Minggu, 01 November 2026
02:10 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ahmad Sanjar

Ahmad Sanjar

Bagikan:
Ahmad Sanjar
330px-Ahmad_Sanjar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ahmad Sanjar menduduki takhtanya.
Malik Khorasan
Berkuasa1097–1118
PendahuluArghun Arslan
PenerusPenaklukan Kara-Khitan
Sultan Kekaisaran Seljuq Raya
Berkuasa1118–1157
PendahuluMuhammad I
PenerusDawud
LahirOktober 1086
Sinjar
MeninggalTemplat:Date of death and age
Merv
AyahMalik Syah I
IbuTajuddin Safariyya Khatun[1]
PermaisuriTerken Khatun
Keturunan
  • Mah-i Mulk Khatun
  • Amir Sitti Khatun
  • Gawhar Khatun
WangsaWangsa Seljuq
AgamaIslam Sunni

Ahmad Sanjar (Persia: احمد سنجر; nama lengkap: Muizz ad-Dunya wa ad-Din Adud ad-Dawlah Abul-Harith Ahmad Sanjar ibn Malik-Syah) (l. 1085 – w. 8 May 1157)[2] adalah penguasa Seljuq di Khorasan dari 1097 sampai 1118.[3] Ia kemudian menjadi Sultan Kekaisaran Seljuk sampai kematiannya pada 1157.

Ia awalnya memerintah daerah Khorasan atas nama Muhammad I Tapar, namun kemudian menjadi penguasa sebagian besar Persia. Masa kekuasaannya diisi dengan banyak peperangan dan pemberontakan. Dalam Perang Qutwan, ia kalah dan harus menyerahkan sebagian besar daerah timur dari kekuasaannya. Kematiannya menandai mulai runtuhnya Dinasti Seljuk, yang akhirnya sibuk berkonflik dengan sesamanya.[4]

Ia dimakamkan di Merv. Pada 1221 M, makamnya dihancurkan oleh pasukan Mongol.

Referensi

  1. ↑ Massignon 1982, hlm. 162.
  2. ↑ Rashid ad-Din. "Collection of annals". Translated from Persian by O.I.Smirnova, edited by prof. A.A.Semenova. Publishing house of the Academy of Sciences of the USSR, 1952. Vol.1, book.2. p. 80.
  3. ↑ "SANJAR, Aḥmad b. Malekšāh" Encyclopædia Iranica
  4. ↑ Rizem, Aizid (Juni 2023). Selayang Pandang Dinasti Seljuk. Yogyakarta: DIVA Press. hlm. 50. ISBN 978-623-189-221-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Sumber

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan