Selasa, 22 September 2026
03:52 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Infeksi klamidia

Infeksi klamidia

penyakit reproduksi yang bisa menyerang pria maupun wanita

Klamidia
Nama lainInfeksi klamidia
250px-Pap_smear_showing_clamydia_in_the_vacuoles_500x_H%26E.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pap smear menunjukkan C. trachomatis (H&E stain)
Pelafalan
SpesialisasiInfeksi menular seksual, ginekologi, urologi
GejalaTanpa gejala, keputihan, sekresi dari penis, nyeri berkemih
KomplikasiPeradangan pada testis, penyakit radang pelvis, infertilitas, kehamilan ektopik
Awitan umumBeberapa minggu setelah paparan
PenyebabChlamydia trachomatis ditularkan lewat hubungan seksual dan persalinan pervaginam
Metode diagnostikUrin atau tes usap pada serviks, vagina, atau uretra
PencegahanTidak berhubungan seksual, penggunaan kondom, dan seks dengan satu orang saja (yang tidak terinfeksi)
PengobatanAntibiotik (azitromisin or doksisiklin)
Frekuensi4.0% (perempuan), 2,5% (laki-laki)
Kematian~200 (2015)
60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.

Klamidia (dari bahasa Yunani, χλαμύδος berarti "kerudung") atau disebut juga dengan infeksi klamidia adalah infeksi menular seksual umum pada perempuan dan laki-laki yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis yang menular melalui seks vaginal, oral, dan anal, atau dapat juga ditularkan dari seorang ibu yang terinfeksi kepada bayinya saat melahirkan.[1][2] Sebagian besar orang yang terinfeksi klamidia pada tahap awal tidak memiliki gejala apapun. Gejala baru akan muncul beberapa minggu setelah terinfeksi, misalnya pada perempuan ditandai dengan keputihan atau rasa terbakar saat buang air kecil.[3] Sedangkan pada laki-laki, gejala umum infeksi ini termasuk timbulnya sekresi penis, rasa terbakar saat buang air kecil, atau nyeri pada salah satu atau kedua testis.[2] Jika tidak diatasi, infeksi klamidia dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk infertilitas dan kehamilan ektopik.[1]

Infeksi klamidia dapat muncul pada area lain selain genitalia, termasuk anus, mata, tenggorokan, dan kelenjar getah bening. Infeksi klamidia berulang pada mata tanpa pengobatan dapat menyebabkan trakoma, penyebab umum kebutaan pada negara-negara berkembang.[4]

Epidemiologi

Infeksi klamidia merupakan salah satu infeksi menular seksual yang paling sering terjadi. Pada 2020, data menunjukkan bahwa sebanyak 128.5 juta orang dewasa di rentang usia 15-49 tahun di seluruh dunia terinfeksi klamidia dengan prevalensi sebanyak 4% pada perempuan dan 2,5% pada laki-laki.[1] Infeksi klamidia juga umum menginfeksi dewasa muda. Strain lain dari klamidia dapat menyebabkan trakoma yang ditularkan lewat kontak dengan cairan dari mata atau hidung, terutama pada anak-anak.[5]

Penularan

Klamidia dapat ditularkan selama seks vaginal, oral, anal, atau manual, dapat juga melalui kontak langsung dengan jaringan konjungtiva. Klamidia juga bisa ditularkan dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya selama persalinan pervaginam.[2]

Pecegahan dan pengobatan

Infeksi klamidia dapat dicegah dan diobati. Pencegahan dapat dilakukan dengan tidak berhubungan seksual, penggunaan kondom, atau berhubungan seks dengan satu orang saja (yang tidak terinfeksi).[2] Infeksi ini dapat diobati dengan antibiotik, termasuk azitromisin atau doksisiklin. Bayi baru lahir yang terinfeksi klamidia juga dapat diobati dengan azitromisin.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Chlamydia". www.who.int (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-03-23.
  2. 1 2 3 4 "STD Facts - Chlamydia". www.cdc.gov (dalam bahasa American English). 2022-10-04. Diakses tanggal 2024-03-23.
  3. "Chlamydia May Not Have Symptoms, But It Can Still Cause Health Issues". Healthline (dalam bahasa Inggris). 2015-09-11. Diakses tanggal 2024-03-23.
  4. CDC (2022-06-15). "Trachoma". Centers for Disease Control and Prevention (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-03-23.
  5. "Facts about chlamydia". www.ecdc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). 2010-07-27. Diakses tanggal 2024-03-23.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Chlamydia infections.
Ikon rintisan

Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan