Senin, 21 September 2026
02:31 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Kalender Turkmen

salah satu metode penentuan tanggal

Pada 10 Agustus 2002, pemerintah Turkmenistan menetapkan undang-undang yang mengubah nama hari dan bulan. Nama yang dipilih diambil dari identitas nasional yang disebutkan dalam buku Ruhnama, buku karya Saparmurat Niyazov, presiden pertama dan seumur hidup Turkmenistan. Menurut film dokumenter The Shadow of the Holy Book karya Arto Halonen, pengusaha Turki Ahmet Çalık mengusulkan ide untuk mengganti nama-nama bulan, saat dia mencoba berteman dengan Niyazov untuk mengembangkan bisnisnya di negara itu.

Setelah undang-undang disahkan, nama-nama baru digunakan di seluruh media yang dikuasai negara. Media Turkmen yang berbahasa asing juga mengadopsi nama baru itu, untuk menargetkan penduduk Turkmenistan yang berbahasa Rusia, di mana nama lama ditempatkan di sebelah nama baru dengan tanda kurung. Namun, nama-nama lama masih digunakan dalam percakapan sehari-hari.[1]

Empat tahun setelah perubahan nama, Niyazov mangkat pada tahun 2006. Pada 23 April 2008, dilaporkan bahwa kabinet pemerintahan baru Turkmenistan mendiskusikan pengembalian nama-nama hari dan bulan yang lama.[2] Nama-nama lama itu akhirnya diadopsi pada Juli 2008.[1]

Nama-nama bulan yang lama diambil dari bahasa Rusia. Nama-nama bulan yang diadopsi adalah sebagai berikut:

Nama Indonesia Nama lama Nama baru Penjelasan
Januari Ýanwar Türkmenbaşy Berarti "Pemimpin Bangsa Turkmen", julukan Saparmurat Niyazov, presiden Turkmenistan dan pengarang buku Ruhnama.
Februari Fewral Baýdak Bendera – hari bendera Turkmenistan diperingati pada bulan Februari pada ulang tahun Niyazov.
Maret Mart Nowruz Tahun baru Persia yang diperingati pada bulan Maret.
April Aprel Gurbansoltan Gurbansoltan Eje – Nama ibu Niyazov.
Mei Maý Magtymguly Magtymguly Pyragy – Penyair Turkmen, dianggap oleh Niyazov sebagai guru spiritual termasyhur bangsa Turkmen.
Juni Iýun Oguz Oghuz Khan – tokoh semi-mitologis pendiri bangsa Turkmen.
Juli Iýul Gorkut Pahlawan dalam wiracarita Turkmen "Gorkut-Ata".
Agustus Awgust Alp Arslan Sultan kedua Kesultanan Seljuk Raya, pemenang pertempuran melawan Kekaisaran Byzantium yang menginisiasi migrasi bangsa Turk ke Asia Kecil.
September Sentýabr Ruhnama Buku Niyazov, dianggap sebagai panduan rohani bangsa Turkmen.
Oktober Oktýabr Garaşsyzlyk Kemerdekaan – Hari Kemerdekaan Turkmenistan dirayakan pada bulan Oktober.
November Noýabr Sanjar Pemimpin terakhir Kekaisaran Seljuk.
Desember Dekabr Bitaraplyk Kenetralan – Turkmenistan menempatkan dirinya sebagai negara netral, dan Hari Netralitas diperingati pada bulan Desember.

Nama hari yang lama berasal dari bahasa Persia. Nama yang diadopsi adalah sebagai berikut:

Nama Indonesia Nama lama Nama baru Penjelasan
Senin Duşenbe Başgün Hari pertama
Selasa Sişenbe Ýaşgün Hari muda
Rabu Çarşenbe Hoşgün Hari yang disukai
Kamis Penşenbe Sogapgün Hari keadilan
Jumat Anna Annagün Hari ibu
Sabtu Şenbe Ruhgün Hari roh
Minggu/Ahad Ýekşenbe Dynçgün Hari istirahat

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Туркменам вернули прежний календарь, Lenta.ru, 1 Juli 2008 (dalam bahasa Rusia)
  2. "Turkmen Go Back to Old Calendar". BBC News. 24 April 2008. Diakses tanggal 30 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Penanggalan
Sistem
Penggunaan umum
Penggunaan
terbatas
Jenis
Varian Kristen
Historis
Penggunaan khusus
Usulan reformasi
Fiksi
Tampilan dan
aplikasi
Penamaan dan
penomoran tahun
Istilah
Sistem
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan