb177
    Batu berlubang, dengan tulisan Linear Elam. Museum Louvre Sb6 Sb177
  • Hipotesis penguraian Batu berlubang (1912).
    Hipotesis penguraian Batu berlubang (1912).
  • Table au Lion, hipotesis penguraian Linear Elam (1912).
    Table au Lion, hipotesis penguraian Linear Elam (1912).
  • Nama berbahasa Elam: Puzur-Inshushinak: Pu-zu-r Šu-ši-na-kdalam aksara Linear Elam.
    Nama berbahasa Elam: Puzur-Inshushinak:
    120px-Puzur-Shushinak.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
    Pu-zu-r Šu-ši-na-k
    dalam aksara Linear Elam.[15]
  • Tablet tanah liat dengan teks Linear Elam. Museum Louvre Sb 9382.
    Tablet tanah liat dengan teks Linear Elam. Museum Louvre Sb 9382.
  • Kerucut tanah liat dengan tulisan Linear Elam, Museum Louvre Sb 17830. Pemerintahan Puzur-Inshushinak..
    Kerucut tanah liat dengan tulisan Linear Elam, Museum Louvre Sb 17830. Pemerintahan Puzur-Inshushinak..[16]

Penguraian

Kosakata bahasa Elam yang sangat besar diketahui dari prasasti Behistun tribahasa dan banyak prasasti dwibahasa atau tribahasa lainnya dari Kekaisaran Akhemeniyah, ditulis dalam aksara paku Elam (sekitar 400 SM), yang sepenuhnya diuraikan. Sebuah kamus penting dari bahasa Elam yang diterjemahkan ke bahasa Jerman, berjudul Elamisches Wörterbuch, diterbitkan pada tahun 1987 oleh W. Hinz dan H. Koch.[17][18] Namun, aksara Linear Elam, salah satu sistem penulisan yang digunakan untuk menuliskan bahasa Elam sekitar tahun 2000 SM, masih sulit dipahami.[19]

Penguraian pertama (1905-1912)

500px-Linear_Elamite_first_readings.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penguraian pertama Linear Elam pada tahun 1905 dan 1912 didasarkan pada adanya dua kata dengan akhiran yang serupa dalam aksara paku Akkadia ("Inshushinak" dan "Puzur-Inshushinak", ditandai merah),dan rangkaian tanda yang serupa dalam terjemahan Elam (biru). Table au Lion, Museum Louvre.

Penguraian pertama ditentukan dengan analisis dwibahasa aksara paku Akkadia-Linear Elam yang dinamakan Table au Lion (Museum Louvre), oleh Bork (1905) dan Frank (1912). Dua kata dengan akhiran yang sama diidentifikasi di awal prasasti dalam aksara paku Akkadia yang terkenal (kata "Inshushinak" 𒀭𒈹𒂞 dinšušinak dan "Puzur-Inshushinak" 𒅤𒊭𒀭𒈹𒂞 puzur₄-dinšušinak), dan rangkaian tanda yang serupa dengan akhiran yang identik ditemukan di awal bagian Elam (120px-Inshushinak_%28Linear_Elamite%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail dan 120px-Puzur-Shushinak.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail), menunjukkan kecocokan.[19] Hal ini memungkinkan penentuan yang cukup pasti tentang sepuluh tanda Linear Elam:[19]

Upaya penguraian lebih lanjut telah dilakukan, tetapi tanpa hasil yang signifikan.[19]

Penguraian terbaru (2018)

Penguraian terbaru oleh peneliti CNRS bernama François Desset pada tahun 2018, berdasarkan analisis wadah Gunagi yang baru ditemukan (2004). Desset mengidentifikasi urutan tanda yang berulang di awal prasasti Gunagi, dan menebak bahwa itu adalah nama Raja, dengan cara yang mirip dengan penguraian aksara paku Persia Kuno oleh Grotefend pada tahun 1802-1815.[22] Menggunakan set kecil huruf yang diidentifikasi pada tahun 1905-1912, jumlah simbol di setiap urutan diambil sebagai suku kata, dan dalam satu contoh pengulangan simbol, Desset mampu mengidentifikasi hanya dua penguasa sejarah kontemporer yang cocok dengan kondisi ini: Shilhaha dan Ebarat, dua raja paling awal dari Dinasti Sukkalmah.[23] Seperangkat tanda lain cocok dengan Dewa terkenal pada masa itu: Napirisha. Hal ini memungkinkan penentuan beberapa tanda tambahan:[23][24]

Pada tahun 2020, Desset mengumumkan bahwa telah menyelesaikan penguraian semua prasasti yang diketahui dalam Linear Elamite, melalui karya deduktif berdasarkan konfrontasi kosakata Elam yang diketahui dan huruf tambahan yang baru-baru ini ditentukan, dan melalui analisis isi baku naskah Elam yang diketahui ditulis dalam aksara paku[24][25]

Penguraian terbaru meliputi:

Desset juga menyarankan bahwa Linear Elam adalah evolusi dari Proto-Elam, dan bahwa Proto-Elamite berevolusi secara paralel dengan aksara paku Sumeria, dari substratum umum tanda dan angka sederhana yang digunakan dalam penghitungan dan tembikar angka.[24][26]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Zur Entzifferung der altelamischen Inschriften - PDF Free Download (dalam bahasa Inggris). hlm. 52–56.
  2. ↑ Francois Desset. Linear Elamite writing, in The Elamite world, eds. J. Alvarez-Mon, G.-P. Basello et Y. Wicks, Routledge World Series, Taylor and Francis, Abington, 2018
  3. ↑ Walther Hinz, Problems of Linear Elamite, The Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland No. 2 (1975), pp. 106-115
  4. ↑ Piero Meriggi, La scritura proto-elamica. Parte Ia: La scritura e il contenuto dei testi (Rome, 1971)
  5. ↑ Piero Meriggi, La scritura proto-elamica. Parte IIa: Catalogo dei segni (Rome, 1974)
  6. ↑ Piero Meriggi, La scritura proto-elamica. Parte IIIa: Testi (Rome, 1974)
  7. ↑ Walter Hinz, Altiranische Funde und Forschungen (Berlin 1969)
  8. ↑ Bernadette Arnaud (7 Desember 2020). "Un Français "craque" une écriture non déchiffrée de plus de 4000 ans, remettant en cause la seule invention de l'écriture en Mésopotamie". Sciences et Avenir (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 7 Desember 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Encyclopedia Iranica: Elam - Simashki dynasty, F. Vallat
  10. ↑ Possehl, Gregory L. (2002). The Indus Civilization: A Contemporary Perspective (dalam bahasa Inggris). Rowman Altamira. hlm. 131. ISBN 9780759101722.
  11. ↑ Francois Desset, Nine Linear Elamite Texts Inscribed on Silver “Gunagi” Vessels (X, Y, Z, F’, H’, I’, J’, K’, dan L’): New Data on Linear Elamite Writing and the History of the Sukkalmaḫ Dynasty, Iran, Journal of the British Institute of Persian Studies, Volume 56, 2018 - Issue 2
  12. ↑ Mäder, M. (2017). Some new Linear Elamite inscriptions. BAF-Online: Proceedings of the Berner Altorientalisches Forum, 1. https://doi.org/10.22012/baf.2016.18
  13. ↑ "Un Français "craque" une écriture non déchiffrée de plus de 4000 ans, remettant en cause la seule invention de l'écriture en Mésopotamie". Sciences et Avenir (dalam bahasa Prancis). 2020.
  14. ↑ Item Q in: Desset, Francois. "Linear Elamite writing". The Elamite World, Eds. J. Alvarez-Mon, G.-P. Basello et y. Wicks, Routledge World Series, Taylor and Francis, Abington (dalam bahasa Inggris).
  15. ↑ Zur Entzifferung der altelamischen Inschriften - PDF Free Download (dalam bahasa Inggris). 1912.
  16. ↑ Louvre, Musée du (1992). The Royal City of Susa: Ancient Near Eastern Treasures in the Louvre (dalam bahasa Inggris). Metropolitan Museum of Art. hlm. 264. ISBN 978-0-87099-651-1.
  17. ↑ Hinz, W.; Koch, H. (1987). Elamisches Worterbuch.1 (dalam bahasa German).{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  18. ↑ Hinz, W.; Koch, H. (1987). Elamisches Worterbuch.2 (dalam bahasa German).{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  19. 1 2 3 4 Desset, Francois (2018). "Chapter Twenty: Linear Elamite writing" in "The Elamite world" (dalam bahasa Inggris). Routledge World Series. hlm. 405–406.
  20. ↑ Zur Entzifferung der altelamischen Inschriften - PDF Free Download (dalam bahasa Inggris). 1912.
  21. ↑ Zur Entzifferung der altelamischen Inschriften - PDF Free Download (dalam bahasa Inggris). 1912.
  22. ↑ Desset, François (2018). "Nine Linear Elamite Texts Inscribed on Silver "Gunagi" Vessels (X, Y, Z, F', H', I', J', K' and L'): New Data on Linear Elamite Writing and the History of the Sukkalmaḫ Dynasty". Iran (dalam bahasa Inggris). 56 (2): 140. ISSN 0578-6967.
  23. 1 2 3 4 5 Desset, François (2018). "Nine Linear Elamite Texts Inscribed on Silver "Gunagi" Vessels (X, Y, Z, F', H', I', J', K' and L'): New Data on Linear Elamite Writing and the History of the Sukkalmaḫ Dynasty". Iran (dalam bahasa Inggris). 56 (2). ISSN 0578-6967.
  24. 1 2 3 4 5 6 7 Desset, François (CNRS Archéorient of Lyon) (2020). "Breaking The Code. The decipherment of linear Elamite, a forgotten writing system of Ancient Iran (3rd millenium BC)". www.canal-u.tv (dalam bahasa Inggris).
  25. ↑ "Un Français "craque" une écriture non déchiffrée de plus de 4000 ans, remettant en cause la seule invention de l'écriture en Mésopotamie". Sciences et Avenir (dalam bahasa Prancis). 2020.
  26. 1 2 Desset, François (CNRS Archéorient of Lyon) (2020). "A new history of writing on the Iranian plateau" (dalam bahasa Inggris).

Daftar pustaka

  • B. Andre‚ and M. Salvini, "Réflexions sur Puzur-Inšušinak," Iranica Antiqua 24, 1989, pp. 53–72.
  • F. Bork, "Zur protoelamischen Schrift," OLZ 8, 1905, pp. 323–30.
  • F. Bork, Die Strichinschriften von Susa, Königsberg, 1924.
  • C. Frank, Zur Entzifferung der altelamischen Inschriften, Berlin, 1912.
  • RK Englund, The proto-Elamite script, in Daniels, Peter T., Ed.; Bright, William, Ed The World's Writing Systems, Oxford University Press, 1996 ISBN978-0195079937
  • W. Hinz, "Zur Entzifferung der elamischen Strichinschrift," Iranica Antiqua 2, 1962, pp. 1–21.

Pranala luar

Gambaran
Daftar
Brahmi
Utara
Selatan
Kawi
Lainnya
Linear
Non-linear
Tionghoa
Aksara Han
Dipengaruhi Tionghoa
Logosilabis lainnya
Logokonsonan
Sistem bilangan
Penuh
Pengulangan
Braille ⠃⠗⠁⠊⠇⠇⠑
Braille cell
Braille scripts
French-ordered
Keluarga Nordik
Russian lineage family
i.e. Cyrillic-mediated scripts
Egyptian lineage family
i.e. Arabic-mediated scripts
Indian lineage family
i.e. Bharati Braille
Other scripts
Reordered
Frequency-based
Independent
Eight-dot
Symbols in braille
Braille technology
Persons
Organisations
Other tactile alphabets
Related topics
Sistem tulisan elektronik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan