Jumat, 06 November 2026
17:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Intervensi

campur tangan

Bagikan:

Intervensi adalah bentuk tindakan yang kerap terjadi dalam hubungan tertentu. Sering kali intervensi adalah langkah yang dimaksudkan untuk membuat keadaan menjadi lebih baik. Tetapi, bisa juga intervensi dimaksudkan pada tujuan yang negatif. Intervensi juga istilah yang berkaitan dengan urusan politik, ekonomi, sosial, dan budaya dalam politik, intervensi adalah langkah yang digunakan untuk mencampuri urusan negara. Intervensi adalah istilah yang akrab dalam hubungan internasional. Selain itu, intervensi ialah istilah yang juga digunakan dalam berbagai bidang. Ini seperti ekonomi, militer, hukum, kesehatan, hingga psikologis. Intervensi adalah istilah yang sering disebut dengan campur tangan atau ikut campur,[1]

Menurut KBBI, intervensi adalah campur tangan dalam perselisihan antara dua pihak. Aksi ini bisa terjadi pada orang, golongan, negara, dan sebagainya. Intervensi berasal dari bahasa Latin intervenire, yang berarti "untuk hadir di antara atau menyela". Menurut Cambridge Dictonary, intervensi adalah tindakan dengan sengaja terlibat dalam situasi yang sulit, untuk memperbaikinya atau mencegahnya menjadi lebih buruk. Menurut Merriam Webster, intervensi adalah tindakan masuk ke dalam hasil atau arah terutama dari suatu kondisi atau proses untuk mencegah bahaya atau meningkatkan fungsi. Intervensi suatu tindakan memasukkan satu hal di antara yang lain, seperti orang yang mencoba membantu. Sering kali intervensi dimaksudkan untuk membuat keadaan menjadi lebih baik. Tetapi, bisa juga intervensi dianggap tindakan yang merugikan.[2]

Tujuan intervensi

Turut campurnya pihak lain atau intervensi terhadap suatu masalah yang bukan masalahnya bertujuan untuk membantu permasalahan pihak tersebut agar dapat selesai. Namun intervensi juga dapat bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari permasalahan orang lain.[3]

Dampak intervensi

Intervensi tentang negara dapat berdampak positif (baik) ataupun berdampak negatif (buruk) sesuai dengan tujuan dilakukannya, sebagai berikut:

  1. Intervensi positif adalah intervensi yang berdampak baik bagi negara yang dicampuri urusannya. Misalnya intervensi negara Indonesia dalam mengakhiri perang Kamboja dan Vietnam, juga intervensi PBB untuk menjaga keamanan dan tidak adanya pelanggaran HAM di seluruh negara di dunia.
  2. Intervensi negatif adalah intervensi yang berdampak buruk bagi negara yang dicampuri urusannya. Contohnya adalah masuknya Italia untuk membela Jerman melawan Inggris Raya pada Perang Dunia II yang memperparah peperangan. Intervensi negatif juga sering kali dilakukan negara kuat untuk mendapatkan keuntungan sumber daya maupun politik dari negara yang lebih lemah.[4]

Pengertian Intervensi menurut ahli

  • J.G. Starke

Intervensi adalah suatu bentuk propaganda atau kegiatan lainya yang dilakukan oleh suatu negara dengan tujuan untuk mendorong terjadinya revolusi atau perang saudara di negara lain.

  • Parry dan Grant

Intervensi adalah tindakan turut campurnya sebuah negara secara diktator terhadap negara lain yang tujuannya adalah untuk menjaga atau pun mengubah kondisi aktual tertentu.

  • Oppenheiman Lauterpacht

Intervensi adalah campur tangan sebuah negara secara diktator terhadap urusan dalam negeri negara lain dengan tujuan utama untuk memelihara atau pun untuk mengubah kondisi, situasi, atau pun barang yang ada di negara tersebut.

  • Dr. Wirjono Prodojodikoro

Intervensi adalah suatu campur tangan negara asing yang sifatnya menekan dengan alat kekerasan atau dengan ancaman melakukan kekerasan, apabila keinginannya tidak terpenuhi.[5]

  • Pisikolog Yeny Duriana Wijaya

Intervensi individual merupakan kegiatan psikoterapi yang melibatkan seorang ahli terapi yang menjadi penolong bagi kliennya yang mengalami masalah, tingkah laku, penghasut, kualitas hidup dan lain sebagainya.[6]

Lihat pula

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan