Selasa, 29 September 2026
04:35 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Dingir

Wiktionary logo
Lihat entri š’€­# di kamus bebas Wikikamus.

Dingir (biasanya dialihaksarakan diĝir, dilafalkan /diŋir/) adalah suatu karakter aksara paku, yang umumnya digunakan untuk menandakan "dewa" meskipun ada makna-makna terkait lainnya. Sebagai suatu determinativus, tampaknya tidak dibaca keras, dan secara konvensional dialihaksarakan sebagai superskrip "D" misalnya pada DInanna. Secara generik, dingir dapat diterjemahkan "dewa" atau "dewi".[1]

Karakter aksara paku (DIĜIR, 20px-Cuneiform_sumer_dingir.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail š’€­)[2] sendiri melambangkan kata Sumeria an ("langit" atau "angkasa"),[3] ideogram untuk An atau kata diĝir ("dewa"), dewa utama dewa-dewa Sumeria. Dalam aksara paku Asyur, (AN, DIĜIR, 20px-B010ellst.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail) dapat merupakan suatu ideogram untuk "ilah" (ilum) atau silabogram untuk an, atau Ƭl-. Dalam ortografi Hittit, nilai suku kata tanda ini lagi-lagi adalah an.

Karakter aksara paku


Sumeria

Bentuk karakter "dingir" pada Zaman Perunggu Pertengahan

Karakter aksara paku Sumeria DIĜIR 40px-Cuneiform_sumer_dingir.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail berasal dari ideogram berbentuk bintang yang melambangkan dewa secara umum, atau dewa Sumeria An, bapa utama para dewa. Dingir juga berarti "langit", "angkasa" atau "sorga", sebagai kontras dengan kata ki yang berarti "bumi". Pelafalan emesal kata ini adalah dimer.

Bentuk jamak diĝir adalah diĝir-diĝir, meskipun ada bentuk-bentuk lain. 40px-Cuneiform_sumer_dingir.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Cuneiform_sumer_dingir.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Asyur

Bentuk tanda "dingir" pada Zaman Perunggu Akhir sampai Zaman Besi Tanda aksara Asiria DIĜIR dapat berarti:

  • akar nominal Akkadian nominal stem il- meaning "god" or "goddess", derived acrophonically from the Semitic ʾil-
  • dewa Anum
  • kata Akkadia Å”amĆ» artinya "langit"
  • sukukata an dan il
  • kata depan yang berarti "pada" atau "ke"
  • suatu determinatif yang menyatakan kata berikutnya adalah nama dewa

Menurut salah satu tafsiran, DINGIR dapat pula merujuk kepada seorang imam meskipun kata-kata Akkadia lain ēnu dan ēntu masing-masing juga diterjemahakan "imam laki-laki" dan "imam perempuan". Misalnya, nin-dingir (perempuan ilahi) berarti imam perempuan yang menerima makanan dalam kuil Enki di kota Eridu.[4]

Pengkodean Digital

Karakter aksara paku ini dikodekan dalam Unicode (pada versi 5.0) dengan nama AN pada U+1202D š’€­.

Lihat pula

Wiktionary logo
Lihat entri š’€­ di kamus bebas Wikikamus.

Referensi

  1. ↑ Edzard, 2003
  2. ↑ By assyriological convention, capitals identify a cuneiform sign, while the phonemic value of a sign in a given context is given in lower case. See also Sumerogram.
  3. ↑ Hayes, 2000
  4. ↑ Margaret Whitney Green, Eridu in Sumerian Literature, PhD dissertation, University of Chicago (1975), p. 224.

Pustaka

Edzard, Dietz Otto (2003). Sumerian Grammar. Handbook of Oriental Studies. Vol.Ā 71. Atlanta: Society of Biblical Literature. ISBNĀ 1-58983-252-3.

Hayes, John L. (2000). A Manual of Sumerian Grammar and Texts. Aids and Research Tools in Ancient Near Eastern Studies (Edisi Second revised). Malibu: Undena Publications. ISBN 0-89003-508-1Ā pemanggilan templat memerlukan parameter template_name.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan