Senin, 19 Oktober 2026
03:57 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Kehamilan ektopik

kehamilan yang terjadi di luar rahim

Bagikan:
Kehamilan ektopik
SpesialisasiKebidanan, Ginekologi Sunting ini di Wikidata

Hamil ektopik, adalah sebuah komplikasi hamil di mana embrio berada di luar uterus namun berada pada tempat lain seperti serviks, rongga perut, tuba falopi, atau di ovarium. Hamil ektopik juga dikenal sebagai ekiesis atau hamil tuba. Jika sel telur yang telah dibuahi menempel pada tuba fallopi, hal ini akan menyebabkan bengkaknya atau pecahnya sel telur akibat pertumbuhan embrio. Tanda dan gejalanya meliputi luka abdominal dan pendarahan vaginal. Kurang dari 50 persen wanita mengalami dua gejala tersebut.

Penyebab

Biasanya hamil ektopik berisiko tinggi terjadi pada seseorang yang sering mengeluhkan keputihan berulang. Hal tersebut menandakan adanya infeksi pada organ intim wanita.[1]

Infeksi berulang pada organ intim inilah yang dapat menyebabkan kuman bermigrasi naik ke saluran tuba fallopi, yang merupakan saluran tempat berkumpulnya ciliata (rambut getar) yang bisa membantu pergerakan embrio masuk ke dinding rahim.

Terjadinya kerusakan pada tuba fallopi, misalnya karena infeksi. Sehingga, dengan adanya kerusakan ini akan menghalangi sel telur yang tepat dibuahi untuk masuk ke rahim sehingga akhirnya menempel dalam tuba falopi itu sendiri atau organ lain.

Faktor risiko kehamilan ektopik antara lain: usia, adanya riwayat kehamilan ektopik, infeksi panggul, merokok, infertilitas, riwayat abortus, dan pil progestin.[2]

Usia perempuan lebih dari 35 tahun lebih rentan mengalami kehamilan ektopik. Kebiasaan merokok dan terjadinya infeksi panggul bisa menjadi penyebab kehamilan ektopik karena menyebabkan disfungsi tuba.[3]

Gejala Kehamilan Ektopik

Gejala kehamilan ektopik antara lain mengalami rasa nyeri yang sangat di daerah panggul, perut, bahu, atau leher. Kemudian, merasakan sakit pada satu sisi perut, bercak ringan atau flek yang keluar dari jalan lahir, pendarahan hebat, pusing, atau pingsan.[4]

Referensi

  1. ↑ I.V.W Udjung, Sp. OG, dr. Gorga (21 April 2021). "Kehamilan Ektopik: Gejala, Ciri, dan Pencegahan Sejak Awal Rencana Kehamilan". Haibunda. Diakses tanggal 6 Oktober 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Sari, Winda Fatma (2021). "Faktor Risiko Kehamilan Ektopik Literature Review". Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal. 5: 277–287.
  3. ↑ irfan (2021-06-18). "Etiologi Kehamilan Ektopik". Alomedika. Diakses tanggal 2024-03-23.
  4. ↑ "Kehamilan Ektopik: Gejala, Penyebab, Penanganan". HonestDocs. Diakses tanggal 2024-03-23.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ectopic pregnancy.
Perencanaan
Pembuahan
Tes
Jenis
Persalinan
Persiapan
Peran
Kelahiran
Sebelum melahirkan
Anatomi
Perkembangan
Perawatan
Prosedur
Pascapersalinan
Ibu
Peran
Anak
Riwayat kebidanan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan