Senin, 21 September 2026
03:58 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Laringitis

Laringitis

250px-Laryngitis_gastrica.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laringitis

Laringitis atau radang pita suara adalah inflamasi laring.[1] Hal tersebut merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada laring (pita suara), yang menyebabkan suara sesak dan hilangnya suara.[2] Penyebab paling umum dari laringitis adalah karena pilek dan flu.[2] Laringitis biasanya disebabkan oleh virus atau penggunaan suara yang berlebihan.[2] Apabila laringitis disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, virus atau bakteri yang spesifik tersebut dapat menular.[2] Tetapi, jika laringitis dikarenakan oleh kanker laring atau penggunaan suara yang berlebihan, hal ini tidak bersifat menular.[2] Ada dua tipe laringitis yaitu laringitis akut dan laringitis kronis.[2] Laringitis akut hanya berlangsung beberapa hari sedangkan laringitis kronis dapat bertahan hingga lebih dari 3 minggu.[2] Infeksi virus adalah penyebab paling umum dari laringitis akut sedangkan reflux asam merupakan penyebab paling sering dari laringitis kronis.[2] Laringitis kronis yang berat dapat menyebabkan pneumonia (infeksi paru).[2] Laringitis akut sering terjadi setelah infeksi saluran napas atas akut dan hampir seuanya sembuh dengan cepat.[1] Sedangkan laringitis kronik lebih umum terjadi saat musim dingin dan sering terjadi setelah flu biasa atau influenza.[1] Faktor penyebab lainnya dapat karena merokok, meminum alkohol, dan mengeluarkan suara yang berlebihan.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 Chris Brooker (2009). Ensiklopedia Keperawatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. ISBN 978-981-272-170-9.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Laringitis". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-29. Diakses tanggal May 27 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
ISPA
(termasuk ISPA,
Selesma)
kepala
Leher
Saluran napas bawah/Penyakit paru
Bronkus/
obstruktif
Interstisial/
restriktif
(fibrosis)
Agen eksternal/
okupasi
penyakit paru
Lainnya
Obstruktif / Restriktif
Pneumonia/
pneumonitis
oleh patogen
oleh vektor/rute
oleh distribusi
IIP
lainnya
Kavitas paru/
mediastinum
Penyakit pleura
Penyakit mediastinum
Lainnya


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan