Senin, 28 September 2026
18:18 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Faktorisasi prima

Faktorisasi prima

pecahan bilangan komposit

120px-Math.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini adalah bagian dari seri:
Matematika
250px-PrimeDecompositionExample.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar di atas menunjukkan proses faktorisasi angka 864.
Masalah yang belum terpecahkan dalam Ilmu komputer
Apakah faktorisasi prima bisa dicapai dalam waktu polinomial?

Faktorisasi prima adalah pecahan bilangan komposit yang terdiri dari bilangan-bilangan pembagi yang lebih kecil, dan hasil perkalian dari bilangan-bilangan tersebut sama dengan bilangan komposit yang disebutkan. Contohnya, faktorisasi prima bilangan 84 adalah 2x2x3x7, di mana bilangan 2, 3 dan 7 adalah bilangan prima dan bilangan pembagi 84.

Sampai sekarang ini masih belum ditemukan algoritme faktorisasi non-kuantum yang efisien. Suatu percobaan[1] faktorisasi bilangan dengan 232 digit yang dilaksanakan pada tahun 2009 oleh beberapa ilmuwan berlangsung selama 2 tahun dengan ratusan komputer. Sifat matematis ini adalah dasarnya algoritma enkripsi berkunci publik RSA. Karena sampai sekarang ini masih belum diketahui teknik untuk mendapatkan hasil faktorisasi prima yang cepat dan efisien, maka enkripsi RSA tergolong sangat aman dan hanya bisa dipecahkan dengan cara paksa (brute force) yang harus memakan waktu bertahun-tahun. Jika pada suatu hari telah ditemukannya algoritma yang mampu memecahkan masalah faktorisasi dalam waktu polinomial, semua enkripsi RSA akan langsung menjadi tidak aman.

Dua bilangan berbeda yang memiliki jumlah digit yang sama tidak sama sukar difaktorisasi. Menurut pengetahuan matematis sekarang, bilangan yang paling sulit difaktorisasi adalah bilangan semiprima (yaitu hasil perkalian dua bilangan prima).

Contoh

  • Tentukan faktor, faktor prima dan faktorisasi prima dari bilangan 18!
Faktor: 1, 2, 3, 6, 9 dan 18.
Faktor prima: 2 dan 3.
Faktorisasi prima: 2 dan 32.
  • Tentukan hasil dari 9.261 3 {\displaystyle {\sqrt[{3}]{9.261}}} {\displaystyle {\sqrt[{3}]{9.261}}} dan 16 4 {\displaystyle {\sqrt[{4}]{16}}} {\displaystyle {\sqrt[{4}]{16}}}!
9.261 3 {\displaystyle {\sqrt[{3}]{9.261}}} {\displaystyle {\sqrt[{3}]{9.261}}}
Faktorisasi prima dari 9.261 adalah 33 dan 73 maka hasilnya adalah 7 x 3 = 21.
16 4 {\displaystyle {\sqrt[{4}]{16}}} {\displaystyle {\sqrt[{4}]{16}}}
Faktorisasi prima dari 16 adalah 24 maka hasilnya adalah 2.

Algoritma

Berikut adalah beberapa contoh algoritma faktorisasi prima:

  • Percobaan pembagian (Trial division): Algoritma yang lamban namun mudah dimengerti. Angka n yang perlu difaktorkan dibagi bulat dengan bilangan yang lebih besar dari 1 dan lebih kecil dari n.
  • Faktorisasi roda: Menggunakan Saringan Eratosthenes.
  • Algoritma rho Pollard: Ditemukan oleh John Pollard pada tahun 1975.
  • Faktorisasi kurva eliptik Lenstra
  • Faktorisasi Euler

Referensi

  1. ↑ Kleinjung; et al. (2010-02-18). "Factorization of a 768-bit RSA modulus" (PDF). International Association for Cryptologic Research. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2010-03-31. Diakses tanggal 2010-08-09.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |author=
Ikon rintisan

Artikel bertopik matematika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan