Minggu, 20 September 2026
21:32 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Haver

Haver

Haver
Tanaman haver dengan perbungaan
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Subfamili: Pooideae
Genus: Avena
Spesies:
A. sativa
Nama binomial
Avena sativa
L. (1753)

Haver (Avena sativa L.) (bahasa Inggris:oat) merupakan serealia yang cukup penting di daerah beriklim subtropis dan sedang. Bulir yang dihasilkannya (disebut haver pula) dimanfaatkan sebagai makanan serta pakan (terutama kuda). Di Indonesia produknya dikenal dari sejenis bubur yang dibawa oleh kolonial Belanda, yang dikenal sebagai havermut.

Haver merupakan bentuk domestikasi dari jenis setengah liar Avena fatua yang telah dibudidayakan pada zaman perundagian awal (zaman besi)[1] dan merupakan sumber pangan pokok masa itu di Asia Barat dan Eropa.

Taksonomi

250px-AVENA.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bulir haver yang hampir mencapai masa panen.

Tumbuhan haver merupakan salah satu tumbuhan yang mengandung biji.[2] Umur berbunga untuk haver adalah ketika separuh dari malai telah keluar dari pelepah daun bendera.[3]

Pertumbuhan

Haver memiliki fase pertumbuhan yang sama dengan jenis serealia yang lainnya. Waktu pertumbuhan bergantung kepada varietas, unsur hara, suhu, kelembapan, hama dan penyakit tanaman.[4] Oat liar biasanya tumbuh di sekitar tanaman serealia lainnya.[5]

Lain-lain

Efek hormon tumbuhan auksin pertama kali ditemukan dari tumbuhan haver, tepatnya dari koleoptilnya.

10 Besar negara penghasil haver - 2013 (Ribu Metrik Ton)
Rusia 4,027
Kanada 2,680
Polandia 1,439
Finlandia 1,159
Australia 1,050
Amerika Serikat 929
Spanyol 799
Britania Raya 784
Swedia 776
Jerman 668
Total 20,732

Racun

Pada pangan yang terbuat dari haver dapat terdapat kandungan racun di dalamnya. Racun ini dihasilkan oleh beberapa jenis kapang dan menimbulkan gangguan kesehatan. Kapang pada haver dapat menyebabkan karsinogenik dan hepatotoksik. Karsinogenik disebabkan oleh Peniccillium citrinum dan Peniccillium viridicatum. Kedua kapang ini menghasilkan mikotoksin berupa citrinin. Sedangkan hepatotoksik disebabkan oleh Aspergillus ochraceus. Kapang ini menghasilkan mikotoksin berupa okratoksin.[6]

Kegunaan

Beras non-padi

Haver termasuk jenis sumber pangan fungsional yang termasuk dalam kelompok serat tak larut.[7] Di dalam haver terkandung banyak karbohidrat.[8] Jenis karbohidrat pada haver adalah karbohidrat kompleks.[9] Haver dapat digunakan sebagai beras non-padi. Caranya dengan diolah menjadi tepung.[10] Haver juga dapat digunakan sebagai pengurang pengembangam hasil ekstrusi pada konsentrasi 5–10%.[11]

Referensi

Catatan kaki

  1. "Avena fatua (wild oat)". www.cabi.org (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-08. Diakses tanggal 2022-05-08.
  2. Rahmawati, A. P., dkk. (2021). Melangitkan Pengetahuan Gizi & Psikologi dengan Spiritualisasi Ilmu-Ilmu Modern (PDF). Bantul: Mata Kata Inspirasi. hlm. 79. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2023-06-18. Diakses tanggal 2023-06-18.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. Andriani, A., dan Isnaini, M. (2011). "Morfologi dan Fase Pertumbuhan Gandum" (PDF). Balai Penelitian Tanaman Serealia. hlm. 92. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-11-28. Diakses tanggal 2023-06-18.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. Andriani, A., dan Isnaini, M. (2011). "Morfologi dan Fase Pertumbuhan Gandum" (PDF). Balai Penelitian Tanaman Serealia. hlm. 82. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-11-28. Diakses tanggal 2023-06-18.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. Paiman (2020). Yudono, Prapto (ed.). Gulma Tanaman Pangan (PDF). Yogyakarta: Penerbit UPY Press. hlm. 165. ISBN 978-623-76680-9-1. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-09-12. Diakses tanggal 2023-06-18.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  6. Sugiyono (2017). "Aplikasi Teknologi Pangan untuk Keamanan Pangan" (PDF). Proceedings of The 1st Pediatric Nutrition and Metabolic Update NutriMet. Ikatan Dokter Anak Indonesia: 54. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2023-03-28. Diakses tanggal 2023-06-18.
  7. Aini, N., Prihananto, V., dan Sustriawan, B. (2020). Sari Jagung Probiotik Sebagai Alternatif Pangan Fungsional (PDF). Universitas Jenderal Soedirman. hlm. 3. ISBN 978-623-7144-65-6. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2023-01-01. Diakses tanggal 2023-06-18.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  8. Hardinsyah, dan Dewi, M. (2019). "Kecukupan Energi dan Karbohidrat" (PDF). Prosiding WNPG ke-XI Bidang 1: Peningkatan Gizi Masyarakat “Percepatan Penurunan Stunting Melalui Revitalisasi Ketahanan Pangan dan Gizi dalam Rangka Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”. Pustaka Sinar Harapan: 24. ISBN 978-602-416-522-2.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: terbitan berkala memiliki ISBN (link)
  9. Kuswari, M., dkk. (2019). Fit Saat Berpuasa: Tetap Bugar di Bulan Ramadhan (PDF). Bogor: PT Penerbit IPB Press. hlm. 11. ISBN 978-602-440-755-1. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2023-06-18. Diakses tanggal 2023-06-18.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  10. Damat, dkk. 2020, hlm. 5.
  11. Damat, dkk. 2020, hlm. 11.

Daftar pustaka

Avena sativa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan