Rabu, 30 September 2026
13:03 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Suriyakhati

Suriyakhati

salah satu metode penentuan tanggal

Bagikan:

Suriyakhati (Kalender solar Thai, bahasa Thai:สุริยคติ) diterapkan oleh Raja Chulalongkorn (Rama V) pada tahun 1888 Masehi sebagai versi Siam dari Kalender Gregorian. Merupakan kalender resmi di Thailand, meskipun kalender lunar Thai masih terus dipakai. Tahun-tahun sekarang dihitung dalam Era Buddha (BE: Buddhist Era, พ.ศ. พุทธศักราช, pútthasàkkàrât) yaitu 543 tahun lebih besar dari penanggalan Masehi (ค.ศ. คริสต์ศักราช, krítsàkkàrât). Untuk memudahkan, kalender-kalender umumnya menampilkan tahun Masehi dalam angka Arab dan angka Tionghoa.

250px-Thai_August_2004_0.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Agustus ๒๕๔๗ angka Thai = 2547 BE, 2004 M, Tionghoa 二〇〇四年
250px-August2004rs.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Agustus 2547 BE/2004 M

Kalender

Hari-hari raya Thai (kiri) dan Tionghoa (kanan).
Hari-hari raya Thai (kiri) dan Tionghoa (kanan).

Tahun-tahun

Informasi lebih lanjut: Chula Sakarat

Orang Siam biasanya menggunakan dua kalender, satu "suci" (sacred) dan yang lain "populer" (vulgar dalam makna klasik.) Era vulgar atau era minor (จุลศักราช, chula sakarat) dianggap ditetapkan ketika pemujaan Gautama pertama kali diperkenalkan,[1] [2] dan bertepatan dengan Kalender Burma tradisional (disingkat ME atau BE, yang terakhir ini tidak sama denga singkatan "Buddhist Era", yang merupakan era suci.)

Tahun baru

Tahun baru, di mana tahun kalender baru dimulai dan bilangan tahun kalender bertambah, asalnya bertepatan dengan tanggal yang dihitung untuk Songkran, ketika matahari berada pada rasi bintang Aries, yaitu tanda atrologi pertama pada Zodiak sebagaimana dihitung dengan astrologi sidereal: sehingga tahun kalender dimulai pada 11 April 1822.[1] Sebagaimana disebut sebelumnya, Rama VI memindahkan permulaan tahun kembali pada 1 April pada tahun 2455 BE, 1912 M.

Pada tanggal 6 September 1940, Perdana Menteri Phibunsongkhram mengeluarkan dekret[3] 1 Januari 1941 ditetapkan sebagai permulaan tahun 2484 BE, sehingga tahun 2483 BE hanya mempunyai 9 bulan. Untuk mengkonversi tanggal dari 1 Januari sampai 31 Maret sebelum tahun itu, angka yang ditambahkan atau dikurangi adalah 542; selain itu, 543. Misalnya:

Bulan 1–34–67–910–12 1–34–67–910–12 1–34–67–910–12 1–34–67–910–12
Masehi 1939 1940 1941 1942
BE 2481 2482 2483 2484 2485

Representasi planet-planet dalam bentuk ilahi dalam budaya Thai:

  • Phra Athit
    Phra Athit
  • Phra Chan
    Phra Chan
  • Phra Angkhan
    Phra Angkhan
  • Phra Phut
    Phra Phut
  • Phra Rahu
    Phra Rahu
  • Phra Phruehat
    Phra Phruehat
  • Phra Suk
    Phra Suk
  • Phra Sao
    Phra Sao

Referensi

  1. 1 2 Crawfurd, John (21 Agustus 2006) [1830]. "Chapter I". Journal of an Embassy from the Governor-general of India to the Courts of Siam and Cochin China. Vol. Volume 2 (Edisi 2nd). London: H. Colburn and R. Bentley. hlm. 32. OCLC 3452414. Diakses tanggal 6 Agustus 2012. The Siamese year does not commence with the first month, but corresponds with that of the Chinese. In the year 1822, the new year fell on the 11th of April, being the 5th day of the dark half of the moon.... The Siamese have two epochs, or, as they describe them, Sa-ka-rat. The sacred one dates from the death of Gautama, and the year which commenced on the 11th of April, 1822, was the year 2365, according to this reckoning.{{cite book}}: |volume= memiliki teks tambahan
  2. ↑ Roberts, Edmund (Digitized 12 October 2007) [First published in 1837]. "Chapter XX―Division of Time". Embassy to the Eastern courts of Cochin-China, Siam, and Muscat : in the U. S. sloop-of-war Peacock ... during the years 1832-3-4 (Edisi Digital). Harper & brothers. hlm. 310. Diakses tanggal 25 April 2012. The Siamese have two epochs, sacred and popular. The sacred era dates from the death of Gautama, and the year 1833 corresponded to the 2376 year. The vulgar era was instituted when the worship of Gautama was first introduced; and the year 1833 corresponded with the year 1194, and was the fifth, or Dragon year.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  3. ↑ "พระราชบัญญัติปีปฏิทิน พุทธศักราช ๒๔๘๓" (PDF). Royal Gazette (dalam bahasa Thai). 57 (0 ก): 419. 17 September 1940. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 27 September 2011. Diakses tanggal 16 November 2014.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Lihat pula

Pustaka

  • Eade, John Christopher. 1995. The Calendrical Systems of Mainland South-East Asia. Handbuch der Orientalistik: Dritte Abteilung, Südostasien 9. Leiden and New York: E. J. Brill. ISBN 90-04-10437-2
  • na Nakorn, Bleung (comp.). [1971]. นายเปลื้อง ณ นคร ผู้รวบรวม ปทานุกรมนักเรียน ไทยวัฒนาพานิช กทม. Student's Handbook. Bangkok: Thai Wattana Panit, 2514.
  • Sethaputra, So. 1999. New Model English - Thai Dictionary. [Krung Thep Maha Nakhon?: Thai Watthana Phanit?]. ISBN 974-08-3253-9
  • Thai calendar for August 2004.
  • Web dictionary Thai-English English-Thai

Pranala luar

Penanggalan
Sistem
Penggunaan umum
Penggunaan
terbatas
Jenis
Varian Kristen
Historis
Penggunaan khusus
Usulan reformasi
Fiksi
Tampilan dan
aplikasi
Penamaan dan
penomoran tahun
Istilah
Sistem
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan