Senin, 28 September 2026
09:45 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Polip hidung

Polip hidung

250px-Polype_nasal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Polip hidung

Polip hidung adalah tumor pada rongga hidung yang ditandai dengan hipertrofi atau radang pada membran mukosa.[1][2][3] Polip umumnya tumbuh pada bagian tengah rongga hidung dan dapat berjumlah lebih dari satu.[1] Polip dapat menyebabkan pernapasan tersumbat dan sinusitis.[2][3]

Sebab

Penyebab pasti tumbuhnya polip hidung belum diketahui, tetapi alergi yang tidak diobati dapat menimbulkan polip hidung.[2] Alergi yang terus terjadi akan menyebabkan radang pada selaput hidung dan membentuk polip.[2]

Gejala

Penderita polip hidung akan mengalami peningkatan produksi lendir, pernapasan yang tersumbat, dan tekanan di dalam hidung.[1][2] Polip yang baru tumbuh akan melekat pada dasar dinding rongga hidung, sedangkan polip yang telah matang akan memiliki tangkai.[1] Polip yang dibiarkan akan berujung pada sinusistis atau bahkan keretakan pada tulang hidung bila polip terus membesar.[3]

Pengobatan

Polip harus diangkat lewat operasi atau dengan mengobati alergi secara total.[1][2] Jika polip telah tumbuh cukup besar dan mengganggu pernapasan, maka dapat digunakan prosedur Caldwell-Luc untuk mencegah polip kambuh kembali.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Gruendemann, Barbara J.; Fernsebner, Billie . 1996 . Buku Ajar Keperawatan Perioperatif . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 979-448-693-0
  2. 1 2 3 4 5 6 Widjaja, M. C. . 2008 . Mencegah & Mengatasi Alergi & Asma pada Balita . Malang: Kawan Pustaka . ISBN 979-303404-1
  3. 1 2 3 Kennedy, David W.; Bolger, William E.; Zinreich, S. James . 2001 . Diseases of the Sinuses: Diagnosis and Management . Ontario: B. . Decker Inc. . ISBN 1-55009-045-3
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan