Minggu, 18 Oktober 2026
02:30 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Abnormalitas kromosom

Abnormalitas kromosom

Bagikan:
250px-Down_Syndrome_Karyotype.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh abnormalitas numerik: sebuah kariotipe individu dengan trisomi 21, menunjukkan tiga salinan kromosom 21.
250px-Single_Chromosome_Mutations.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiga contoh abnormalitas struktural dalam kromosom tunggal: delesi (1), duplikasi (2) dan inversi (3).

Abnormalitas kromosom, anomali kromosom, aberasi kromosom, mutasi kromosom atau gangguan kromosom adalah kondisi di mana terdapat bagian DNA kromosom yang hilang, berlebih, atau jumlah yang ireguler.[1][2] Hal ini dapat terjadi dalam wujud abnormalitas-abnormalitas numerik, di mana terdapat jumlah tak biasa kromosom, atau sebagai abnormalitas struktural, di mana satu atau lebih kromosom individu terubah. Mutasi kromosom sebelumnya digunakan dalam konteks yang lebih mengerucut, yang merujuk kepada perubahan pada sebuah segmen kromosom, yang melibatkan lebih dari satu gen.[3] Anomali-anomali kromosom umumnya terjadi saat terjadi masalah dalam pembelahan sel setelah proses meiosis atau mitosis. Abnormalitas-abnormalitas kromosom dapat dideteksi atau dikonfirmasi dengan membandingkan kariotipe (susunan kromosom penuh) sebuah individu dengan kartiotipe tipikal spesiesnya melalui pengujian genetik.

Referensi

  1. ↑ "Chromosomal Abnormalities", Understanding Genetics: A New York, Mid-Atlantic Guide for Patients and Health Professionals (dalam bahasa Inggris), Genetic Alliance, 2009-07-08, diakses tanggal 2023-09-27
  2. ↑ NHGRI. 2006. Chromosome Abnormalities Diarsipkan 2006-09-25 di Wayback Machine
  3. ↑ Rieger, R.; Michaelis, A.; Green, M.M. (1968). "Mutation". A glossary of genetics and cytogenetics: Classical and molecular. New York: Springer-Verlag. ISBN 978-0-387-07668-3.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan