Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional. |
| Kelainan bawaan | |
|---|---|
| Nama lain | Gangguan kongenital, penyakit kongenital, deformitas kongenital, anomali kongenital[1] |
| Seorang anak laki-laki dengan sindrom Down, salah satu kelainan bawaan yang paling banyak ditemukan[2] | |
| Spesialisasi | Genetika kedokteran, pediatri |
| Gejala | Disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas perkembangan[3] |
| Awitan umum | Sejak lahir[3] |
| Jenis | Struktural, fungsional[4] |
| Penyebab | Genetik, paparan terhadap obat atau bahan kimia tertentu, infeksi tertentu selama masa kehamilan[5] |
| Faktor risiko | Kekurangan asam folat, minum alkohol atau merokok, diabetes yang kurang dikendalikan, ibu berusia di atas 35 tahun[6][7] |
| Pengobatan | Terapi, pengobatan, pembedahan, teknologi bantu[8] |
| Frekuensi | 3% dari bayi yang baru lahir (AS)[2] |
| Kematian | 628.000 (2015)[9] |
Kelainan bawaan atau kelainan kongenital atau cacat lahir adalah gangguan kesehatan yang telah ada sejak lahir, terlepas dari penyebabnya.[3] Kelainan ini dapat berupa disabilitas dalam bentuk fisik, intelektual, atau perkembangan,[3] dan tingkatannya dapat berkisar mulai dari ringan hingga berat.[7] Kelainan bawaan dibagi menjadi dua jenis utama, yakni kelainan struktural yang masalahnya terlihat pada bentuk bagian tubuh dan gangguan fungsional yang masalahnya ada pada cara kerja bagian tubuh.[4] Gangguan fungsional meliputi gangguan metabolisme dan penyakit degeneratif. Beberapa jenis kelainan bawaan lahir dapat termanifestasi dengan kelainan struktural dan fungsional sekaligus.[4]
Kelainan bawaan dapat disebabkan oleh kelainan genetik atau kromosom, paparan obat atau bahan kimia tertentu, atau infeksi tertentu selama kehamilan.[5] Faktor risikonya termasuk kekurangan asam folat, konsumsi minuman beralkohol atau mengisap tembakau selama kehamilan, diabetes yang tidak terkontrol, dan jika ibu berusia di atas usia 35 tahun.[6][7] Banyak kelainan bawaan diyakini melibatkan banyak faktor.[7] Kelainan-kelainan tersebut mungkin terlihat saat lahir atau perlu didiagnosis dengan uji penapisan.[10] Sejumlah kelainan bawaan dapat dideteksi sebelum lahir dengan berbagai pengujian pralahir.[10]
Penanganan yang diberikan bervariasi tergantung pada kelainan yang terjadi,[8] yang mencakup terapi, pengobatan, pembedahan, atau penggunaan teknologi bantu.[8] Kelainan bawaan memengaruhi sekitar 96 juta orang pada tahun 2015.[11] Di Amerika Serikat, kelainan ini terjadi pada sekitar 3% bayi baru lahir.[2] Mereka mengakibatkan sekitar 628.000 kematian pada tahun 2015, turun dari 751.000 pada tahun 1990.[9][12] Jenis kelainan dengan angka kematian terbesar adalah penyakit jantung bawaan (303.000), diikuti oleh cacat tabung saraf (65.000).[9]
Referensi
- ↑ Ruth A. Hannon (2010). Porth pathophysiology : concepts of altered health states (Edisi 1st Canadian). Philadelphia, PA: Wolters Kluwer Health/Lippincott Williams & Wilkins. hlm. 128. ISBN 978-1-60547-781-7.
- 1 2 3 "Birth Defects". Des 15, 2015. Diakses tanggal 17 Jan 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Birth Defects: Condition Information". www.nichd.nih.gov. Diakses tanggal 8 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "What are the types of birth defects?". www.nichd.nih.gov. Diakses tanggal 8 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "What causes birth defects?". www.nichd.nih.gov. Diakses tanggal 8 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "How many people are affected by/at risk for birth defects?". www.nichd.nih.gov. Diakses tanggal 8 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Facts Birth Defects". Centers for Disease Control and Prevention (dalam bahasa American English). 7 September 2017. Diakses tanggal 8 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "What are the treatments for birth defects?". www.nichd.nih.gov. Diakses tanggal 8 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 GBD 2015 Mortality and Causes of Death, Collaborators. (8 Oktober 2016). "Global, regional, and national life expectancy, all-cause mortality, and cause-specific mortality for 249 causes of death, 1980-2015: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2015". Lancet. 388 (10053): 1459–1544. doi:10.1016/s0140-6736(16)31012-1. PMC 5388903. PMID 27733281.
{{cite journal}}:|first1=memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "How do health care providers diagnose birth defects?". www.nichd.nih.gov. Diakses tanggal 8 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ GBD 2015 Disease and Injury Incidence and Prevalence, Collaborators. (8 Oktober 2016). "Global, regional, and national incidence, prevalence, and years lived with disability for 310 diseases and injuries, 1990-2015: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2015". Lancet. 388 (10053): 1545–1602. doi:10.1016/S0140-6736(16)31678-6. PMC 5055577. PMID 27733282.
{{cite journal}}:|first1=memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ GBD 2013 Mortality and Causes of Death, Collaborators (17 Desember 2014). "Global, regional, and national age-sex specific all-cause and cause-specific mortality for 240 causes of death, 1990–2013: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2013". Lancet. 385 (9963): 117–71. doi:10.1016/S0140-6736(14)61682-2. PMC 4340604. PMID 25530442.
{{cite journal}}:|first1=memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
| 1A00–1H0Z | Penyakit infeksi atau parasitik |
|---|---|
| 2A00–2F9Z | |
| 3A00–3C0Z | Penyakit darah atau organ pembentuk darah |
| 4A00–4B4Z | Penyakit sistem imun |
| 5A00–5D46 | Penyakit endokrin, nutrisional, atau metabolik |
| 6A00–6E8Z | Gangguan mental, perilaku, dan perkembangan saraf |
| 7A00–7B2Z | Gangguan tidur |
| 8A00–8E7Z | Penyakit sistem saraf |
| 9A00–9E1Z | |
| AA00–AC0Z | Penyakit telinga atau tonjolan mastoideus |
| BA00–BE2Z | |
| CA00–CB7Z | |
| DA00–DE2Z | |
| EA00–EM0Z | |
| FA00–FC0Z | Penyakit sistem muskuloskeletal atau jaringan ikat |
| GA00–GC8Z | Penyakit sistem kelamin dan perkencingan |
| HA00–HA8Z | Kondisi terkait kesehatan seksual |
| JA00–JB6Z | Kehamilan, persalinan, atau nifas |
| KA00–KD5Z | Kondisi yang berasal dari periode perinatal |
| LA00–LD9Z | Kelainan perkembangan |
| MA00–MH2Y | Gejala, tanda, atau temuan klinis yang tidak diklasifikasikan di tempat lain |
| NA00–NF2Z | |
| PA00–PL2Z | Penyebab eksternal morbiditas atau mortalitas |
| Perencanaan | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pembuahan | |||||||||
| Tes | |||||||||
| Jenis | |||||||||
| Persalinan | |||||||||
| Sebelum melahirkan |
| ||||||||
| Pascapersalinan |
| ||||||||
| Riwayat kebidanan | |||||||||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |