Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Gunung Kumbang" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Agustus 2025) |
| Gunung Kumbang | |
|---|---|
![]() | |
| Titik tertinggi | |
| Ketinggian | 1.211 Mdpl (3.973 Kaki) |
| Geografi | |
| Letak | Jawa Tengah, Indonesia |
Gunung Kumbang (Sunda: ᮌᮥᮔᮥᮀ ᮊᮥᮙ᮪ᮘᮀ) merupakan sebuah gunung yang terdapat di Provinsi Jawa Tengah. Gunung Kumbang merupakan salah satu titik tertinggi di jajaran Pegunungan Pojoktiga-Lio. Gunung Kumbang secara administrasi berada di perbatasan Kecamatan Ketanggungan dengan Kecamatan Salem di Kabupaten Brebes. Gunung Kumbang ini mempunyai ketinggian 1.211 meter di atas permukaan air laut Mdpl. Di sekitarnya terdapat puncak lainnya seperti Puncak Sagara (1.109 Mdpl), Puncak Jojoktelu (1.129 Mdpl) dan Puncak Payung (845 Mdpl). Sungai yang berhulu di gunung ini antara lain Sungai Cibentar, Sungai Cikumbang, Sungai Cibatu, Sungai Cikamuning, Sungai Cirambeng dan Sungai Ciseureuh.
Gunung Kumbang memiliki jejak sejarah dan budaya yang berkaitan dengan praktik asketisme masyarakat Tatar Sunda pada abad ke-15 hingga ke-16. Penelitian arkeologi sejarah menunjukkan bahwa praktik asketisme di kawasan Gunung Kumbang tercatat dalam sumber tertulis dan arkeologis. Praktik tersebut dilakukan dalam bentuk tapa (samadhi), puasa, dan ritual tertentu yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan pada masa tersebut.[1]
Di lereng Gunung Kumbang terdapat komunitas Jalawastu yang mempertahankan sejumlah tradisi sebagai bagian dari identitas budaya Sunda di Kabupaten Brebes. Salah satu tradisi yang dikaji dalam kaitannya dengan masyarakat Jalawastu adalah Ngasa. Kehidupan masyarakat di kawasan tersebut juga berkaitan dengan hubungan budaya dan lingkungan alam di kaki Gunung Kumbang.[2]
Lihat pula
- ↑ Sunjana, Dani; Saringendyanti, Etty; Nugrahanto, Widyo (2024-08-30). "Asceticism Practices on Mount Kumbang in the 15th-16th Century: Praktik Asketisme di Gunung Kumbang Abad XV-XVI M". Berkala Arkeologi (dalam bahasa Inggris). 44 (1): 41–60. doi:10.55981/jba.2024.3899. ISSN 2548-7132.
- ↑ Wijanarto, Wijartno (2018-10-30). "HARMONI DI KAKI GUNUNG KUMBANG Ngasa, Komunitas Jalawastu dan Jejak Sunda di KabupatenBrebes". Aceh Anthropological Journal (dalam bahasa Inggris). 2 (2): 37–54. doi:10.29103/aaj.v2i2.1157. ISSN 2746-0436.

