Rabu, 23 September 2026
01:19 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Pecahan

Pecahan

rasio dari dua bilangan

Artikel ini berisi tentang istilah matematika. Untuk "fraksi" dalam politik, lihat Fraksi.
250px-Cake_quarters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seloyang kue dengan seperempat bagian yang telah diambil. Sisa tiga perempat bagian dari kue ditunjukkan pada gambar. Garis putus-putus menunjukkan di bagian mana kue dapat dipotong agar dapat membagi kue itu sama rata. Seperempat ditulis dengan notasi pecahan 14.

Pecahan atau fraksi adalah istilah yang merujuk pada suatu bagian atau sejumlah bagian yang setara dari sesuatu yang "penuh". Dalam matematika, pecahan umumnya ditunjukkan dengan notasi a b {\displaystyle {a \over b}} {\displaystyle {a \over b}}, di mana b ≠ 0.[1] Dalam hal ini a merupakan pembilang (bahasa Inggris:numerator, bahasa Belanda:teller) dan b merupakan penyebut (bahasa Inggris:denominator, bahasa Belanda:noemer). Hakikat dalam bilangan pecahan adalah bagaimana suatu nilai dapat disederhanakan. Penyederhanaan pembilang dan penyebut akan memudahkan dalam operasi aritmetika sehingga tidak menghasilkan angka yang terlalu besar tetapi tetap mempunyai nilai yang sama.

Jenis

Pecahan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Bilangan Desimal atau pecahan desimal adalah sebuah bilangan yang ditandai dengan tanda koma (,). Namun dalam pemrogaman, bilangan desimal dapat ditandai dengan tanda titik (.) yang mewakili tanda koma (,) . Bilangan desimal bisa didapat melalui pembagian antara pembilang dan penyebut suatu pecahan.

Contohnya 1 2 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 2}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 2}}}, angka 1 adalah pembilang dan angka 2 adalah penyebut. Jika ingin mengubah pecahan tersebut menjadi desimal, maka harus dilakukan pembagian antara pembilang dan penyebut menjadi 1 ÷ 2 = 0,5. Dalam tabel berikut akan diberikan beberapa contoh cara membaca bilangan desimal.

AngkaCara dibaca
0,5nol koma lima
0,75nol koma tujuh lima
0,025nol koma nol dua lima
  • Bilangan Pecahan Biasa merupakan pecahan yang terdiri atas pembilang dan penyebut dimana pembilang lebih kecil dari penyebut.
BilanganCara baca
1 2 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 2}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 2}}}setengah atau seperdua
1 3 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 3}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 3}}} sepertiga atau satu pertiga
1 4 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 4}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 4}}}seperempat atau satu perempat
1 5 {\displaystyle {1 \over 5}} {\displaystyle {1 \over 5}}seperlima atau satu perlima
1 6 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 6}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 6}}}seperenam atau satu perenam
1 7 {\displaystyle {1 \over 7}} {\displaystyle {1 \over 7}}sepertujuh atau satu pertujuh
1 8 {\displaystyle {1 \over 8}} {\displaystyle {1 \over 8}}seperdelapan atau satu perdelapan
1 9 {\displaystyle {1 \over 9}} {\displaystyle {1 \over 9}}sepersembilan atau satu persembilan
2 3 {\displaystyle {2 \over 3}} {\displaystyle {2 \over 3}}dua pertiga
3 4 {\displaystyle {3 \over 4}} {\displaystyle {3 \over 4}}tiga perempat
  • Pecahan Campuran merupakan suatu bentuk pecahan yang terdiri dari bilangan bulat, pembilang, dan penyebut.[2] Pecahan campuran adalah penyederhanaan dari pecahan biasa tidak murni. Yang dimaksud pecahan biasa tidak murni adalah pecahan yang angka pembilang lebih besar dari penyebut. Contohnya 19 2 {\displaystyle {19 \over 2}} {\displaystyle {19 \over 2}}, angka 19 merupakan pembilang, angka 2 merupakan penyebut. Bisa dilihat pembilangnya lebih besar dari penyebut, sehingga dapat disederhanakan dengan cara membagi pembilang dengan penyebutnya. Caranya 19 ÷ 2 = 9 sisa 1, angka 9 yang merupakan hasil baginya adalah bilangan bulat, sisanya yaitu angka 1 adalah pembilang, angka 2 tetap sebagai penyebut. Sehingga bentuk pecahan campuran dari pecahan 19 2 {\displaystyle {19 \over 2}} {\displaystyle {19 \over 2}} adalah 9 = 9 1 2 {\displaystyle 9{1 \over 2}} {\displaystyle 9{1 \over 2}}. Dalam tabel berikut akan diberikan beberapa contoh cara membaca pecahan campuran.
BilanganCara baca
1 1 2 {\displaystyle 1{1 \over 2}} {\displaystyle 1{1 \over 2}}satu setengah
2 2 3 {\displaystyle 2{2 \over 3}} {\displaystyle 2{2 \over 3}}dua dua-pertiga
3 3 4 {\displaystyle 3{3 \over 4}} {\displaystyle 3{3 \over 4}}tiga tiga-perempat

Operasi Hitung pada Pecahan

Adapun operasi hitung pada pecahan, yaitu: penjumlahan dan pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Penjumlahan dan Pengurangan

Penjumlahan

Adapun sifat-sifat penjumlahan pada pecahan, yaitu:[3][4]

  1. a b + c b = a + c b {\displaystyle {\frac {a}{b}}+{\frac {c}{b}}={\frac {a+c}{b}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}+{\frac {c}{b}}={\frac {a+c}{b}}}
  2. a b + c d = a ⋅ d + b ⋅ c b ⋅ d {\displaystyle {\frac {a}{b}}+{\frac {c}{d}}={\frac {a\cdot d+b\cdot c}{b\cdot d}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}+{\frac {c}{d}}={\frac {a\cdot d+b\cdot c}{b\cdot d}}}

Contoh penerapannya, yaitu :

  1. 2 7 + 3 7 = 2 + 3 7 = 5 7 {\displaystyle {\frac {2}{7}}+{\frac {3}{7}}={\frac {2+3}{7}}={\frac {5}{7}}} {\displaystyle {\frac {2}{7}}+{\frac {3}{7}}={\frac {2+3}{7}}={\frac {5}{7}}}
  2. 2 3 + 4 5 = 2 ⋅ 5 + 3 ⋅ 4 3 ⋅ 5 = 10 + 12 15 = 22 15 = 1 7 15 {\displaystyle {\frac {2}{3}}+{\frac {4}{5}}={\frac {2\cdot 5+3\cdot 4}{3\cdot 5}}={\frac {10+12}{15}}={\frac {22}{15}}=1{\frac {7}{15}}} {\displaystyle {\frac {2}{3}}+{\frac {4}{5}}={\frac {2\cdot 5+3\cdot 4}{3\cdot 5}}={\frac {10+12}{15}}={\frac {22}{15}}=1{\frac {7}{15}}} (Hasil 22 15 {\displaystyle {22 \over 15}} {\displaystyle {22 \over 15}} langsung disederhanakan dengan cara mengubahnya menjadi pecahan campuran.) [5]

Pengurangan

Adapun sifat-sifat pengurangan pada pecahan, yaitu:[3][4]

  1. a b − c b = a − c b {\displaystyle {\frac {a}{b}}-{\frac {c}{b}}={\frac {a-c}{b}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}-{\frac {c}{b}}={\frac {a-c}{b}}}
  2. a b − c d = a ⋅ d − b ⋅ c b ⋅ d {\displaystyle {\frac {a}{b}}-{\frac {c}{d}}={\frac {a\cdot d-b\cdot c}{b\cdot d}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}-{\frac {c}{d}}={\frac {a\cdot d-b\cdot c}{b\cdot d}}}

Contoh penerapannya, yaitu:

  1. 3 7 − 2 7 = 3 − 2 7 = 1 7 {\displaystyle {\frac {3}{7}}-{\frac {2}{7}}={\frac {3-2}{7}}={\frac {1}{7}}} {\displaystyle {\frac {3}{7}}-{\frac {2}{7}}={\frac {3-2}{7}}={\frac {1}{7}}}
  2. 4 5 − 2 3 = 4 ⋅ 3 − 2 ⋅ 5 5 ⋅ 3 = 12 − 10 15 = 2 15 2 15 {\displaystyle {\frac {4}{5}}-{\frac {2}{3}}={\frac {4\cdot 3-2\cdot 5}{5\cdot 3}}={\frac {12-10}{15}}={\frac {2}{15}}{\frac {2}{15}}} {\displaystyle {\frac {4}{5}}-{\frac {2}{3}}={\frac {4\cdot 3-2\cdot 5}{5\cdot 3}}={\frac {12-10}{15}}={\frac {2}{15}}{\frac {2}{15}}}

Perkalian

Adapun sifat-sifat perkalian pada pecahan, yaitu:[4]

  1. a b × c d = a × c b × d {\displaystyle {\frac {a}{b}}\times {\frac {c}{d}}={\frac {a\times c}{b\times d}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}\times {\frac {c}{d}}={\frac {a\times c}{b\times d}}}
  2. a × b c = a × b c {\displaystyle a\times {\frac {b}{c}}={\frac {a\times b}{c}}} {\displaystyle a\times {\frac {b}{c}}={\frac {a\times b}{c}}}

Contoh penerapannya, yaitu :

  1. 2 3 × 5 7 = 2 × 5 3 × 7 = 10 21 {\displaystyle {\frac {2}{3}}\times {\frac {5}{7}}={\frac {2\times 5}{3\times 7}}={\frac {10}{21}}} {\displaystyle {\frac {2}{3}}\times {\frac {5}{7}}={\frac {2\times 5}{3\times 7}}={\frac {10}{21}}}
  2. 2 × 3 5 = 2 × 3 5 = 6 5 = 1 1 5 {\displaystyle 2\times {\frac {3}{5}}={\frac {2\times 3}{5}}={\frac {6}{5}}=1{\frac {1}{5}}} {\displaystyle 2\times {\frac {3}{5}}={\frac {2\times 3}{5}}={\frac {6}{5}}=1{\frac {1}{5}}}

Pembagian

Adapun sifat-sifat pembagian pada pecahan, yaitu:[4]

  1. a b ÷ c d = a b × d c {\displaystyle {\frac {a}{b}}\div {\frac {c}{d}}={\frac {a}{b}}\times {\frac {d}{c}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}\div {\frac {c}{d}}={\frac {a}{b}}\times {\frac {d}{c}}}
  2. a b c d = a b × d c {\displaystyle {\frac {\frac {a}{b}}{\frac {c}{d}}}={\frac {a}{b}}\times {\frac {d}{c}}} {\displaystyle {\frac {\frac {a}{b}}{\frac {c}{d}}}={\frac {a}{b}}\times {\frac {d}{c}}}

Contoh penerapan, yaitu:

2 3 ÷ 5 7 = 2 3 × 7 5 = 14 15 {\displaystyle {\frac {2}{3}}\div {\frac {5}{7}}={\frac {2}{3}}\times {\frac {7}{5}}={\frac {14}{15}}} {\displaystyle {\frac {2}{3}}\div {\frac {5}{7}}={\frac {2}{3}}\times {\frac {7}{5}}={\frac {14}{15}}} atau 2 3 5 7 = 2 3 × 7 5 = 14 15 {\displaystyle {\frac {\frac {2}{3}}{\frac {5}{7}}}={\frac {2}{3}}\times {\frac {7}{5}}={\frac {14}{15}}} {\displaystyle {\frac {\frac {2}{3}}{\frac {5}{7}}}={\frac {2}{3}}\times {\frac {7}{5}}={\frac {14}{15}}}

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Murjana, Angga (2020-03-16). "Rumus Pembagian Pecahan Campuran, Biasa, Desimal + Contoh Soal". RumusRumus.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-08-19.
  2. "Bilangan Pecahan : Pengertian dan Jenisnya (LENGKAP)". www.seputarpengetahuan.co.id. Diakses tanggal 2020-08-19.
  3. 1 2 "√ Operasi Hitung Pecahan (Rumus dan Contoh Soal)". Rumus Pintar (dalam bahasa American English). 2020-07-06. Diakses tanggal 2020-08-24.
  4. 1 2 3 4 Teknokiper. "Sifat-sifat Operasi Bilangan Pecahan". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-06. Diakses tanggal 2020-08-24.
  5. "Ubah menjadi Pecahan Campuran 22/15 | Mathway". www.mathway.com. Diakses tanggal 2020-08-19.
Sistem bilangan
Himpunan terhitung
Bilangan riil dan
cabangan
Sistem lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan