Senin, 28 September 2026
11:08 WIB
TERKINI
Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas
Serangan Doolittle

Serangan Doolittle

artikel daftar Wikimedia

Serangan Doolittle
Bagian dari Serangan udara di Jepang selama Perang Pasifik Perang Dunia II
330px-B-25_bomber_by_James_Doolittle_took_off_from_the_USS_Hornet_for_Doolittle_Raid_in_1942.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jimmy Doolittle dan pesawat B-25 Mitchell miliknya sebelum lepas landas dari USS Hornet untuk melakukan penyerangan
TanggalApril 18, 1942;84 tahun lalu (1942-04-18)
Lokasi
Tokyo Raya dan kota-kota Jepang lainnya
Hasil
Pihak terlibat
 Jepang
Tokoh dan pemimpin
James H. Doolittle Pangeran Naruhiko Higashikuni
Kekuatan
Jumlah pesawat tempur Kawasaki Ki-61 Hien dan artileri antipesawat yang tidak diketahui[3]
Korban jiwa dan kerugian
  • 16 B-25 hilang (15 hancur, 1 ditahan di Uni Soviet)
  • 3 tewwas
  • 8 ditangkap (4 selamat dan diselamatkan dan 4 meninggal dalam penahanan: 3 dieksekusi, 1 karena penyakit)
Peristiwa besar ditebalkan
Dimulai tahun 1931–1937
Dimulai tahun 1937–1939
Dimulai tahun 1940–1942
Dimulai tahun 1943–1945
Pasifik Tengah

Asia Tenggara

Pasifik Barat Daya

Amerika Utara

Jepang

Manchuria

Perang Tiongkok-Jepang Kedua

Serangan Doolittle, yang juga dikenal dengan sebutan Serangan Tokyo, pada Sabtu, 18 April 1942, adalah sebuah serangan udara oleh Amerika Serikat di ibu kota Jepang Tokyo dan tempat-tempat lainnya di pulau Honshu pada Perang Dunia II, serangan utama pertama yang menyerang Kepulauan Utama Jepang. Serangan tersebut mendemonstrasikan bahwa Jepang sendiri rentan serangan udara Amerika, dijadikan sebagai balasan untuk serangan Pearl Harbor yang dilakukan oleh Jepang pada Minggu, 7 Desember 1941. Serangan tersebut direncanakan dan dipimpin oleh Letnan Kolonel James Harold "Jimmy" Doolittle, Pasukan Udara Angkatan Darat Amerika Serikat.

Setelah serangan tersebut, Angkatan Darat Kekaisaran Jepang mengadakan pembersihan masif di provinsi-provinsi pesisir timur China, dalam sebuah operasi yang sekarang dikenal sebagai Kampanye Zhejiang-Jiangxi, mencari pasukan angkatan darat Amerika Serikat yang masih bertahan.

Setelah perang

Anggota serangan yang masih hidup setelah Perang Dunia II mengadakan reuni tahunan dalam setiap tahun dari akhir 1940an sampai 2013. Puncak dari setiap reuni adalah upacara khidmat dan tertutup dimana anggota serangan melakukan absensi nama, dan kemudian bersulang untuk sesama anggota mereka yang meninggal pada tahun sebelumnya.

Reunian mereka juga menyebabkan terbentuknya organisasi Children of the Doolittle Raid yang terdiri dari anak dan cucu anggota Serangan Doolittle pada 18 April 2006, dimana deklarasi pembentukan organisasi dihadiri oleh putra-putri anggota Serangan Doolittle dan juga beberapa veteran perang yang mengikuti misi ini. Keturunan Doolittle Raiders menyelenggarakan penggalangan dana untuk dana beasiswa dan terus menyelenggarakan reuni Doolittle Raiders. Mereka mengadakan reunian pada 2019 saat upacara kematian veteran terakhir Letnan Kolonel (Purn.) Richard E. Cole.[4]

Rekonstruksi Serangan Doolittle

Dalam rangka memeringati 50 tahun Perang Dunia II sebagai bagian dari acara peringatan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, pada 21 April 1992, dua pesawat North American B-25 Mitchell, Heavenly Body dan In The Mood diangkat ke kapal induk USS Ranger. Pesawat-pesawat pengebom tersebut berpartisipasi dalam rekonstruksi peringatan Serangan Doolittle di Tokyo, lepas landas dari dek penerbangan Ranger di hadapan lebih dari 1.500 tamu.[5] Peluncuran tersebut berlangsung di lepas pantai San Diego.[6] Empat pesawat B-25 disetujui oleh Angkatan Laut AS untuk rekonstruksi tersebut, dan dua di antaranya terpilih. Dua peserta lainnya adalah B-25J Executive Sweet dan B-25J Pacific Princess. Setelah peluncuran, delapan pesawat B-25 terbang menyusuri pantai di mana Jenderal Doolittle dan putranya, John P. Doolittle, menyaksikan setiap pesawat B-25 melakukan penerbangan rendah, menjatuhkan 250 bunga anyelir merah, putih, dan biru ke ombak, mengakhiri acara tersebut.

Congressional Gold Medal

Pada 19 Mei 2014, Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengeluarkan resolusi DPR H.R. 1209 untuk memberi penghormatan kepada seluruh personil Amerika Serikat yang ikut serta dalam Serangan Doolittle, baik yang gugur, meninggal setelah perang ataupun masih hidup, dengan pemberian Congressional Gold Medal atas "kepahlawanan, keberanian, keterampilan, dan pengabdian yang luar biasa kepada Amerika Serikat dalam melakukan pengeboman Tokyo".[7][8] Upacara penghargaan berlangsung di Gedung Capitol pada tanggal 15 April 2015, dengan Letnan Jenderal Angkatan Udara purnawirawan John Hudson, Direktur Museum Nasional Angkatan Udara, menerima penghargaan atas nama Doolittle Raiders.[9]

Northrop Grumman B-21 Raider

Pada September 2016, Northrop Grumman B-21 secara resmi diberi nama "Raider" sebagai bentuk penghormatan terhadap mereka yang ikut di Serangan Doolittle.[10] Letnan Kolonel (Purn.) Richard E. Cole, anggota Serangan Doolittle terakhir yang masih hidup, hadir dalam upacara penamaan tersebut.[11][12]

Referensi

Catatan

Kutipan

  1. ↑ Doolittle & Glines 1991, hlm. 3, 541.
  2. ↑ Scott 2015.
  3. ↑ Chun 2006, hlm. 60.
  4. ↑ Parker, Kaylin. "Reunion toasts the Doolittle Raiders". The Northwest Florida Daily News (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-27.
  5. ↑ US Navy web staff. "The U.S. Navy". www.navy.mil (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-27.
  6. ↑ "The Sextant – 'In 1992, Doolittle Raid revisited'". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juli 2020. Diakses tanggal 9 Februari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "H.R. 1209 – Summary" Diarsipkan 21 May 2014 di Wayback Machine.. United States Congress. Retrieved 20 May 2014.
  8. ↑ Marcos, Cristina (19 Mei 2014). "House votes to award medals to 'Monuments Men,' Jack Nicklaus". The Hill. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Mei 2014. Diakses tanggal 20 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Doolittle Tokyo Raiders receive Congressional Gold Medal". Air Force (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-27.
  10. ↑ "The B-21 has a name: Raider". Air Force (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-27.
  11. ↑ Giangreco, Leigh. "Last surviving Doolittle Raider rises to name Northrop B-21". Flight Global (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-27.
  12. ↑ "Remarks by Secretary of Defense Lloyd J. Austin III at the Unveiling of the B-21 Bomber (A". U.S. Department of Defense (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-11-11.[pranala nonaktif]

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Doolittle Raid.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan