Minggu, 08 November 2026
10:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Persalinan normal

proses kelahiran bayi dengan penggunaan bantuan medis minimal

Bagikan:
artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Tidak ada alasan pembersihan diberikan. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Persalinan normal" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Persalinan normal adalah proses persalinan yang melalui kejadian secara alami dengan adanya kontraksi rahim ibu dan dilalui dengan pembukaan untuk mengeluarkan bayi. Dari pengertian tersebut, persalinan adalah proses alamiah dimana terjadi dilatasi serviks, lahirnya bayi dan plasenta dari rahim ibu. Persalinan normalnya terjadi ketika janin sudah berumur 9 bulan. Persalinan normal dapat disebut alami karena terjadi secara alami tanpa tindakan apapun. Jadi, secara umum persalinan normal adalah proses persalinan yang melalui kejadian secara alami dengan adanya kontraksi rahim ibu dan dilalui dengan pembukaan untuk mengeluarkan bayi.

Persalinan normal merupakan persalinan melalui vagina tanpa bantuan atau tanpa induksi persalinan, anestesi epidural, spinal Perawatan, atau Episiotomi.[1] Perawatan profesional diperlukan untuk memastikan kesejahteraan bayi dan ibu, dan beberapa intervensi medis dapat dilakukan untuk mendukung atau membantu persalinan. Contoh Intervensi termasuk membantu pecah ketuban, membantu kemajuan persalinan dengan pengobatan misalnya, oksitosin, dan menggunakan obat-obatan, atau epidural untuk menghilangkan rasa sakit.[2]

Ibu yang melahirkan tanpa robekan perineum atau episiotomi mungkin merasa lebih baik dalam waktu kurang dari 3 minggu. Bagaimanapun, wanita akan mengalami nyeri perineum dan pendarahan setidaknya selama 1 hingga 2 minggu. Wanita yang melahirkan melalui vagina beresiko mengalami robekan perineum atau memerlukan episiotomi yang memerlukan jahitan dan beberapa minggu waktu penyembuhan. Selain itu, wanita akan mengalami masalah dengan kontrol kandung kemih atau prolaps organ setelah persalinan per vagina.[3]

Referensi

  1. ↑ Prosser, Samantha J.; Barnett, Adrian G.; Miller, Yvette D. (2018-06-18). "Factors promoting or inhibiting normal birth". BMC Pregnancy and Childbirth. 18 (1): 241. doi:10.1186/s12884-018-1871-5. ISSN 1471-2393. PMC 6006773. PMID 29914395.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  2. ↑ "Normal childbirth – Pregnancy Info". www.pregnancyinfo.ca. Diakses tanggal 2022-04-13.
  3. ↑ Dresang, Lee T.; Yonke, Nicole (2015-08-01). "Management of Spontaneous Vaginal Delivery". American Family Physician. 92 (3): 202–208. ISSN 0002-838X.
Perencanaan
Pembuahan
Tes
Jenis
Persalinan
Persiapan
Peran
Kelahiran
Sebelum melahirkan
Anatomi
Perkembangan
Perawatan
Prosedur
Pascapersalinan
Ibu
Peran
Anak
Riwayat kebidanan
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan