Jumat, 16 Oktober 2026
23:41 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Kampanye Jepang

Kampanye Jepang

Bagikan:
Japan campaign
Bagian dari Perang Pasifik Perang Dunia II
330px-Task_Force_38_off_the_coast_of_Japan_1945.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gugus Tugas 38, dari Armada Ketiga AS, bermanuver di lepas pantai Jepang, 17 Agustus 1945, dua hari setelah Jepang setuju untuk menyerah.
Tanggal18 April 1942[1] – 2 September 1945[2]
Lokasi
Daratan Utama dan Kepulauan Jepang, Pasifik
Hasil Kemenangan Sekutu
Perubahan
wilayah
Pendudukan Jepang yang dipimpin Amerika
Pihak yang terlibat
 Amerika Serikat
 Britania Raya
 Kanada
 Selandia Baru
 Australia
 Uni Soviet (mulai Agustus 1945)
 Jepang
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Franklin D. Roosevelt
Harry S. Truman
Douglas MacArthur
William Halsey Jr.
Henry H. Arnold
Chester W. Nimitz
Bernard Rawlings
Aleksandr Vasilevsky
Hirohito Menyerah
Hideki Tojo
Shunroku Hata
Kiichiro Higuchi
Tadamichi Kuribayashi †
Mitsuru Ushijima ‡‡
Matome Ugaki ‡‡
Seiichi Itō †
Korban jiwa dan kerugian
Relatif ringan 193.300 tentara tewas (semua penyebab)[3]
Menyerah dan ditangkap setelah blokade dan pemboman:
4.335.000 tentara[4]
9.435 pucuk artileri
5.286 tank
731 kendaraan lapis baja lainnya
12.682 pesawat (sebagian besar kamikaze)[5]
Pasifik Tengah

Asia Tenggara

Pasifik Barat Daya

Amerika Utara

Jepang

Manchuria

Perang Tiongkok-Jepang Kedua

Kampanye Jepang adalah serangkaian pertempuran dan bentrokan yang terjadi di dalam dan sekitar pulau-pulau utama Jepang, antara pasukan Sekutu dan pasukan Kekaisaran Jepang selama tahap akhir kampanye Pasifik Perang Dunia II. Kampanye Jepang berlangsung dari April 1942 hingga akhir Perang Pasifik pada September 1945.

Referensi

  1. ↑ Tanggal Serangan Doolittle.
  2. ↑ Tanggal Menyerahnya Jepang.
  3. ↑ "Figures were compiled by the Relief Bureau of the Ministry of Health and Welfare in March 1964". Australia-Japan Research Project. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-11. Diakses tanggal 2016-03-10.. Combined death tolls of "Japan proper" (103,900) and Okinawa (89,400).
  4. ↑ Ministry of Health and Welfare, 1964. Diarsipkan 2016-01-05 di Wayback Machine
  5. ↑ Final report: progress of demobilization of the Japanese Armed Forces, 30 December 1946 Part 2, Supreme Command of the Allied Powers, hlm. 49, diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04, diakses tanggal 26 Desember 2015{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link). Artillery is defined as being at least over 80 mm in caliber.
  • Drea, Edward J. (1998). In the Service of the Emperor: Essays on the Imperial Japanese Army. Nebraska: University of Nebraska Press. ISBN 0-8032-1708-0.


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan