Minggu, 11 Oktober 2026
05:07 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Hidrotoraks

Hidrotoraks

Bagikan:
250px-Effusionhalf.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
X-ray paru-paru penderita hidrotoraks

Hidrotoraks atau efusi pleura adalah kondisi penumpukan cairan yang abnormal pada rongga pleura.[1][2] Cairan yang dimaksud mangandung protein dan sel.[2] Hidrotoraks biasanya dikaitkan dengan penyakit jantung, ginjal, atau hati.[2][3]

Kelompok

Transudat

Hidrotoraks dikelompokan dalam transudat bila penyebabnya adalah kebocoran pembuluh darah akibat kenaikan tekanan hidrostatik pada pleura.[1] Diagnosa pembanding berupa gagal jantung, gagal ginjal, sirosis hati, hiponatremia, penyumbatan pada vena kava superior, dan hipoalbuminemia.[1][2][3]

Eksudat

Hidrotoraks dikelompokkan dalam eksudat bila hidrotoraks disebabkan radang.[1] Diagnosis pembanding berupa artritis reumatoid, sarkoidosis, radang pada pankreas,dan robek pada kerongkongan.[1]

Gejala

Penderita hidrotoraks umumnya juga menderita dispnea (sesak napas) dan ortopnea (sesak napas saat berbaring).[1][3] Selain itu, penderita hidrotoraks akan mengalami kenaikan denyut jantung secara tiba-tiba atau bertahap.[1] Jika volume cairan yang masuk ke dalam rongga telah melebihi 300 mililiter, maka suara napas akan melemah.[1]

Pengobatan

Hidrotoraks dapat diobati dengan mengobati penyakit yang menyebabkannya terjadi.[1][2] Jika hidrotoraks telah menyebabkan sesak napas, maka cairan harus dikeluarkan dengan menggunakan aspirasi jarum atau selang dada.[1][2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Graber, Mark A.; Toth, Peter A.; Herting, Robert R. . 2006 . Buku Saku Dokter Keluarga, Ed. 3 . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 979-448-678-7
  2. 1 2 3 4 5 6 Behrman, Kiegman; Arvin, Nelson . 2000 . Ilmu Kesehatan Anak Nelson, Vol. II, E/15 . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 978-979-448-466-0
  3. 1 2 3 Baradero, Mary; Dayrit, Mary Wilfrid; Siswadi, Yakobus . 2005 . Klien Gangguan Hati: Seri Asuhan Keperawatan . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 978-979-448-897-3
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan