Rabu, 28 Oktober 2026
05:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Demokrasi terpimpin

sistem demokrasi yang pernah berlaku di Indonesia sejak tahun 1959 hingga 1966, istilah untuk sebuah pemerintahan demokrasi dengan peningkatan otokrasi dan menjadi bagian dari perkembangan demokrasi di Indonesia.

Bagikan:
"Demokrasi terarah" beralih ke halaman ini, yang bukan mengenai Demokrasi langsung.
Bagian dari seri Politik
Bentuk-bentuk dasar pemerintahan
Daftar bentuk · Daftar negara
icon PortalPolitik
Bagian dari seri Politik
Demokrasi
icon PortalPolitik

Demokrasi terpimpin, juga disebut demokrasi terarah[1] dan demokrasi terkelola,[2][3] adalah pemerintahan yang secara formal demokratis tetapi berfungsi sebagai pemerintahan otoriter de facto atau, dalam beberapa kasus, sebagai pemerintahan otokratis.[4] Rezim hibrida semacam ini dilegitimasi melalui pemilihan umum, tetapi tidak mengubah kebijakan, motif, dan tujuan negara.[5]

Dalam demokrasi terpimpin, pemerintah mengendalikan pemilu sedemikian rupa sehingga rakyat dapat menjalankan hak-hak demokrasi tanpa benar-benar mengubah kebijakan publik. Meskipun mereka mengikuti prinsip-prinsip dasar demokrasi, dapat terjadi penyimpangan besar ke arah otoritarianisme. Dalam demokrasi terkelola, penggunaan teknik propaganda yang terus-menerus oleh negara, seperti melalui rekayasa persetujuan, mencegah pemilih memberikan dampak yang signifikan terhadap kebijakan.[6]

Konsep ini juga terkait dengan semi-demokrasi, yang juga dikenal sebagai anokrasi.

Demokrasi Terpimpin di Indonesia

Setelah Perang Dunia II, istilah "demokrasi terpimpin" digunakan di Indonesia untuk pendekatan pemerintahan di bawah pemerintahan Soekarno dari tahun 1959 hingga 1966.[7]

Dalam Budaya Populer

Dalam permainan video populer tahun 2024, Helldivers 2, fraksi yang dapat dimainkan, Super Earth, menggunakan sistem demokrasi terpimpin sebagai sistem pemerintahan yang digunakan.

Dalam semesta permainan Helldivers 2, Super Earth memberi peringkat warganya hanya dalam skala huruf. Saat pemilihan umum Super Earth, pemungutan suara ditangani melalui mesin pemungutan suara yang memilih calon kandidat berdasarkan jawaban pemilih pada jawaban pada kuesioner yang diberikan. Pembenaran yang diberikan dalam semesta permainan tersebut adalah ketika pemilih turut serta langsung dalam pemungutan suara, memiliki kecenderungan untuk kebingungan pada kandidat pilihannya sehingga tidak memilih kandidat yang "tepat".

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ Sultana, Tasneem. (2012). The Evolution of Democracy through the Ages: Focus on the European Experience. 28. p. 38. "[Guided democracy] is also called Directed Democracy."
  2. ↑ E. Akıllı, H. Tabak, O. Tufekci, A. Chiriatti. (2017). Eurasian Politics and Society: Issues and Challenges. Cambridge Scholars Publishing. ISBN9781443891820. p. 158.
  3. ↑ Rohmann, Chris (2000). A World of Ideas: The Dictionary of Important Ideas and Thinkers. Ballantine Books ISBN978-0-345-43706-8
  4. ↑ Vanbergen, Graham (Maret 28, 2024). "Democracy: The Political Assault On Civil Society". The Economic Times. Diakses tanggal Juli 28, 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Wolin, Sheldon S. (2008). Democracy Incorporated: Managed Democracy and the Specter of Inverted Totalitarianism. Princeton: Princeton University Press. hlm. 47. ISBN 978-0-691-13566-3.
  6. ↑ Wolin, Sheldon S. (2008). Democracy Incorporated: Managed Democracy and the Specter of Inverted Totalitarianism. Princeton: Princeton University Press. hlm. 47. ISBN 978-0-691-13566-3.
  7. ↑ Lindsey, Tim (2021-08-20). "Soeharto: the giant of modern Indonesia who left a legacy of violence and corruption". The Conversation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-06-07.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan